
Heppy reading
.
.
.
.
.
let's read
______________________________________
dimas masih duduk di sofa dan menatap layar TV yang entah apa yang iya lihat itu ...
dimas menengok ke arah istrinya dan bocah gembul yang kini menjadi musuhnya itu
dimas" udah tidur belum bee ? (pelan namun dapat di dengar)
Rika" udah tapi belum nyenyak ... (sambil mengelus kepala Rara)
dimas" ya Allah cuma mau peluk istri aja susah amat ya
Rika tertawa mendengar keluhan Dimas
Rika" sini sini (menjulurkan tangannya sebelah )
dimas" udah nyenyak bee ...
Rika" iya
dimas langsung naik ke atas kasur dan berbaring di sebelah istrinya itu ...
dimas" akhirnya (membuang nafas)
Rika" udah tidur besok mau kerja Daddy ...
dimas" (memeluk) em ...
akhirnya mereka bertiga tidur bersama walau kadang Dimas harus merasakan tendangan maut dari bocah gembul yang ternyata jika tidur sangat rusuh sekali
pukul empat subuh Rika sudah bangun dan meninggalkan Dimas dan Rara
Rika masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri setelah itu iya keluar dan melihat pemandangan yang sangat lucu
dimana Dimas dan Rara bergaya yang sama
Rara terlentang Dimas pun terlentang, Dimas berbalik ke kanan Rara ikut berbalik ke kanan
Rika mengabadikan momen itu dengan ponselnya
setelah itu iya turun menuju ke dapur dan melihat bunda dan cha-cha yang sudah berada di sana
bunda ria" susah bangun nak
Rika" iya Bun
cha-cha" gimana Rara rewel gak di ?
Rika" gak kok mba, malah kak Dimas yang rewel (tertawa)
bunda ria" rewel gimana ri ?
Rika" kak Dimas gak boleh Deket Deket Rika Bun , si Rara nangis kalau Dimas Deket Deket (tertawa)
bunda ria" kasian Dimas ... (tertawa)
cha-cha" jangan kan Dimas RI papa nya aja sama gak boleh Deket Deket mba ...
gak tahu kenapa Bun hampir sebulan ini rata manja banget ...
bunda ria" itu mah wajar Cha, apa lagi dia mau punya adik pasti dia lebih banyak cari perhatian
Rika" emang begitu ya Bun
bunda ria" iya biasa nya anak kecil punya rasa cemburunya sendiri
adzan subuh berkumandang para istri pergi menuju kamar masing masing untuk membangun kan para suami ...
setelah selesai mereka menunaikan solat subuh ...
hari ini Rika akan kembali bekerja ke toko karena sudah sangat lama Rika tidak masuk bekerja ... dan iya sangat merindukan tempat itu
setelah selesai sarapan rika dan Dimas berpamitan lebih dulu ... karena Dimas harus mengantar Rika ke toko
Rika" Bun Rika pergi ya assalamualaikum (mencium tangan)
__ADS_1
bunda ria" waalaikumsalam hati hati,jangan ngebut ngebut dim
sedang berpamitan tiba tiba saja Rara berlari menghampiri Rika
cha-cha" ya ampun Ra, bunda capek nak nguberin kamu (terengahengah sambil memegang pinggang nya)
Rara" beda Yaya mau itut uaty Ika ... (memohon)
cha-cha" iya boleh tapi pamit sama papa sama opa dulu ya ... terus kita ambil barang barang Rara
Rara menatap Rika
Rara" ayo auty emenin Yaya ... (menarik tangan Rika)
Rara takut dibohongi jika iya tidak mengajak Rika ,iya takut di tinggal seperti dulu
Rika" iya ayo ayo kita pamit dulu
setelah usai berpamitan mereka bertiga pergi
seperti biasa kini Dimas dan Rara bagai musuh bebuyutan yang akan bertengkar jika bertemu
sepanjang perjalanan Rara tidak membiarkan Dimas mengobrol dengan Rika ... Rara selalu membuat Rika sibuk dengan ulahnya ...
dimas" Ra kamu kenapa sih kok kayak nya sebel banget sama om Dimas
Rara hanya menatap Dimas bingung dengan kata kata Dimas
dimas melihat tata mengerenyitkan dahi malah gemas ingin mencubit pipi gembul Rara
dimas" ya Allah Ra kamu buat om gemes Ra , mommy mau satu yang kayak gini ya,ya,ya
Rika" iya Daddy nanti kita punya satu ya yang gemesin kayak anak gembul ini (mencium pipi Rara)
sesampainya di toko Rika berpamitan pada suaminya
Rika" Daddy kamu hati hati jangan ngebut ngebut,oke (mencium tangan)
dimas" iya sayang ...
cup
dimas mencium bibir Rika sekilas
aksi Dimas mendapat tatapan mematikan dari Rara yang tak suka
dimas" ampun Ra, ampun serem banget liatnya ...
Rika" ya sudah aku masuk ya ...
Rika dan Rara keluar dari mobil dan masuk ke toko roti
seperti biasa Rara harus mengabsen satu persatu penghuni toko
setelah selesai mengabsen Rara bermain bersama taya yang kebetulan sedang libur sekolah
Rika membatu Bu Lia membuat adonan kue karena hari ini pesanan tidak terlalu banyak mereka bisa santai mengerjakan nya
Rika" ya ampun Bu Rika kangen banget buat adonan
bu Lia" iya ya nduk udah lama ya kamu gak bantu ibu
Rika" iya Bu, kebanyakan libur akunya (tertawa)
bu Lia" sebentar lagi kamu juga bakalan libur panjang rib
Rika mengerutkan dahi
Rika" libur panjang?
Bu Lia" iya kalau kamu hamil pasti Dimas tidak mengizinkan kamu bekerja
Rika" (tertawa) makanya sebelum Rika hamil Rika mau puas puas belajar sama ibu ...
sementara di kantor Dimas baru tiba dan mengecek beberapa file yang dikirim Abi dan Radit pada nya ...
yude" pak hari ini kita ada pertemuan dengan nona Yunita pak ...
dimas" pertemuannya hari ini de ?
yude" iya pak, bukan nya kemarin saya sudah beri tahu pak
dimas" astaga saya lupa de, terimakasih sudah mengingatkan, jam berapa pertemukan itu
yude" jam sepuluh nanti pak
dimas" baiklah ... terimakasih
dimas masih mempelajari file file yang di beri Abi pada nya dan membaca setiap detailnya agar iya tidak salah dan paham
__ADS_1
setelah selesai mereka pergi untuk bertemu dengan klien baru ...
mereka melakukan pertemuan di sebuah resto Jepang
dimas dan yude sudah tiba di sana dan menunggu Yunita
tidak berapa lama Yunita dan sekretarisnya tiba
saat kehadiran mereka Dimas dan yude memiliki firasat buruk kepada dua orang wanita di hadapan mereka ini
awalnya pertemuannya berjalan sebagai mana mestinya
sampai Yunita mulai mencoba menggoda Dimas
Yunita" aduh panas ya pak Dimas (membuka satu kancing kemejanya)
dimas" (terkejut) Hem iya
Yunita" pak Dimas (manja) kamu tampan sekali (memandang Dimas)
yude juga mulai risih dengan kelakuan sekertaris Yunita yang sengaja meletakan tangan nya di paha yude
yude menggeser kursinya agar sedikit jauh dari wanita penghuni neraka itu
dimas" terimakasih nona (tersenyum)
dimas melanjutkan penjelasnya tentang proyek yang akan mereka kerjakan namun lagi lagi Yunita membuat ulah ...
dimas masih sabar karena iya masih menghargai atasan Yunita yang berstatus teman kuliah Dimas
dimas melanjutkan penjelasan nya kembali
Yunita" pak Dimas apa kamu sudah menikah ?
dimas"(tersenyum) sudah ,
Yunita" apa istri anda cantik dan seksi seperti saya
dimas". tidak, tapi dia sangat sempurna di mata saya (tersenyum)
Yunita" pak Dimas mau menikah dengan saya ?(senyum menggoda)
dimas" maaf nona kita disini untuk membicarakan bisnis bukan hal pribadi
Yunita"(menatap sinis) tenang saja saya akan memuaskan anda lebih dari istri anda
yude terkejut mendengar perkataan Yunita yang sangat terang terangan itu
begitu pula Dimas ...
Yunita" ceraikan saja dia, dan nikahi aku (memegang tangan Dimas)
dimas langsung menepis tangan Yunita
dimas" maaf nona kesabaran seseorang ada batasnya, dan anda sudah melebihi batas, saya akan membatalkan kerja sama kita dan asal Anda tahu istri saya seribu kali lebih. cantik dan baik dari pada anda dan sekertaris Anada ini
dimas dan yude meninggalkan dua wanita murahan tersebut
saat menuju parkiran ponsel Dimas berdering panggilan masuk dari bos Yunita Arif
Arif* gimana dim,suka gak sama. hadiah gue, udah ambil aja itu hadiah buat Lo sama asisten Lo
dimas menarik nafasnya dan memejamkan matanya
dimas* maaf rif gue rasa hubungan kita cukup sampai disini dan asal Lo tahu gue sudah menikah dan gue gak butuh hadiah murahan Lo
dimas mengakhiri panggilan itu secara sepihak
dimas sangat heran dengan ulah temannya itu ... dimas benar benar sangat marah dengan kejadian tadi ...
yude" pak saya akan memberi tahu pak Abi dan pak Radit masalah pembatalan ini
dimas" tidak usah biar saya saja ... tanah memberi tahu mereka
dan yude tolong Carikan saya EO terbaik di sini setelah dapat kabari saya secepat nya
dimas masih sangat kesal dengan kejadian tadi rasanya Dimas ingin memukul temannya itu karena iya sudah salah mencari lawan
TBC
next ya
jangan lupa tinggalkan jejak guys
__ADS_1
💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜