Really My Husband

Really My Husband
# RMH 21


__ADS_3

selamat membaca semua ...


______________________________________


setelah perkenalan keluarga


bundaria mengajak semua nya untuk makan malam


setelah usai makan mereka berbincang ringan


bundaria" cha bunda bener bener gak nyangkak abi akan menikahi kamu (tersenyum bahagia)


chacha" chacha juga gak nyangka bun... rara dimana bun


bundaria" sedang bersama ningsih ... kau mau menemui nya ... rara pasti senang


chacha: iya bun ... aku merindukan anak gembul itu (tertawa)


bundaria mengajak chacha ke kamar rara dan mengambil rara yang belum tertidur


rara sangat bahagia saat melihat chacha ... iya melompat lompat dan berceloteh ke girangan


chacha mengajak rara berkeliling rumah nya dan berhenti di sebuah ayunan chacha duduk dan bermain bersama rara di sana


tak lama chacha di kejutkan oleh seseorang


" aku ingin berbicara pada mu "


chacha" ooo pak abi ... (berdiri)


abi" jangan panggil saya bapak ... panggil saya abi saja atau yang lain nya


chacha" i...iya mas abi ...


abi" saya langsung ke poin nya saja ya


saya menikahi mu bukan karna saya suka pada mu,dan kau jangan pernah berharap aku akan menyukai mu...


yang ke dua, setelah menikah kita akan tinggal di rumah sendiri dan kau tidak sekamar dengan ku kau akan sekamar dengan rara ... dan satu lagi kurangi sikap ceroboh mu itu


abimanyu langsung pergi begitu saja sebelum mendapat jawaban dari chacha


chacha yang mendengar perkataan abimanyu seperti terkena seranga listrik yang besar sampai sampai tak bisa bergerak untung saja rara tak jatuh


chacha merasa begitu sakit mendengar setiap perkataan abi ... ingin rasa nya chacha bertriak,memaki dan membatal kan semua ini


namun iya tidak bisa ... iya harus menyelamat kan orang orang yang berada di dalam perusahaan tersebut


hari semakin larut rara pun sudah tertidur di gendongan chacha


chacha meletakan rara di kamar nya lalu kelur dari kamar tersebut


saat ke luar chacha berpapasan dengan abi chacha memberanikan diri untuk bertanya sesuatu yang sedari tadi berada di otak nya


chacha" maaf apa boleh saya bertanya


abi" apa itu ?


chacha" kenapa anda bersedia menikahi saya ?


abi" (tersenyum sinis) aku ingin rara tak kekurangan kasih sayang seorang ibu


chacha" kenapa kau memilih ku ... ?

__ADS_1


abi: (menarik nafas) karna kau orang yang di sukai rara


chacha" baik lah kalau begitu


" setidak nya rara menyukai ku ... itu sudah cukup bagi ku ": batin chacha


chacha dan keluarga nya berpamitan untuk pulang karna sudah malam


sebelum pulang pak yusuf membicara kan soal perbikahan


bahwa iya akan melamar chacha dua minggu lagi setelah itu mereka akan menikah sebulan dari lamaran tersebut


chacha setuju dengan semua perkataan pak yusuf ... tanpa membantah


chacha rasa nya ingin cepat cepat kembali ke rumah karna iya tak tahan untuk melihat abi ... pasal nya chacha sangat geram pada abi


sepanjang lerjalanan chacha hanya diam dan mengeluar kan sepatah kata pun


hal itu membuat radit merasa sedih


mereka sudah tiba di rumah ... chacha langsung bergegas masuk ke rumah dan naik ke kamar nya


setibanya di kamar chacha langsung masuk ke kamar mandi menyalakan air agar tidak ada yang mendengar nya menangis


setelah selesai chacha memeriksa pinsel nya ada sebuah chat dari nomor yang tidak iya kenal


* bisa kah besok kita bertemu


begitu isi pesan tersebut


chacha penasaran siapa yang mengirim pesan pada nya


chacha membalas pesan tersebut


* boleh kah saya tahu ... anda siapa ?


* ada apa ingin bertemu saya


* besok saya beritahu


* maaf jika ingin bertemu ketoko roti saya saja


* baik lah ..


chacha berfikir ada apa istri raka ingin menemui nya ... ada masalah apa dan apa ini benar benar istrinya atau ini ibu nya


ke esokan pagi nya di jalan kan chacha seperti hari hari biasa


setelah selesai sarapan chacha di antar oleh radit ke toko


chacha mengerjakan tugas nya


waktu menunjukan pukul sebelas siang


sedang asik bekerja chacha di kagetkan dengan panggilan ataya


ataya: kak chacha ada tamu


chacha" siapa tay


ataya" kakak lihat saja


chacha keluar daru ruangab nya dan betapa terkejutnya ternyata tamu nga adalah raka dan istri nya

__ADS_1


chacha" ooo kalian sudah datang ... silah kan duduk


semua penghuni toko roti menatap


intens ke arah pasnagan tersebut ...


chacha" mau minum apa nih (tersemnyum)


ressa" tidak usah repot cha ..


chacha" tidak repot kok ...


chacha memint tolong pada nana untuk membuat kan jus


chacha" jadi apa yang bisa aku bantu ... (menatap ressa dan raka)


ressa" tunggu sebentar cha kami menunggu mama ... kami kesini ingin memesan kue ...


chacha" ooo begitu berarti aku akan menambah minum nya tunggu sebentar ya


raka hanya diam saja ... chacha meninggal kan mereka


chacha merasa sedikit terguncang melihat orang yang dulu iya cintai dan hampir menjadi suami nya itu membuat nya sedikit merasa sakit


tak lama ibu nya raka tiba


mamaraka" maaf ya mama sedikit terlambat


apa kabar cha ..


chacha" baik tante (mau apa lagi dia kemari... batin chacha )


mamaraka" kita mau pesan kue untuk acara tujuh bulanan ressa cha ... (tersenyum) si raka udah mau jadi ayah aja ya cha


chacha" (tersenyum) iya tante cepet ya sudah tujuh bulan saja (sedikit mengejek) jadi mau pesan kue apa ?


mamaraka merasa geram dengan ejekan chacha


mamaraka" mau pesan kue yang mahal mahal bisa cha ... biasa tamu nya tuh orang orang hebat... secara keluarga nya ressa kan orang terhormat


chacha" (tersenyum) benar sekali tante


raka dan ressa hanya diam saja tak mengucap kan sepatakata pun


tak lama berbincang abimanyu dan rara tiba di toko


melihat abi dan rara tiba chacha mempunyau ide untuk membungkam mulut ibu nya raka


chacha berjalan menghapiri abi dan rara


chacha" sayang kamu udah dateng ... (cepika cepiki dan mengendong rara)


hal tersebut membuat ibu nya raka dan raka kaget


sedangkan ressa bukan hanya kaget bahkan iya samapi berdiri


ressa" pak abi ...


next semua


jangan lupa beri dukungan nya buat aku ya ...


maaf jika masih ada typo

__ADS_1


sekali lagi terimakasih


💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝


__ADS_2