
selamat membaca semua ...
______________________________________
setelah perkenalan keluarga
bundaria mengajak semua nya untuk makan malam
setelah usai makan mereka berbincang ringan
bundaria" cha bunda bener bener gak nyangkak abi akan menikahi kamu (tersenyum bahagia)
chacha" chacha juga gak nyangka bun... rara dimana bun
bundaria" sedang bersama ningsih ... kau mau menemui nya ... rara pasti senang
chacha: iya bun ... aku merindukan anak gembul itu (tertawa)
bundaria mengajak chacha ke kamar rara dan mengambil rara yang belum tertidur
rara sangat bahagia saat melihat chacha ... iya melompat lompat dan berceloteh ke girangan
chacha mengajak rara berkeliling rumah nya dan berhenti di sebuah ayunan chacha duduk dan bermain bersama rara di sana
tak lama chacha di kejutkan oleh seseorang
" aku ingin berbicara pada mu "
chacha" ooo pak abi ... (berdiri)
abi" jangan panggil saya bapak ... panggil saya abi saja atau yang lain nya
chacha" i...iya mas abi ...
abi" saya langsung ke poin nya saja ya
saya menikahi mu bukan karna saya suka pada mu,dan kau jangan pernah berharap aku akan menyukai mu...
yang ke dua, setelah menikah kita akan tinggal di rumah sendiri dan kau tidak sekamar dengan ku kau akan sekamar dengan rara ... dan satu lagi kurangi sikap ceroboh mu itu
abimanyu langsung pergi begitu saja sebelum mendapat jawaban dari chacha
chacha yang mendengar perkataan abimanyu seperti terkena seranga listrik yang besar sampai sampai tak bisa bergerak untung saja rara tak jatuh
chacha merasa begitu sakit mendengar setiap perkataan abi ... ingin rasa nya chacha bertriak,memaki dan membatal kan semua ini
namun iya tidak bisa ... iya harus menyelamat kan orang orang yang berada di dalam perusahaan tersebut
hari semakin larut rara pun sudah tertidur di gendongan chacha
chacha meletakan rara di kamar nya lalu kelur dari kamar tersebut
saat ke luar chacha berpapasan dengan abi chacha memberanikan diri untuk bertanya sesuatu yang sedari tadi berada di otak nya
chacha" maaf apa boleh saya bertanya
abi" apa itu ?
chacha" kenapa anda bersedia menikahi saya ?
abi" (tersenyum sinis) aku ingin rara tak kekurangan kasih sayang seorang ibu
chacha" kenapa kau memilih ku ... ?
__ADS_1
abi: (menarik nafas) karna kau orang yang di sukai rara
chacha" baik lah kalau begitu
" setidak nya rara menyukai ku ... itu sudah cukup bagi ku ": batin chacha
chacha dan keluarga nya berpamitan untuk pulang karna sudah malam
sebelum pulang pak yusuf membicara kan soal perbikahan
bahwa iya akan melamar chacha dua minggu lagi setelah itu mereka akan menikah sebulan dari lamaran tersebut
chacha setuju dengan semua perkataan pak yusuf ... tanpa membantah
chacha rasa nya ingin cepat cepat kembali ke rumah karna iya tak tahan untuk melihat abi ... pasal nya chacha sangat geram pada abi
sepanjang lerjalanan chacha hanya diam dan mengeluar kan sepatah kata pun
hal itu membuat radit merasa sedih
mereka sudah tiba di rumah ... chacha langsung bergegas masuk ke rumah dan naik ke kamar nya
setibanya di kamar chacha langsung masuk ke kamar mandi menyalakan air agar tidak ada yang mendengar nya menangis
setelah selesai chacha memeriksa pinsel nya ada sebuah chat dari nomor yang tidak iya kenal
* bisa kah besok kita bertemu
begitu isi pesan tersebut
chacha penasaran siapa yang mengirim pesan pada nya
chacha membalas pesan tersebut
* boleh kah saya tahu ... anda siapa ?
* ada apa ingin bertemu saya
* besok saya beritahu
* maaf jika ingin bertemu ketoko roti saya saja
* baik lah ..
chacha berfikir ada apa istri raka ingin menemui nya ... ada masalah apa dan apa ini benar benar istrinya atau ini ibu nya
ke esokan pagi nya di jalan kan chacha seperti hari hari biasa
setelah selesai sarapan chacha di antar oleh radit ke toko
chacha mengerjakan tugas nya
waktu menunjukan pukul sebelas siang
sedang asik bekerja chacha di kagetkan dengan panggilan ataya
ataya: kak chacha ada tamu
chacha" siapa tay
ataya" kakak lihat saja
chacha keluar daru ruangab nya dan betapa terkejutnya ternyata tamu nga adalah raka dan istri nya
__ADS_1
chacha" ooo kalian sudah datang ... silah kan duduk
semua penghuni toko roti menatap
intens ke arah pasnagan tersebut ...
chacha" mau minum apa nih (tersemnyum)
ressa" tidak usah repot cha ..
chacha" tidak repot kok ...
chacha memint tolong pada nana untuk membuat kan jus
chacha" jadi apa yang bisa aku bantu ... (menatap ressa dan raka)
ressa" tunggu sebentar cha kami menunggu mama ... kami kesini ingin memesan kue ...
chacha" ooo begitu berarti aku akan menambah minum nya tunggu sebentar ya
raka hanya diam saja ... chacha meninggal kan mereka
chacha merasa sedikit terguncang melihat orang yang dulu iya cintai dan hampir menjadi suami nya itu membuat nya sedikit merasa sakit
tak lama ibu nya raka tiba
mamaraka" maaf ya mama sedikit terlambat
apa kabar cha ..
chacha" baik tante (mau apa lagi dia kemari... batin chacha )
mamaraka" kita mau pesan kue untuk acara tujuh bulanan ressa cha ... (tersenyum) si raka udah mau jadi ayah aja ya cha
chacha" (tersenyum) iya tante cepet ya sudah tujuh bulan saja (sedikit mengejek) jadi mau pesan kue apa ?
mamaraka merasa geram dengan ejekan chacha
mamaraka" mau pesan kue yang mahal mahal bisa cha ... biasa tamu nya tuh orang orang hebat... secara keluarga nya ressa kan orang terhormat
chacha" (tersenyum) benar sekali tante
raka dan ressa hanya diam saja tak mengucap kan sepatakata pun
tak lama berbincang abimanyu dan rara tiba di toko
melihat abi dan rara tiba chacha mempunyau ide untuk membungkam mulut ibu nya raka
chacha berjalan menghapiri abi dan rara
chacha" sayang kamu udah dateng ... (cepika cepiki dan mengendong rara)
hal tersebut membuat ibu nya raka dan raka kaget
sedangkan ressa bukan hanya kaget bahkan iya samapi berdiri
ressa" pak abi ...
next semua
jangan lupa beri dukungan nya buat aku ya ...
maaf jika masih ada typo
__ADS_1
sekali lagi terimakasih
💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝