Really My Husband

Really My Husband
#RMH 81


__ADS_3

selamat membaca semua ...


.


.


.


.


.


enjoy...,


-----------------------------------------------


hari ini adalah hari keberangkatan fani dan radit berbulan madu


para keluarga mengantar kepergian pengantin baru itu untuk berbulan madu


abi" hati hati bro, baik baik disana jangan sering begadang (tertawa)


radit" (tertawa) siap bro,titip ibu sama chacha ya


abi" sipp, harta lo ada di tangan yang benar


radit" ibu radit pergi, ibu baik baik ya , jaga kesehatan, kalau chaha nakal suruh abi kurung di kamat aja bu (tertawa)


bumia" hati hati ya , pulang bawa cucu buat ibu


fani"(tersenyum) doain ya bu ...


chacha" om pulang bawa bule turki ya, lumayan untuk pajangan toko (tertawa)


abi" ooo jadi mau cari bule ...


radit" hayoh loh cha ngambek dah bucin satu itu


chacha" ya ampun papa, gak usah cemburu di hati bunda cuma ada papa kok, tapi kalau cuci mata boleh lah ya pa


abi"(memeluk sang istri) mulai nakal bunda ini,


tantenini" ih kalian ini bikin mama iri aja, tuh pa romantis kayak gitu dong


om toriq hanya tertawa saja


dimas" gue heran dah sama kalian gak di mana mana , buat jiwa jomblo gue meberontak aja, bisa liat Sikon gak sih


fani" (tertawa) maaf ya dimsam nama nya udah halal mah bebas


tantenini" makanya dimas cepet cari calon biar bisa mesra mesraan juga, betah amat geh ngenjomblo


bumia" iya dimas, nikah itu enak loh,


omtoriq" dim, kamu masih suka sama cewek kan ... (tertawa)


dimas" astafirloh om, ya masih lah


mimpi apa gue semalem di bully habis habisan oleh kuluarga ini, ya allah tolong dimas ya allah (mengangkat tangan berdoa)


radit" mulai alay dah si dimas


fani" ya sudah semua kita pergi dulu ya


"hati hati" bersama sama


radit dan fani sudah meninggal kan keluarga nya


chacha" mama sama ibu mau pergi ya


tantenini" iya sayang kita mau nyari kesenangan dulu (tersenyum),


chacha" ya sudah hati hati ya ma, bu


bumia" ya sudah kita duluan ya


tersisa dimas, abi,dan chacha


abi" dim gimana apa udah beres masalah nya ?


dimas" belum bi, gue masih pusing nyarinya


abi"butuh bantuan gak dim? kalau butuh gue bisa pinjemin lo anak buah gue yang handal


dimas" thanks bro,nanti kalau gue butuh, gue pasti hubungin lo


abi" oke dim,


dimas" ya sudah lah gue pergi udah kesiangan gue


dimas pun pergi


chacha dan abi pun pergi meninggalkan badara menuju toko roti

__ADS_1


setibanya di toko roti abi melihat anak nya sedang bermain bersama seorang bayi anak dari salah satu pembeli


abi"sayang main sama siapa sih ... (abi bberjongkok agar setara dengan rara)


rara"adek pa,adek yi, ucu


abi"rara suka ya liat adek bayi


rara" em...


abi mengendong putri nya itu dan membawanya keruangan chacha


abi" nda, rara tadi main sama adik bayi lucu banget dan rara suka kata nya


chacha" terus


abi" kita punya satu yuk bun ...


chacha" (tersenyum) iya pa, bunda juga mau


chacha berjalan medekati anak dan suaminya itu


chacha" rara mau punya adik bayi


rara" adik yi bun, ucu


chacha"iya sayang ... nanti rara punya adik bayi ya


chacha mengelus kepala sang putri


waktu menunjukan pukul tiga sore dimana sebentar lagi toko roti akan tutup,karna roti roti juga sudah banyak yang terjual


ponsel chacha berdering dan itu panggilan dari dimas ,chacha pun mengangkatnya


chacha* iya dim ada apa ?


dimas* di toko masih ada kue cha


chacha* masih dim, kenapa?


dimas* tolong antar ke kantor kakek cha, gue mau ngadain rapat


chacha* oke dim


panggilan berakhir


chacha meminta bu lia membungkus beberapa jenis kue


chacha" ri kamu bisa tolong mba ?


rika" apa itu mba ?


chacha" tolong antat kue kue ini ke perusahaan kakek nya dimas ya


rika" oke ,mba alamat nya dimana ?


chacha memberi alamat pada rika


chacha" buruan ya ri soalnya mau di pake rapat


rika" iya mba


rika pergi meninggalkan toko roti menggunakan ojek online menuju ke kantor kakek nya dimas


chacha memberitahu dimas jika yang mengantar kue adalah rika


(via WA)


chacha* dim yang mengantar kue rika,nanti kalau dia udah sampek sana biar pulang bareng kamu ya,


dimas* oke bu bos


dimas sangat senang yang mengantar kue adalah rika, sungguh dimas sangat merindukan wanita itu sudah empat hari iya tak bertemu dan melihat senyum rika yang menurutnya sangat mengalihkan dunia nya itu


dimas menghubungi sekrtarisnya dan memerintah kan jika ada yang mengantar kue langsung bawa dia ke rungan dimas


rika sudah berdiri di lobi kantor ...


dan berjalan ke meja recepsionis


rika" permisi nona, saya mau mengantar kue,untuk rapat


belum sempat recepsionis menjawab sekertaris dimas sudah memanggil rika


sekertaris" apa anda nona rika


rika" iya,..


sekertaris" mari ikut saya, nona


rika mengikuti sekertaris itu


selama di lift rika hanya diam saja

__ADS_1


sekertaris itu memperhatikan rika dari atas hingga ke bawah


"ya ampun pak dimas suka kok sama yang beginian,lebih bagus gue keman mana" dalam hati sekertaris itu


mereka sudah sampai dan berjalan menuju rungan dimas


tok tok tok


sekertaris" pak dimas orang yang anda tunggu sudah datang


dimas" masuk lah


rika dan sekertaris itu masuk


dimas" kenapa kamu ikut masuk, (dimas menujuk sekertarisnya) bawa kue kue itu ke runag rapat minta para OB menyiap kan nya


sekertaris" baik pak


sekertaris itu meninggalkan rika dan dimas dengan perasaan kesal


"sialan tuh si kampungan,gue kerjain lo ya " dalam hati sekertaris


rika masih setia berdiri, karna iya merasa tak enak berada di kantor itu mengingat iya hanya lah pegawai toko roti


dimas" ri duduk kenapa berdiri aja


rika" em kak dimas rika pulang saja ya, lagian kue nya juga udah


dimas" gak boleh, gue di suruh chacha buat anter lo pulang jadi lo diem disini tunggu gue selesai rapat


rika tidak bisa berbicara lagi karna itu perintah dari chacha


dimas pergi meninggalkan rika karna iya harus rapat


rika hanya duduk manis saja disana tanpa melakukan apa pun, karna iya juga tak tahu harus melakukan apa


sudah hampir sejam dimas pergi namun tidak ada tanda tanda jika iya akan kembali


tiba tiba sekertaris dimas masuk ke rungan dimas, yang membuat rika terkejut


sekertatis" lo masih disini (menatap tidak suka)


rika" iya mba saya disuruh tunggu di sini


sekertatis" li siapa nya dimas ?


rika" pegawai toko roti mba


sekertaris" (tertawa) eh kampung gue kasih tahu ya sama lo,jangan berharap yang lebih deh lo sama pak dimas, asal lo tahu ya pak dimas itu suka nya sama gue


rika"(tersenyum) iya mba saya tahu diri kok


sekertaris" eh kampung, lo buat kopi gih sebentar lagi pak dimas selesai


rika mengerjakan apa yang di minta sama sekertaris dimas


iya menunggu air mendidih untuk membuat kopi, setelah selesai rika hendak menuang kan air itu


namun sekertatis itu sengaja menyenggol tangan rika dan jatuh lah air panas itu mengenai kaki tika


"aaaaaa"


rika" aduh mba, aduh panas panas


dimas mendengar suara trikan dari ruangan nya langsung berlari


dimas" ada apa ini ?


dimas melihat rika yang terjatuh dan teko air panas yang sudah tergeletak


rika" aduh panas,panas (menangis)


serktaris" ini pak tadi mba nya yang salah saya lagi buat kopi eh dia malah nyenggol saya (pura pura sedih)


dimas tidak menghirau kan sekertarisnya itu dan langsung menggendong rika membawanya ke rumah sakit


dimas benar benar tak bisa berfikir jernih saat mendengar rika terus mengaduh ke sakitan


dimas" sabar lah kita akan segera ke rumah sakit


rika hanya mempererat pengangan nya saja di leher dimas


seisi kantor itu begitu terkejut melihat atasan mereka mengendong seorang perempuan dengan wajah panik nya


_________________________________


tbc


jangan lupa setelah membaca beri dukungan ke aku ya


like,komen,favorit,dan juga saran nya


terimakasih

__ADS_1


__ADS_2