
happy reading
.
.
.
.
.
enjoy
.
°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°
rika merasa ingin jatuh karna kakinya tak kuat menopang badannya karna lemas
dimas menatap rika dengan biasa saja tanpa ekspresi apa pun dan malah asik memainkan jemari gadis yang ada di samping nya
dimas" ada apa nona anda mencari saya, apa ada keprluan mendesak
rika diam saja tak menjawab karna iya masih mencerna kata kata dimas
dimas berdiri dan berjalan mendekati rika
dimas" maaf nona jika kau hanya ingin berdiri saja dan tidak mau berbicara silahkan keluar dari sini
(menunjuk ke arah pintu )
rika masih terdiam masih kalut dengan fikirannya yang tak bisa di ajak berfikir
dimas lemabi lambai kan tangan nya di depan wajah rika
dimas" hey nona apa kah kau ini patung ...
dimas berjalan menjauhi rika namun langkah nya terhenti saat mendengar rika mebuka suara
rika" a... ak... aku mau minta maaf, atas kejadian kemarin
dimas tak berbalik memandang rika iya melanjutkan langkah nya
dimas" apa kata anda nona saya tidak mendengar nya ...
rika" a... a... aku minta maaf atas kejadian kemarin
dimas" kejadian kemarin ... apa kita saling kenal
rika kinj tak bisa membendung air mata nya itu ... kini air matanya sudah mengalir di pipinya
dimas" nona apa anda baik baik saja
rika masih diam dengan tangisannya, rasanya rika ingin berlari dari ruangan itu namun kakinya sangat lemas untuk di gerakan
dimas" nona jika anda kemari untuk melamar pekerjaan maaf kami sedang tidak butuh kariyawan ..
rika" kak dimas masih marah sama rika (kink menatap dimas)
dimas"(tersenyum sinis) marah buat apa saya marah sama anda ... saya saja tak mengenal anda
__ADS_1
rika seperti ke habisan kata kata bahkan kinj iya mulai merasa sesak di dada nya
mendengar kata kata dimas yang membuatnya rerluka sekaligus merasabersalah
dimas" baik lah nona jika anda tidak ada keperluan lagi saya akan pergi
dimas mengendeng tangan wanita di sebelah nya dan membawa nya keluar dari runagna itu meninggalkan rika
rika hanya bisa diam melihat hak itu ... dan kini tangisannya semakin menjadi ...
rika"(menangis) kak dimas maafin rika, maafin rika, rika tahu rika salah jangan marah sama rika, jangan tinggalin rika (sambik sesegukan )
rika masih setia berdiri di tempatnya karna kakinya tak bisa dia ajak kerja sama ... karna kakinya tiba tiba lemas seperti tak bertulang
dibalik pintu itu dimas meinta asisten dan sekertarisnya yang tidak lain adalah istri yude untuk pergi dan tidak mengganggunya
dimas" pergi lah dan jangan biar kan siapa pun mengganggu saya
yude" baik pak...
dimas" dan satu lagi maaf istrimu tadi saya punjam
yude" tidak masalah pak ...
setelah yude dan istrinya pergi dimas masih berdiri di depan pintu mendengar rika menangis sambil meminta maaf
dimas sebenarnya tidak tega untuk mengerjai rika namun iya ingin membberi peljaran pada rika jika dia harus selalu memandag suatu masalah dengan cara yang bijak agar tidak membuat kesalahan yang baru
dimas kembali masuk ke dalam ruagan nya
rika melihat sosok dimas keudian iya kebali berdiri
rika" kak dimas rika minta maaf rika tahu rika salah, seharuanya rika dengar penjelasan kakak dulu ... (sesegukan)
rika" kak dimas rika mohon maafin rika jangan begini
dimas" baik lah jika anda suka dengan rungan saya dan mash betah disini saya yang akan pergi
dimas melangkah kan kaki ...melihat hal itu rika langsung berlari dan memeluk dimas dari belakang
rika" rika mohon jangan pergi, jangan tinggalin rika ... (memelum erat dimas)
dimas tersenyum senang ... karna rika tidak menyerah, dan mengakui kesalahannya
rika" pleas pleas pleas, jangan marah lagi sama rika, rika tahu rika salah ...
dimas merasa sudah cukup untuk berpura puranya
dimas membalikan tubuhnya untum meghadap ke arah rika
dimas" apa kau benar benar menyesal
rika" iya kak rika minta maaf
dimas" masih mau pulang bareng agus lagi
rika mengelengkan kepalanya
dimas" masih gak kenal sama calon suaminy
rika" maaf kak ... (sesegukan),
__ADS_1
dimas mengangkat dagu rika yang sedang menunduk itu
dimas" jangan ulangi hal seperti kemarin kamu tahu, aku benar benar sakit melihat sikap mu kemarin
rika" maafkan aku
dimas" sayang akj tidak hanya ingin kamu meminta maaf tapi aku ingin kamu jadi kan pelajaran hal ini, agar ke depannya kita menjadi semakin baik
rika" iya kak aku tahu... (rika memeluk dimas )
dimas melepaskan pelukannya dan mencium kening rika ...
dimas" berhentilah menangis sayang ... kamu jelek kalau menangis (tertawa)
rika" ih kak dimas ini ... (terseyum)
dimas mencium bibir rika
rika membalas ciuman itu dimas memepererat pelukan mereka
dimas menghentika ciuman itu ...
menghirup udara agar bisa kebali bernafas
dimas" aku merindukan mu
rika" aku juga sangat merindukan mu
dimas" jangan nakal lagi ya sayang
rika" iya sayang ...
dimas" sayang aku punya video lucu banget mau liat gak
dimas mengambil ponselnya dan menunjukan sebuah video
rika melihat dan ternyata video dirinya tadi subuh yang berbicara di cermin
rika" kak dimas dapat dari mana itu video...,(mencoba merebut ponsel dimas) ..
dimas" rahasia... baguskan, kasian ya cewek itu ... ngomong sendirian gitu
rika kini merasa sangat malu melihat dirinya yang seperti orang bodoh memarahi dirinya sendiri di cermin
sementara di kantor abi
fani sedang menunggu sesuatu dengan perasaan cemas ...
fani terus melihat jam, dan mengambil benda itu kemudian meletakan nya
fani membuka matanya dan iya sangat senang melihat benda yang berada di atas meja itu
" ini akan menjadi kejutan untuk nya " tersenyum girang ...
tbc
jangan lupa vote nya ya
__ADS_1
setelah itu tinggalka jejak kalian di simbol jempol atau mencoret coret kolom komentar ya