Really My Husband

Really My Husband
#RMH 133


__ADS_3

enjoy reading


.


.


.


.


.


.


let's read


__________________________________________


Vero membantu ibu nya untuk masuk ke kamar nya sementara sang ayah masih berdiam diri di ruang baca


Vero menghampiri sang ayah ... Vero tahu Wijaya sang ayah saat ini sangat bersedih karena melihat Dimas yang begitu membenci mereka


Vero"papa baik baik saja kan ...


opa" jujur nak papa gak baik baik saja, papa sangat menyesal sekarang, papa benar benar bodoh dulu mau saja termakan omongan orang tua Rossi (meneteskan air mata)


Vero" maaf pa, maafkan Vero, Vero sebagai anak laki laki sungguh tidak berguna


opa" papa sangat sedih nak mendengar ucapan Dimas ... bahkan iya sampai sebenci itu pada kita


Vero" maaf kan Vero pa, maaf , karena istri Vero kita jadi begini... jika saat itu Vero membela Tiwi sekuat tenaga mungkin sekarang kita tidak akan kehilangan dia, aku terlalu pengecut, sebagai kakak aku tak berguna pa


opa" sudah lah nak , bukan hanya kamu yang salah disini tapi papa juga salah, kita yang tidak percaya pada Tiwi, kita yang sangat egois , kita yang tidak mengakui Dimas (menangis)


Deva sungguh tidak tega melihat Oma dan opa nya merasa sedih, dari dulu saat pertama mereka mengajak Dimas ke rumah, mereka melihat Dimas sangat baik, dan sangat tangguh sebagai kakak tapi ibu dan eyang nya sangat melarang mereka untuk bermain dengan Dimas , mereka bisa bermain jika ibunya itu tidur atau pergi


dimas memang sering dulu waktu SMA berkunjung itupun dengan sederet paksaan dari kakek Nugroho ...


Oma Kartini sungguh tersiksa dengan rasa sesalnya saat ini ... dia melihat begitu banyak kebencian di mata cucu nya itu


di saat semua sedih Rossi justru senang dengan begini Dimas tidak akan mengancam posisi anak anaknya


dan anak anaknya tidak perlu kekurangan harta mereka


Deva menghubungi kakaknya yang sedang bekerja di sebuah kedai kopi itu


Deva* kakak cepat pulang, aku sangat sedih... kak Dimas bertengkar dengan Oma dan opa lagi kasihan Oma kak sampai terjatuh mengejar kak Dimas


Bianca* baik lah kakak pulang ... dan kau harus cerita dengan detail oke


Deva* iya kak ...


panggilan berakhir ... Bianca berpamitan pada temannya jika dia harus pulang karena keluarga nya ada masalah


setelah Samapi di rumah Bianca langsung masuk menemui adiknya yang berada di kamar

__ADS_1


Bianca" kenapa kau menangis (memeluk)


Deva" Deva salah kak , Deva yang sebabkan ini semua ... (sesegukkan)


Bianca" bisa cerita ke kakak


Deva menceritakan kejadiannya pada sang kakak


Bianca" mama benar benar keterlaluan, mama tidak pernah berubah, masih saja memikirkan harta


Deva" bagai mana ini kak, Deva takut sekarang


Bianca" sudah lah kamu jangan sedih, kita akan temui kak Rika lebih dulu , untuk meminta maaf ,kita akan datang ke tempat kerjanya


Deva" cara nya, kakak tahu kakak Rika bekerja dimana?


Bianca" tahu, kita temui dia di sana ...


sementara di perjalanan Rika dan Dimas masih saja diam, bahkan Rika tidak memberitahu Dimas jika tangan nya terluka karena di tarik oleh Dimas


Rika masih menatap suaminya itu dengan diam, iya tahu suaminya sangat marah besar sekarang


sesampainya di rumah Dimas langsung masuk ke dalam kamarnya dan masuk kedalam kamar mandi


kakek Nugroho melihat hal itu sungguh kaget karena dia tahu jika cucunya itu sedang sangat marah ...


kakek" terjadi masalah nak ?


Rika" sedikit kek...


kakek" ada apa ri? dimas sepertinya marah sekali ?


kakek" Rossi sungguh tidak berubah,dia selalu seperti itu, sudah kamu temani Dimas, dan jangan bahas hal ini lagi dengannya, biar kakek yang urus masalah ini


Rika" iya kek,Rika paham ,


Rika meninggalkan kakek Nugroho menuju ke kamar nya , untuk melihat ke adaan suaminya


sesampainya di kamar Rika mendapati suaminya sedang melamun yang seperti nya memikirkan hal yang sangat jauh sekali ...


Rika" Daddy ?


dimas melihat ke arah istrinya


dimas" maaf sayang ... apa tangan mu sakit ?


Rika"(duduk di sebelah Dimas) tidak, tangan ku baik baik saja ...


dimas" maaf ... kau jadi bahan ejekan Tante Rossi


Rika" ejekan, tidak aku tidak merasa di ejek, itu semua adalah fakta, dan aku sungguh tidak masalah dengan hal itu... tapi terimakasih karena sudah membela ku sebagai istri (memeluk)


dimas" tapi aku tidak suka jika ada yang mengejek mu seperti itu, bukan kah belajar,pengalaman dan wawasan tidak perlu di dapat di tempat belajar, kenapa hal itu jadi masalah


Rika"(tersenyum) sayang pemikiran orang kan berbeda beda , mungkin untuk Tante Rossi hal itu sangat penting , sudah lah jangan dibahas lagi lebih baik kita istirahat saja ya, aku mengantuk (memanyunkan bibirnya)

__ADS_1


dimas" (menghela nafas) baik lah kalau begitu ...


sementara kakek Nugroho sedang berbicara dengan Vero om nya Dimas melalui telpon


kakek* bagai mana ke adaan mama mu ?


Vero" mama masih tertidur,om iya sangat sedih melihat Dimas seperti itu, maaf kan istri saya om


kakek* Vero kau harusnya tahu apa yang kau bisa lakukan pada istri mu, karena masalah seperti ini bukan hanya sekali tapi sudah sering terjadi,om hanya takut Rossi melakukan hal yang bodoh


Vero" Vero ngerti om, om Vero mohon bujuk Dimas untuk kemari, kasian mama om,


kakek* om akan coba Vero, tapi kali ini om tidak janji Vero,karena om tidak pernah melihat Dimas Semarah ini


setelah berbincang dengan kakek Nugroho Vero masuk ke kamar nya dan mendapati istrinya sedang duduk bersantai seakan akan tidak terjadi apa apa di keluarga mereka


Vero berjalan mendekati istrinya


plak ...


Rossi sungguh terkejut karena Vero menamparnya dengan kuat


Vero" seharusnya dari dulu aku melakukan ini pada mu, karena ulah mu,dan keluarga mu aku kehilangan adik ku, sekarang kau mau membuat mama dan papa ku kehilangan cucu nya


Rossi "(menatap tajam Vero) kau itu bodoh apa bagai mana , apa kau tidak sayang pada anak anak mu sendiri, kau tahu Dimas anak itu adalah ancaman untuk putri-putrimu , karena Dimas putri mu akan jadi gelandangan


Vero" apa yang kau bicarakan ini, soal harta (tersenyum sinis)


Rossi" iya aku bicara soal harta, aku tidak mau anak anak ku hidup susah dan kekuranga harta,


Vero" Rossi kau sungguh sudah tidak waras, kau pikir anak anak kita senang melihat mu seperti ini, asal kau tahu , Bianca, dia mencari uang sendiri, dia bekerja di sebuah kedai coffe dan Deva dia selalu berusaha belajar agar mendapat beasiswa, anak anak kita saja bisa berfikir seperti itu kenapa kau sebagi ibu sungguh picik


Rossi sangat terkejut mengetahui putri nya bekerja dan belajar mati Matian untuk mendapat beasiswa


Rossi" kau pasti berbohong, putri ku mereka tak mungkin melakukan itu, mereka dari keluarga kaya, mereka tak perlu melakukan itu


Vero" (tertawa) keluarga kaya kata mu, sadar diri Rossi kau hanya anak seorang satpam,dan aku bahkan tidak punya apa apa jika bukan karena bekerja demi perusahaan papa , sungguh kau tidak pernah berubah rupanya, mulai detik ini aku akan menjatuhkan talak pada mu Rossi dan aku minta kau angkat kaki dari rumah ini


Rossi sangat terkejut dengan kata kata suaminya yang menjatuhkan talak padanya , dan mengusirnya dari rumah mewah ini...


Rossi meneteskan air mata


sementara Vero sudah pergi meninggalkan Rossi dan tidak perduli akan Rossi ...


________________________________________


TBC


setelah baca jangan lupa budayakan like dan komen ya semuanya


Hay Hay Hay maaf aku up nya telat terus karena harus menyelesaikan banyak pekerjaan, yang menjadi tanggung jawab ku, dan di tambah ini akhir tahun yang banyak sekali menyita waktu saya untuk menyelesaikan tugas


mohon pengertian kalian ya,,,


jangan lupa ucapan happy new year nya buat aku ya semua ...

__ADS_1


terimakasih semuanya


luv luv luv buat kalian 💜💜💜💜💜


__ADS_2