
selamat membaca ...
.
.
.
.
.
enjoy
-----------------------------------------------
malam sebelum ke berangkatan mereka ke jogja chach merasa kan tidak enak di perutnya ...
entah apa yang iya rasakan, seperti perut penuh dan juga seperti terisi air yang banyak
chacha membolak balikan badan nya di tempat tidur ... hal itu menganggu abi
abi" bun kamu kenapa ?
chacha" entah lah pa,perutku rasanya tidak enak,seperti penuh dengan air
abi" apa kamu banyak minum bun ?
chacha" tidak,
abi" bagaimana kalau besok kita gak usah berangkat, kita ke dokter aja
chacha" enggak kita tetep pergi, mungkin ini karna bunda mau datang bulan...
abi" bunda yakin ?
chacha" iya, ya sudah ayo kita tidur, agat kita tidak terlambat bangun
abi memejamkan kembali mata nya dan chacha masih mencoba, hingga akhirnya iya tertidur
ke esokan pagi nya...mereka sedang bersiap untuk pergi ke jojga menghadiri pesta pernikahan ratna
setelah selesai mereka pergi menuju tempat mereka berkumpul
disana sudah ada radit ,fani,dimas,bumia,bulia,paklukman,dan taya
abi" dah siap semua
radit" sudah, ibu katanya mau ikut kalian
dimas" rika sama gue ya
fani" enak aja lo dim, gak ada gak ada, lo bedua sama taya gak ada tambahan
dimas" ah elah, jahat bener sama gue
chacha" belum mahrom, (tertawa)
dimas mengajak dimas dan abi berbicara bertiga
dimas" kalian benar mau bantu gue kan
radit" iya bawel amat sih lo dari kemaren yang di tanyaain itu mulu
abi" lo udah siapin tempat di sana kan
dimas" udah,pokok nya gue mau kalian bantu gue ya
abi" iya
chacha" hey kalian ayo pergi nanti kita kesiangan sampek sana
abi" iya bun (menoleh ke arah chacha) udah kita bahas nya nanti lagi ya
mereka semua pergi menuju ke jogja
setelah hampir sebelas jam perjalanan mereka sampai di jogja dan menuju ke penginapan yang sudah mereka pesan
__ADS_1
sesampai nya di penginapan mereka semua beristirahat karna merasa kan lelah di perjalanan
karna besok banyak hal yang akan mereka lakukan
chacha merasa kan hal yang sama seperti kemarin namun kali ini di tambah pusing di sertai mual
"ini pasti karna aku kelelahan" dalam hati
ke esokan paginya mereka pergi ke rumah ratna ... susana nya sangat ramai ... mereka di sambut dengan hangat oleh keluarga ratna ...
ratna" makasih ya semua udah mau dateng ... (berkaca kaca )
bulia" ya harus dateng lah nduk wong anak gadis ku mau nikahan masa gak dateng
bumia" iya kita kan keluarga na jadi jangan pernah sungkan nduk
mereka berbincang bincang melepas rindu ...
ratna memperhatikan dimas yang sedari tadi menempel saja pada rika dan menggenggam tangan rika
ratna" kak dimas sama rika ? (melirik bergantian keduanya)
fani" mereka juga bentar lagi nyusul na ...
ratna" benarkah ... wah selamat ya ri, akhirnya kak dimas gak jomblo lagi
rika"(tersenyum) makasih kak,
dimas" si ratna mulut nya, suka bener (tertawa)
selesai dari rumah ratna paklukman mengajak mereka ke kampung halaman nya di seleman ...
disana sangat indah dan destinasi wisatanya sangat banyak ...
paklukman lahir disini dan besar pun disini,
paklukman mengajak mereka ke rumah nya dulu,saat dia kecil
menceritakan masa kecilnya
pak lukman sudah tidak ada keluarga disini karna sudah banyak yang berpencar ,dan merantau
untuk beristirahat karna besok adalah hari pernikahan nya
abi melihat sang istri seperti kelelahan dan wajah nya sedikit pucat
abi" bunda apa kamu baik baik saja ? (memeluk chacha)
chacha" aku baik baik saja, haya sedikit lelah
abi" lebih baik kamu istirahat bun, biar besok kamu sudah membaik
abi menuntun istrinya menuju tempat tidur
abi" kamu tidurlah (mengelus kepala chacha)
chacha" iya sayang ...
chacha mulai memjamkan matanya semntara abi pergi menuju kamar dimas karna mereka mau merencanakan acara lamaran untuk rika
radit" chacha mana bi ?
abi" tidur,dia seprti nya lelah sekali,untung rara bersama rika jadi chacha bisa istirahat
radit" apa dia sakit ? (khawatir)
abi" tidak tahu,iya hanya bilang iya lelah saja
radit" semoga besok dia sudah mebaik
mereka membahas rencana mereka dan dimas sudah memilih tempat iya memelih sebuah destinasi wisata yang tak jauh dari tempat mereka menginap dan bisa di tempuh dengan berjalan kaki
mereka mulai merencanakan sekenario agar menjadi kejutan yang indah untuk rika
mereka membahas hal itu hingga larut malam ...
ke esokan pagi nya semua bersiap siap untuk menghadiri pesta pernikahan ratna
__ADS_1
acara nya sangat meriah sekali
dan banyak acara adat nya yang membuay pesta itu semakin meriah
chacha melihat persta itu teringat akan perkahan nya dulu
yang tak ada rasa cinta,bahkan respsipun tak ada, namun iya merasa beruntung sekarang kehidupan nya semakin membaik
dan bahkan sangat baik
abi melihat istrinya meneteskan air mata
abi" sayang kamu kenapa? kok kamu nangis ?
chacha" gak apa apa sayang, gak kerasa kita udah mau setahun, aku hanya mengenang pernikahan kita dulu,
abi" maaf kan aku, sungguh itu pasti menjadi hal yang buruk buat mu
(memegang pipi istrinya)
chacha" itu bukan hal yang buruk sayang, itu adalah suatu peroses yang indah,yang membuah kan sebuah rasa yang telah banyak kita lalui ,sungguh aku tidak pernah menyesal akan hal itu
abi" terimakasih sayang, kamu selalu bersabar hidup bersama ku
chacha" sama sama sayang, maaf aku belum bisa meberi adik buat rara
abi" itu tidak lah masalah sayang, perjalanan kita masih panjang dan di setiap pejalanan itu pasti akan hadir satu persatu buah hati kita,aku yakin itu
chacha memeluk abi tak tahu kenapa chacha merasa mood nya gampang berubah akhir akhir ini
namun iya tak memperdulikan itu
acara sudah selesai dan saat nya renacana dimas untuk melamar rika dengan lamaran romantis yang sudah disiapkan jauh jauh hari
mereka semua sudah berkumpul di tempat acara namun rika dan chacha masih di penginapan karna itu memang rencananya
Setelah selesai membersihkan diri chacha datang ke kamat rika dan mengajak nya untuk makan bersama
chacha" ri ayo cepat yang lain sudah menunggu disana
rika" iya mba sebentar ...
setelah siap mereka turun menuju tempat itu
di perjalanan chacha merasa kepala nya pusing sekali ...
matanya mulai berkunang kunang...
chacha memberhentikan langkah nya
rika melihat hal itu langsung ikut berhenti
rika" mba mba kenapa, ya allah muka mba pucet banget mba
rika memegangi chacha dan terus bertanya namun chacha tak merespon
sampai akhirnya chacha jatuh
brugg
hal itu mebuat rika semakin panik bukan main
rika segera mencari bantuan untuk membawa chacha ke rumah sakit atau kelinik
rika sangat panik sampai samapi iya lupa untuk menghubungi semua orang
_________________________________
tbc
next
jangan lupa tinggalkan jejak kalian
seprti, like,komen,dan saran nya juga
terimakasih semua
__ADS_1
saranghe