
enjoy
.
.
.
.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
sudah dua minggu namun belum ada titik terang untuk masalah chacha dan abi
dan sudah dua minggu pula chacha menahan rindu nya pada rara
hari hari chacha di lewati hanya di rumah saja tidak ke mana mana
karna radit melarang nya bahkan ke toko pun iya tak bisa
dan selama dua minggu juga tidak ada sikap baik dari abi untuk menjemput chacha
hal itu semakin membuat chacha bersedih
setiap hari chacha hanya bisa memandangi foto atau video rara saja karna iya benar benar merindukan putri kecilnya itu
bumia semakin khawatir dengan ke adaan chacha yang sebentar menagis ... makan saja harus di paksa sampai iya terlihat kurus
bumia" nduk hari ini kita ke makam ibu sama ayah kamu yuk ... ibu kangen sama mereka
chacha" ayo bu chacha juga kangen (bersemangat)
bumia" tapi kamu makan dulu ... setelah itu siap siap baru kita pergi
chacha" baik lah bu ... (langsung melahap makananya)
selasai maka chacha bergegas berganti pakaiyan
chacha" ibu chacha udah siap
bumia" ayo kita pergi
mereka pergi bersama supir karna radit juga tidak mengizin kan chacha mengemudi
sesampai nya di oemakaman chacha langsung menangis di pusara ibunya menceritakan maslah nya
setelah selesai chacha merasa sedikit lega
bumia" nduk kita pulang ya ...
chacha" iya bu
meraka pulang sebelum pulang chacha merengek meminta mampir ke toko walau hanya sebetar saja
namun bumia tak mengizinkan nya karna itu adalah perintah radit
smentata di kediaman abimanyu semua orang sedang sibuk karna rara sakit dan terus mengigau memanggil manggil chacha
hal itu membuat bunda ria benar benar sedih
bundaria" puas kamu abi ... melihat semua ini
abi" sudah lah bun lagi pula rara hanya demam biasa
bundaria" demam biasa kau bilang
benar benar bodoh ... aku menyesal meminta chacha menjadi istri mu ... (menangis)
__ADS_1
abi" sudah lah bun jangan pernah membahas itu (mebentak)
abi pergi me kantornya ...
setelah samapi abi melihat sebuah surat di atas meja nya
abi" surat pengunduran diri ??(bingung)
abi menelpon hendrik
abi* hendrik ke ruangan ku segera
hendrik* baik pak
hendrik tiba
hendrik" ada apa pak ?
abi" surat siapa ini ...
hendrik" fani pak ... dia mengundurkan diri
abi" baik lah pergi lah ... em hendrik apa ada kabar dari brand
hendrik" ada pak sudah saya email ke bapak ...
abi" baik lah akan ku baca dan akan ku hubungi kau jiak kita harus bertidak
hendrik" baik lah pak
abi membaca email yang dikirim hendrik ... dan melihat nya dengan teliti
" kena kau " gumam abi
sementara di rumah chacha hanya berdiam diri
dan iya di kejutkan oleh kedatangan fani dan mama nini
tantenini" ya ampun sayang kamu kurus sekali ...
chacha" gak kok mah ... ini tumben ibu sekrtaris bisa kesini
fani" gue udah berhenti cha
chacha" kenapa? bukan karna aku kan ?
fani" ya ampun pede baget deh lu ...
chacha" ih fani padahal aku mau terharu tadi
tantenini" ya sudah sudah ribut aja ... karna mama disini jadi mama akan banyak masak dan kamu harus menghabiskan nya (mencubit hidung chacha)
chacha" nanti chacha gendut ma
fani" mending gue liat lo gendut dari pada kayak tengkorak idup gini (berkaca kaca)
chacha" fani jangan sedih dong ...
(menagis)
fani" nyuruh jangan sedih dia malah nangis (memeluk erat) yang sabar sayang ... kami ada buat lo
mama nini yang menyaksi kan itu berusaha kuat ...
radit sedang sibuk mengerjakan lerkerjaan nya dan iya mendapat pesan dari seseorang
* beritahu dimana pujan hati gue ...
__ADS_1
atau gak gue bakar kantor lo *
pesan itu berbunyi mengancam
radit tak ambil pusing dan tak menaggapi pesan tersebut
tidak lama masuk lagi pesan
* kalau lo gak serahin bakal geu bunuh pacar lo *
foto fani yang sedang berjalan
melihat itu radit langsung menghubungi fani
radit* hallo fani kamu dimana?
fani* sedang dirumah mu ... sama chacha ada apa
radit* jangan ke mana mana tetap disana aku akan pulang
fani* baik lah (bingung )
panggilan berakhir
chacha" ada apa fan
fani" gak tau cha ... om radit kayak panik gitu
chacha" ada apa ya ?
fani mangankat bahunya
tidak lama radit pulang dan melihat ke arah fani dan langsung memeluknya
fani yang mendapat perlakuan itu malah senang ... tanpa dia tahu jika hidup nya dalam bahaya
chacha" ehem ... ehem.. maaf permisi ada orang disini
radit melepas lelukannya
chacha" ada apa ini om ?
radit menujukan pesan masuk yang ada di ponsel nya
fani" siapa yang dimaksud orang ini pujaan hati nya
radit" chacha , iya meminta chacha (mengenggam erat tangan chacha)
fani" apa chacha ... siapa orang gila ini
chacha hanya bisa menangis
chacha" maafin chacha karna chacha kalian jadi susah
fani" siapa yang susah cha ... kamu itu gak nyusahin kita
radit" cha kamu itu harta om dan sudah sewajar nya jika om menjaga mu
fani" lagi tenang aja cha ... gue bakalan baik baik aja nanti gue minta papa kasih gue bodyguard (tertawa)
chacha ikut tertawa mendengar perkataan fani
" maaf kan aku kalian jadi susah karna aku... aku tahu kalian semua pasti takut .... aku pun merasakan itu... " dalam hati chacha
tbc
next semua
__ADS_1
jangan lupa like,komen,favorit dan saran nya semua ...
thank you 💜💜💜💜