
selamat membaca semua ...
.
.
.
.
.
enjoy...,
-----------------------------------------------
hari ini adalah hari keberangkatan fani dan radit berbulan madu
para keluarga mengantar kepergian pengantin baru itu untuk berbulan madu
abi" hati hati bro, baik baik disana jangan sering begadang (tertawa)
radit" (tertawa) siap bro,titip ibu sama chacha ya
abi" sipp, harta lo ada di tangan yang benar
radit" ibu radit pergi, ibu baik baik ya , jaga kesehatan, kalau chaha nakal suruh abi kurung di kamat aja bu (tertawa)
bumia" hati hati ya , pulang bawa cucu buat ibu
fani"(tersenyum) doain ya bu ...
chacha" om pulang bawa bule turki ya, lumayan untuk pajangan toko (tertawa)
abi" ooo jadi mau cari bule ...
radit" hayoh loh cha ngambek dah bucin satu itu
chacha" ya ampun papa, gak usah cemburu di hati bunda cuma ada papa kok, tapi kalau cuci mata boleh lah ya pa
abi"(memeluk sang istri) mulai nakal bunda ini,
tantenini" ih kalian ini bikin mama iri aja, tuh pa romantis kayak gitu dong
om toriq hanya tertawa saja
dimas" gue heran dah sama kalian gak di mana mana , buat jiwa jomblo gue meberontak aja, bisa liat Sikon gak sih
fani" (tertawa) maaf ya dimsam nama nya udah halal mah bebas
tantenini" makanya dimas cepet cari calon biar bisa mesra mesraan juga, betah amat geh ngenjomblo
bumia" iya dimas, nikah itu enak loh,
omtoriq" dim, kamu masih suka sama cewek kan ... (tertawa)
dimas" astafirloh om, ya masih lah
mimpi apa gue semalem di bully habis habisan oleh kuluarga ini, ya allah tolong dimas ya allah (mengangkat tangan berdoa)
radit" mulai alay dah si dimas
fani" ya sudah semua kita pergi dulu ya
"hati hati" bersama sama
radit dan fani sudah meninggal kan keluarga nya
chacha" mama sama ibu mau pergi ya
tantenini" iya sayang kita mau nyari kesenangan dulu (tersenyum),
chacha" ya sudah hati hati ya ma, bu
bumia" ya sudah kita duluan ya
tersisa dimas, abi,dan chacha
abi" dim gimana apa udah beres masalah nya ?
dimas" belum bi, gue masih pusing nyarinya
abi"butuh bantuan gak dim? kalau butuh gue bisa pinjemin lo anak buah gue yang handal
dimas" thanks bro,nanti kalau gue butuh, gue pasti hubungin lo
abi" oke dim,
dimas" ya sudah lah gue pergi udah kesiangan gue
dimas pun pergi
chacha dan abi pun pergi meninggalkan badara menuju toko roti
__ADS_1
setibanya di toko roti abi melihat anak nya sedang bermain bersama seorang bayi anak dari salah satu pembeli
abi"sayang main sama siapa sih ... (abi bberjongkok agar setara dengan rara)
rara"adek pa,adek yi, ucu
abi"rara suka ya liat adek bayi
rara" em...
abi mengendong putri nya itu dan membawanya keruangan chacha
abi" nda, rara tadi main sama adik bayi lucu banget dan rara suka kata nya
chacha" terus
abi" kita punya satu yuk bun ...
chacha" (tersenyum) iya pa, bunda juga mau
chacha berjalan medekati anak dan suaminya itu
chacha" rara mau punya adik bayi
rara" adik yi bun, ucu
chacha"iya sayang ... nanti rara punya adik bayi ya
chacha mengelus kepala sang putri
waktu menunjukan pukul tiga sore dimana sebentar lagi toko roti akan tutup,karna roti roti juga sudah banyak yang terjual
ponsel chacha berdering dan itu panggilan dari dimas ,chacha pun mengangkatnya
chacha* iya dim ada apa ?
dimas* di toko masih ada kue cha
chacha* masih dim, kenapa?
dimas* tolong antar ke kantor kakek cha, gue mau ngadain rapat
chacha* oke dim
panggilan berakhir
chacha meminta bu lia membungkus beberapa jenis kue
chacha" ri kamu bisa tolong mba ?
rika" apa itu mba ?
chacha" tolong antat kue kue ini ke perusahaan kakek nya dimas ya
rika" oke ,mba alamat nya dimana ?
chacha memberi alamat pada rika
chacha" buruan ya ri soalnya mau di pake rapat
rika" iya mba
rika pergi meninggalkan toko roti menggunakan ojek online menuju ke kantor kakek nya dimas
chacha memberitahu dimas jika yang mengantar kue adalah rika
(via WA)
chacha* dim yang mengantar kue rika,nanti kalau dia udah sampek sana biar pulang bareng kamu ya,
dimas* oke bu bos
dimas sangat senang yang mengantar kue adalah rika, sungguh dimas sangat merindukan wanita itu sudah empat hari iya tak bertemu dan melihat senyum rika yang menurutnya sangat mengalihkan dunia nya itu
dimas menghubungi sekrtarisnya dan memerintah kan jika ada yang mengantar kue langsung bawa dia ke rungan dimas
rika sudah berdiri di lobi kantor ...
dan berjalan ke meja recepsionis
rika" permisi nona, saya mau mengantar kue,untuk rapat
belum sempat recepsionis menjawab sekertaris dimas sudah memanggil rika
sekertaris" apa anda nona rika
rika" iya,..
sekertaris" mari ikut saya, nona
rika mengikuti sekertaris itu
selama di lift rika hanya diam saja
__ADS_1
sekertaris itu memperhatikan rika dari atas hingga ke bawah
"ya ampun pak dimas suka kok sama yang beginian,lebih bagus gue keman mana" dalam hati sekertaris itu
mereka sudah sampai dan berjalan menuju rungan dimas
tok tok tok
sekertaris" pak dimas orang yang anda tunggu sudah datang
dimas" masuk lah
rika dan sekertaris itu masuk
dimas" kenapa kamu ikut masuk, (dimas menujuk sekertarisnya) bawa kue kue itu ke runag rapat minta para OB menyiap kan nya
sekertaris" baik pak
sekertaris itu meninggalkan rika dan dimas dengan perasaan kesal
"sialan tuh si kampungan,gue kerjain lo ya " dalam hati sekertaris
rika masih setia berdiri, karna iya merasa tak enak berada di kantor itu mengingat iya hanya lah pegawai toko roti
dimas" ri duduk kenapa berdiri aja
rika" em kak dimas rika pulang saja ya, lagian kue nya juga udah
dimas" gak boleh, gue di suruh chacha buat anter lo pulang jadi lo diem disini tunggu gue selesai rapat
rika tidak bisa berbicara lagi karna itu perintah dari chacha
dimas pergi meninggalkan rika karna iya harus rapat
rika hanya duduk manis saja disana tanpa melakukan apa pun, karna iya juga tak tahu harus melakukan apa
sudah hampir sejam dimas pergi namun tidak ada tanda tanda jika iya akan kembali
tiba tiba sekertaris dimas masuk ke rungan dimas, yang membuat rika terkejut
sekertatis" lo masih disini (menatap tidak suka)
rika" iya mba saya disuruh tunggu di sini
sekertatis" li siapa nya dimas ?
rika" pegawai toko roti mba
sekertaris" (tertawa) eh kampung gue kasih tahu ya sama lo,jangan berharap yang lebih deh lo sama pak dimas, asal lo tahu ya pak dimas itu suka nya sama gue
rika"(tersenyum) iya mba saya tahu diri kok
sekertaris" eh kampung, lo buat kopi gih sebentar lagi pak dimas selesai
rika mengerjakan apa yang di minta sama sekertaris dimas
iya menunggu air mendidih untuk membuat kopi, setelah selesai rika hendak menuang kan air itu
namun sekertatis itu sengaja menyenggol tangan rika dan jatuh lah air panas itu mengenai kaki tika
"aaaaaa"
rika" aduh mba, aduh panas panas
dimas mendengar suara trikan dari ruangan nya langsung berlari
dimas" ada apa ini ?
dimas melihat rika yang terjatuh dan teko air panas yang sudah tergeletak
rika" aduh panas,panas (menangis)
serktaris" ini pak tadi mba nya yang salah saya lagi buat kopi eh dia malah nyenggol saya (pura pura sedih)
dimas tidak menghirau kan sekertarisnya itu dan langsung menggendong rika membawanya ke rumah sakit
dimas benar benar tak bisa berfikir jernih saat mendengar rika terus mengaduh ke sakitan
dimas" sabar lah kita akan segera ke rumah sakit
rika hanya mempererat pengangan nya saja di leher dimas
seisi kantor itu begitu terkejut melihat atasan mereka mengendong seorang perempuan dengan wajah panik nya
_________________________________
tbc
jangan lupa setelah membaca beri dukungan ke aku ya
like,komen,favorit,dan juga saran nya
terimakasih
__ADS_1