Really My Husband

Really My Husband
#RMH 43


__ADS_3

enjoy


.


.


.


.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


sudah dua minggu namun belum ada titik terang untuk masalah chacha dan abi


dan sudah dua minggu pula chacha menahan rindu nya pada rara


hari hari chacha di lewati hanya di rumah saja tidak ke mana mana


karna radit melarang nya bahkan ke toko pun iya tak bisa


dan selama dua minggu juga tidak ada sikap baik dari abi untuk menjemput chacha


hal itu semakin membuat chacha bersedih


setiap hari chacha hanya bisa memandangi foto atau video rara saja karna iya benar benar merindukan putri kecilnya itu


bumia semakin khawatir dengan ke adaan chacha yang sebentar menagis ... makan saja harus di paksa sampai iya terlihat kurus


bumia" nduk hari ini kita ke makam ibu sama ayah kamu yuk ... ibu kangen sama mereka


chacha" ayo bu chacha juga kangen (bersemangat)


bumia" tapi kamu makan dulu ... setelah itu siap siap baru kita pergi


chacha" baik lah bu ... (langsung melahap makananya)


selasai maka chacha bergegas berganti pakaiyan


chacha" ibu chacha udah siap


bumia" ayo kita pergi


mereka pergi bersama supir karna radit juga tidak mengizin kan chacha mengemudi


sesampai nya di oemakaman chacha langsung menangis di pusara ibunya menceritakan maslah nya


setelah selesai chacha merasa sedikit lega


bumia" nduk kita pulang ya ...


chacha" iya bu


meraka pulang sebelum pulang chacha merengek meminta mampir ke toko walau hanya sebetar saja


namun bumia tak mengizinkan nya karna itu adalah perintah radit


smentata di kediaman abimanyu semua orang sedang sibuk karna rara sakit dan terus mengigau memanggil manggil chacha


hal itu membuat bunda ria benar benar sedih


bundaria" puas kamu abi ... melihat semua ini


abi" sudah lah bun lagi pula rara hanya demam biasa


bundaria" demam biasa kau bilang


benar benar bodoh ... aku menyesal meminta chacha menjadi istri mu ... (menangis)

__ADS_1


abi" sudah lah bun jangan pernah membahas itu (mebentak)


abi pergi me kantornya ...


setelah samapi abi melihat sebuah surat di atas meja nya


abi" surat pengunduran diri ??(bingung)


abi menelpon hendrik


abi* hendrik ke ruangan ku segera


hendrik* baik pak


hendrik tiba


hendrik" ada apa pak ?


abi" surat siapa ini ...


hendrik" fani pak ... dia mengundurkan diri


abi" baik lah pergi lah ... em hendrik apa ada kabar dari brand


hendrik" ada pak sudah saya email ke bapak ...


abi" baik lah akan ku baca dan akan ku hubungi kau jiak kita harus bertidak


hendrik" baik lah pak


abi membaca email yang dikirim hendrik ... dan melihat nya dengan teliti


" kena kau " gumam abi


sementara di rumah chacha hanya berdiam diri


dan iya di kejutkan oleh kedatangan fani dan mama nini


tantenini" ya ampun sayang kamu kurus sekali ...


chacha" gak kok mah ... ini tumben ibu sekrtaris bisa kesini


fani" gue udah berhenti cha


chacha" kenapa? bukan karna aku kan ?


fani" ya ampun pede baget deh lu ...


chacha" ih fani padahal aku mau terharu tadi


tantenini" ya sudah sudah ribut aja ... karna mama disini jadi mama akan banyak masak dan kamu harus menghabiskan nya (mencubit hidung chacha)


chacha" nanti chacha gendut ma


fani" mending gue liat lo gendut dari pada kayak tengkorak idup gini (berkaca kaca)


chacha" fani jangan sedih dong ...


(menagis)


fani" nyuruh jangan sedih dia malah nangis (memeluk erat) yang sabar sayang ... kami ada buat lo


mama nini yang menyaksi kan itu berusaha kuat ...


radit sedang sibuk mengerjakan lerkerjaan nya dan iya mendapat pesan dari seseorang


* beritahu dimana pujan hati gue ...

__ADS_1


atau gak gue bakar kantor lo *


pesan itu berbunyi mengancam


radit tak ambil pusing dan tak menaggapi pesan tersebut


tidak lama masuk lagi pesan


* kalau lo gak serahin bakal geu bunuh pacar lo *


foto fani yang sedang berjalan


melihat itu radit langsung menghubungi fani


radit* hallo fani kamu dimana?


fani* sedang dirumah mu ... sama chacha ada apa


radit* jangan ke mana mana tetap disana aku akan pulang


fani* baik lah (bingung )


panggilan berakhir


chacha" ada apa fan


fani" gak tau cha ... om radit kayak panik gitu


chacha" ada apa ya ?


fani mangankat bahunya


tidak lama radit pulang dan melihat ke arah fani dan langsung memeluknya


fani yang mendapat perlakuan itu malah senang ... tanpa dia tahu jika hidup nya dalam bahaya


chacha" ehem ... ehem.. maaf permisi ada orang disini


radit melepas lelukannya


chacha" ada apa ini om ?


radit menujukan pesan masuk yang ada di ponsel nya


fani" siapa yang dimaksud orang ini pujaan hati nya


radit" chacha , iya meminta chacha (mengenggam erat tangan chacha)


fani" apa chacha ... siapa orang gila ini


chacha hanya bisa menangis


chacha" maafin chacha karna chacha kalian jadi susah


fani" siapa yang susah cha ... kamu itu gak nyusahin kita


radit" cha kamu itu harta om dan sudah sewajar nya jika om menjaga mu


fani" lagi tenang aja cha ... gue bakalan baik baik aja nanti gue minta papa kasih gue bodyguard (tertawa)


chacha ikut tertawa mendengar perkataan fani


" maaf kan aku kalian jadi susah karna aku... aku tahu kalian semua pasti takut .... aku pun merasakan itu... " dalam hati chacha


tbc


next semua

__ADS_1


jangan lupa like,komen,favorit dan saran nya semua ...


thank you 💜💜💜💜


__ADS_2