
selamat membaca semua ...
chacha sudah samapi di toko roti dengan perasaan takut ...
chacha memasuki toko roti sambil melihat kanan dan kiri takut ada om nya disana
chacha" huhh lega ... ternyata om gak di sini
dimas" (melihat heran kr arah chacha) cha lo ngapain
chacha"(terkejut) ya ampun dim kamu hampir buat jantung aku lompat (memegang dada)
dimas" lo kenapa cha ... di kejer orang jahat ya ,apa ada yang gangguin lo apa
belum selesai chacah sudah menyla perkataan dimasb
chacha" dim nanti kalau om radit ke sini atau dia telpon kamu nanyain aku bilang aja gak ada oke (memasang wajah memohon)
dimas" (menatap curiga) gak gue gak mau bohong (memalingkan wajah);
chacha" pleas dim ... tolongin ya (memasang wajah memelas)
dimas" gue bakal nolongin lo tapi lo cerita dulu ada apa ...
chacha" (menarik nafas kasar) oke oke
chacha menceritakan semua pada dimas kesalah paham nya yang melihat fani menagis yang ternyata terjepit pintu ... dan ulah bodoh nya dalam ruang rapat
mendengar penuturan chacha dimas sontak tertawa
dimas" haha cha sumpah lo ... konyol bener dah ... (dimas tertawa keras )
chacha" udah puas belum ketawa nya (kesal)
dimas" aduh cha perut gue sakit denger cerita lo
chacha" dimas janji kan ... mau bantu aku
dimas" iya iya dah sana lo ngumpet ... (sambil tertawa)
chacha" ih dimas ini ... tapi makasih ya (sambil berjalan meninggal kan dimas)
chacha berjalan berkeliling untuk menghindari paman nya dan meredakan amara paman nya ...
chacha berjalan di sebuah mall berkeliling saat berjalan mata chacha melihat baju anak yang menurut nya sangat indah dan lucu jika rara yang memakai nya
chacha berjalan menuju toko tersebut
pelayan toko" selamat datang di toko kami kakak (tersenyum)
chacha"(tersenyum) hem mba ini baju nya ada yang warna merah muda tidak
pelayan toko" ada kak ,,, sebentar ya saya carikan dulu
chacha" iya mba
__ADS_1
tak menunggu lama petugas toko tersebut kembali dan membri barang yang di ingin kan chacha
pagawai toko" ini kak baju nya
chacha" ooo terimakasih mba
chacha bergegas ke arah kasir untuk membayar
setelah membayar belanja nya chacha melanjutkan berkeliling mall tak terasa waktu sudah menunjukan pukul lima sore
"ooo astaga toko sudah mau tutup aku harus ke toko" gumam chacha
chacah melangkah menuju parkiran
saat membuka pintu mobil nya tiba tiba ponsel nya berbunyi
chacha menatap layar ponsel nya ...
dan menekan tombol hijau nya
chacha" ya dim ada apa ? ini aku dah mau ke toko
dimas" eeeh jangan ke toko brother uncel ada di sini (sedikit berbisik)
chacah" benar kah terus ...
dimas" terlihat wajah nya sangat marah cha (berbohong)
chacha" ya ampun benar kah dim... (panik) bagai mana aku pulang jika om radit marah
chacha" baik lah dim ... titip toko ya
setelah menutup telpon dimas tertawa terbahak bahak ... karna iya yakin bahwa muka panik chacha sangat lucu ...
radit" kau kenapa dim ? (mengangkat alis nya)
dimas" brother uncel kau tau ... (tertawa) chacha sangat takut sekali jika kau marah
radit" maksud mu (tak mengerti )
dimas menceritakan semua yang di ceritakan chacha dan ulah nya barusan
radit" dasar kau ... kalau terjadi sesuatu pada chacha di jalan bagai mana (sedikit marah)
dimas" tenang brother uncel ... chacha bukan orang yang ceroboh
radit langsung pergi meninggal kan dimas
dimas" lagi PMS kali ya tuh si radit emosi bener (mengeleng geleng kepala)
ratna" kamu kak yang keterlaluan ... kalau kak chacha kenapa napa di jalan giman
dimas" aku hanya bercanda na
bulia" becanda kamu gak lucu dim
__ADS_1
dimas" baik lah aku salah ... maaf
paklukman" bukan sama kita minta maaf nya sama chacha ... sana pergi ke rumah nya sekalian sama radit juga
dimas" iya pak tapi kita tutup dulu
sementara di tempat lain chacah terus berdoa agar saat dia samapi rumah om nya tak akan marah
chacha memasuki halaman rumah nya
iya melihat mobil om nya sudah terparkir rapi di garasi
"ya allah selamat kan chacha" (menengadah kan tangan)
chacha memberi salam lalu masuk kedalam rumah nya ... sambil melihat kanan kiri
chacha"(menarik nafas) huh ... aman ...
radit" aman dari apa cha? (jalan mendekati chacha)
chacha" (terkejut) em .. itu .. emm
radit" apa ? (menyilangkan tangan)
chacha" (mulai berkaca kaca) om maafin chacha om... chacha gak maksud buat gangu rapat chacah
radit memotong perkataan chacha
radit" (mendekati chacha) hey jangan nangis ... om gak marah sama kamu ...
chacha" be... bbenar kah
radit" iya ... om justru khawatir liat kamu lari pas om panggil
chacha" benar kah ... apa investor om tidak marah karna aku
radit" (tersenyum) tidak cha ... mereka setuju kerja sama dengan om
lain kali jangan lakuin hal kayak tadi ya ... kamu tau kan cha , kamu adalah kuluarga,harta,yang sangat berharga yang om punya ... (memeluk)
chacha" maaf om chacha hanya takut ... om marah sama chacha ... om juga
adalah hal yang berharga buat chacha om udah chacha anggap ,ayah,teman,dan keluarga yang chacha punya
bumia" maaf ibu ganggu acara tangis tangisan nya ... ibu mau ngasih tau kalau sebentar lagu adzan magrib
radit" makasih bu ... ya udah cha kamu bebersih terus solat ya (mengelus kepala chacah)
chacha" iya om
mamang jika kita mempunya masalah ...
kita lebih baik menghadapi nya bukan nya berlari ... belum tentu yang kita fikirkan itu yang akan terjadi terkadang malah hal sebalik nya yang bisa terjadi
next ya semua ....
__ADS_1
jangan lupa tekan tombol favorit,like,komen dan saran nya buat aku ya semua