Really My Husband

Really My Husband
#RMH 89


__ADS_3

selamat membaca ...


.


.


.


.


.


enjoy


-----------------------------------------------


malam sebelum ke berangkatan mereka ke jogja chach merasa kan tidak enak di perutnya ...


entah apa yang iya rasakan, seperti perut penuh dan juga seperti terisi air yang banyak


chacha membolak balikan badan nya di tempat tidur ... hal itu menganggu abi


abi" bun kamu kenapa ?


chacha" entah lah pa,perutku rasanya tidak enak,seperti penuh dengan air


abi" apa kamu banyak minum bun ?


chacha" tidak,


abi" bagaimana kalau besok kita gak usah berangkat, kita ke dokter aja


chacha" enggak kita tetep pergi, mungkin ini karna bunda mau datang bulan...


abi" bunda yakin ?


chacha" iya, ya sudah ayo kita tidur, agat kita tidak terlambat bangun


abi memejamkan kembali mata nya dan chacha masih mencoba, hingga akhirnya iya tertidur


ke esokan pagi nya...mereka sedang bersiap untuk pergi ke jojga menghadiri pesta pernikahan ratna


setelah selesai mereka pergi menuju tempat mereka berkumpul


disana sudah ada radit ,fani,dimas,bumia,bulia,paklukman,dan taya


abi" dah siap semua


radit" sudah, ibu katanya mau ikut kalian


dimas" rika sama gue ya


fani" enak aja lo dim, gak ada gak ada, lo bedua sama taya gak ada tambahan


dimas" ah elah, jahat bener sama gue


chacha" belum mahrom, (tertawa)


dimas mengajak dimas dan abi berbicara bertiga


dimas" kalian benar mau bantu gue kan


radit" iya bawel amat sih lo dari kemaren yang di tanyaain itu mulu


abi" lo udah siapin tempat di sana kan


dimas" udah,pokok nya gue mau kalian bantu gue ya


abi" iya


chacha" hey kalian ayo pergi nanti kita kesiangan sampek sana


abi" iya bun (menoleh ke arah chacha) udah kita bahas nya nanti lagi ya


mereka semua pergi menuju ke jogja


setelah hampir sebelas jam perjalanan mereka sampai di jogja dan menuju ke penginapan yang sudah mereka pesan

__ADS_1


sesampai nya di penginapan mereka semua beristirahat karna merasa kan lelah di perjalanan


karna besok banyak hal yang akan mereka lakukan


chacha merasa kan hal yang sama seperti kemarin namun kali ini di tambah pusing di sertai mual


"ini pasti karna aku kelelahan" dalam hati


ke esokan paginya mereka pergi ke rumah ratna ... susana nya sangat ramai ... mereka di sambut dengan hangat oleh keluarga ratna ...


ratna" makasih ya semua udah mau dateng ... (berkaca kaca )


bulia" ya harus dateng lah nduk wong anak gadis ku mau nikahan masa gak dateng


bumia" iya kita kan keluarga na jadi jangan pernah sungkan nduk


mereka berbincang bincang melepas rindu ...


ratna memperhatikan dimas yang sedari tadi menempel saja pada rika dan menggenggam tangan rika


ratna" kak dimas sama rika ? (melirik bergantian keduanya)


fani" mereka juga bentar lagi nyusul na ...


ratna" benarkah ... wah selamat ya ri, akhirnya kak dimas gak jomblo lagi


rika"(tersenyum) makasih kak,


dimas" si ratna mulut nya, suka bener (tertawa)


selesai dari rumah ratna paklukman mengajak mereka ke kampung halaman nya di seleman ...


disana sangat indah dan destinasi wisatanya sangat banyak ...


paklukman lahir disini dan besar pun disini,


paklukman mengajak mereka ke rumah nya dulu,saat dia kecil


menceritakan masa kecilnya


pak lukman sudah tidak ada keluarga disini karna sudah banyak yang berpencar ,dan merantau


untuk beristirahat karna besok adalah hari pernikahan nya


abi melihat sang istri seperti kelelahan dan wajah nya sedikit pucat


abi" bunda apa kamu baik baik saja ? (memeluk chacha)


chacha" aku baik baik saja, haya sedikit lelah


abi" lebih baik kamu istirahat bun, biar besok kamu sudah membaik


abi menuntun istrinya menuju tempat tidur


abi" kamu tidurlah (mengelus kepala chacha)


chacha" iya sayang ...


chacha mulai memjamkan matanya semntara abi pergi menuju kamar dimas karna mereka mau merencanakan acara lamaran untuk rika


radit" chacha mana bi ?


abi" tidur,dia seprti nya lelah sekali,untung rara bersama rika jadi chacha bisa istirahat


radit" apa dia sakit ? (khawatir)


abi" tidak tahu,iya hanya bilang iya lelah saja


radit" semoga besok dia sudah mebaik


mereka membahas rencana mereka dan dimas sudah memilih tempat iya memelih sebuah destinasi wisata yang tak jauh dari tempat mereka menginap dan bisa di tempuh dengan berjalan kaki


mereka mulai merencanakan sekenario agar menjadi kejutan yang indah untuk rika


mereka membahas hal itu hingga larut malam ...


ke esokan pagi nya semua bersiap siap untuk menghadiri pesta pernikahan ratna

__ADS_1


acara nya sangat meriah sekali


dan banyak acara adat nya yang membuay pesta itu semakin meriah


chacha melihat persta itu teringat akan perkahan nya dulu


yang tak ada rasa cinta,bahkan respsipun tak ada, namun iya merasa beruntung sekarang kehidupan nya semakin membaik


dan bahkan sangat baik


abi melihat istrinya meneteskan air mata


abi" sayang kamu kenapa? kok kamu nangis ?


chacha" gak apa apa sayang, gak kerasa kita udah mau setahun, aku hanya mengenang pernikahan kita dulu,


abi" maaf kan aku, sungguh itu pasti menjadi hal yang buruk buat mu


(memegang pipi istrinya)


chacha" itu bukan hal yang buruk sayang, itu adalah suatu peroses yang indah,yang membuah kan sebuah rasa yang telah banyak kita lalui ,sungguh aku tidak pernah menyesal akan hal itu


abi" terimakasih sayang, kamu selalu bersabar hidup bersama ku


chacha" sama sama sayang, maaf aku belum bisa meberi adik buat rara


abi" itu tidak lah masalah sayang, perjalanan kita masih panjang dan di setiap pejalanan itu pasti akan hadir satu persatu buah hati kita,aku yakin itu


chacha memeluk abi tak tahu kenapa chacha merasa mood nya gampang berubah akhir akhir ini


namun iya tak memperdulikan itu


acara sudah selesai dan saat nya renacana dimas untuk melamar rika dengan lamaran romantis yang sudah disiapkan jauh jauh hari


mereka semua sudah berkumpul di tempat acara namun rika dan chacha masih di penginapan karna itu memang rencananya


Setelah selesai membersihkan diri chacha datang ke kamat rika dan mengajak nya untuk makan bersama


chacha" ri ayo cepat yang lain sudah menunggu disana


rika" iya mba sebentar ...


setelah siap mereka turun menuju tempat itu


di perjalanan chacha merasa kepala nya pusing sekali ...


matanya mulai berkunang kunang...


chacha memberhentikan langkah nya


rika melihat hal itu langsung ikut berhenti


rika" mba mba kenapa, ya allah muka mba pucet banget mba


rika memegangi chacha dan terus bertanya namun chacha tak merespon


sampai akhirnya chacha jatuh


brugg


hal itu mebuat rika semakin panik bukan main


rika segera mencari bantuan untuk membawa chacha ke rumah sakit atau kelinik


rika sangat panik sampai samapi iya lupa untuk menghubungi semua orang


_________________________________


tbc


next


jangan lupa tinggalkan jejak kalian


seprti, like,komen,dan saran nya juga


terimakasih semua

__ADS_1


saranghe


__ADS_2