Really My Husband

Really My Husband
#RMH 140


__ADS_3

Heppy reading ...


enjoy


________________


dimas dan Rika sudah keluar dari ruangan . dokter


mereka masih sama sama terdiam dengan hasil yang mereka dapat ...


kini Dimas menitipkan air matanya seakan tak percaya jika sebentar lagi dia akan menjadi seorang ayah, doa yang selalu iya panjatkan setiap sujud nya terkabul sudah


walau dia harus mengalami ngidam dan hal semacamnya tidak bisa mengalahkan semangat dan rasa bahagianya saat ini


Dimas memeluk istrinya dengan rasa bahagia yang luar biasa


dimas" selamat sayang kau akan menjadi mommy dari anak anakku aku sungguh berterimakasih sayang


Rika"(menangis) sama sama Daddy, selamat juga untuk kamu, sebentar lagi bakal jadi Daddy


dari ke jauhan kakek Nugroho memperhatikan sepasang suami istri yang saling menitipkan air mata itu


kakek Nugroho mendekati keduanya dengan perasaan takut, dan cemas


kakek" dimas,Rika apa yang terjadi kenapa kalian menangis


kakek Nugroho menatap bingung ke duanya


dimas menatap kakek nya dengan wajah bahagia


dimas" kek, Dimas bakal jadi seorang Daddy kek (memeluk )


kakek" be.. benar kah itu ? kalian tidak bercanda ?


dimas" tidak kek, kami tidak bercanda, sebentar lagi kakek akan menjadi seorang kekyut ... (tersenyum)


kakek Nugroho sungguh tidak bisa berkata kata lagi, iya semakin mengencang kan pelukannya pada Dimas ,


setelah selesai memeluk Dimas kini kakek memeluk Rika


kakek" terimakasih sayang, selalu membawa kebahagian buat kakek, dan selamat kamu akan menjadi seorang ibu,jaga buyut kakek baik baik ya, (menangis)


Rika" iya kek, Rika juga terimakasih karena selalu sayang pada Rika, Rika akan jaga buyut kakek dengan baik, agar nanti dia bisa hadir di tengah tengah kita, dan menjadi tongkat yang kokoh untuk kekyut nya


kakek Nugroho tertawa bahagia, mendengar perkataan Rika ,


setelah selesai mereka kembali ke rumah dan kini Dimas mempunya kebiasaan baru


yaitu rajin mendatangi kamar mandi,


Rika menelpon sang bunda


bunda ria" sayang kamu dimana? papa mu ini loh udah nanyain, dan baby Rey juga udah nyariin aunty nya yang bawel


Rika" baby Rey ?


bunda ria " iya nama jagoan mas mu, Reyhan ...


Rika" Bun maaf Rika belum bisa kesana karena kak Dimas sedang mual mual


bunda ria" mual mual, dia sakit ?


Rika" Bun, aku mau kasih tahu bunda hal yang sangat baik ?


bunda ria" apa itu?


Rika" kak Dimas mual mual karena, aku hamil Bun ...


bunda ria terdengar heboh sekali di ujung telpon itu membuat Rika harus menjauhkan telinganya dari ponselnya tersebut


Rika tahu jika iya tak perlu memberi tahu semua orang karena memberi tahu bunda nya saja sudah cukup karena, setelah itu pasti semua orang akan tahu


tiba tiba panggilan itu terputus dan berganti menjadi panggilan video

__ADS_1


Rika menjawab panggilan itu


Abi" selamat dek, aduh bentar lagi bakal punya teman main nih, adek mas udah gede sekarang ya (tertawa)


cha-cha" selamat aunty, jangan terlalu lelah ya, kalo aunty menginginkan sesuatu langsung bilang ya


papa" nanti papa ke rumah ya nak, kamu gak usah kesini istirahat aja


bunda ria" Dimas mana sayang ?


Rika" kak Dimas lagi di kamar mandi Bun ...


tak lama Dimas keluar dari kamar mandi dengan badan yang sangat lemas , bahkan obat dari dokter saja tidak bekerja untuk mual muntahnya


Abi" si Dimas ngidam gak ri ?


dimas langsung mengisyaratkan pada Rika untuk tidak memberi tahu


Rika hanya tersenyum, karena iya tahu jika suaminya itu malu, jika yang lain sampai tahu tentang ini ,


dimas" enggak dong, gue mah strong ... (duduk di sebelah Rika)


Abi" wah hebat Lo, kagak ngidam, BTW selamat ya bakal jadi ayah ...


dimas"(tersenyum) makasih bro ..


papa Yusuf" Dimas kalian gak usah kesini di rumah aja ya istirahat, biar nanti papa sama bunda yang kesana


dimas" iya pa, makasih ya pa...


dimas merasakan mual kembali melanda dan langsung menjatuhkan ponsel Rika dan berlari ke arah kamar mandi


sementara cha-cha merasa heran karena iya ingin bicara tapi tiba tiba ia melihat langit langit kamar


cha-cha" lah ri mana Dimas nya ?


Rika" em kak Dimas sedang ke kamar mandi


cha-cha" hobi bener ke kamar mandi sih Dimas , ngidam ya ?


setelah selesai berbincang dan hari semakin larut ...


dan Dimas masih setia dengan hobi baru nya itu ...


Rika merasa sangat kasihan pada sang suami, yang kini berwajah pucat dan sampai harus mengesot karena sudah terlalu lelah dan sudah tidak punya tenaga lagi


dimas" sayang aku bener bener capek ...


Rika sungguh tidak tega melihat suaminya itu, bahkan dulu Abi tidak separah Dimas


Rika membantu suaminya untuk naik ke atas tempat tidur agar bisa beristirahat ...


Rika" kita ke rumah sakit aja ya, aku gak tega lihat kamu (menangis)


dimas" sayang jangan nangis dong, aku gak apa apa, jangan nangis ya,


Rika" tapi aku gak tega lihat kamu, kayak gitu


dimas" sayang aku ikhlas kok, dari pada kamu yang rasain ini, malah buat aku makin takut nantinya, mending aku aja,aku kuat sayang


Rika" maaf,


dimas" gak ada yang salah sayang, ya sudah kita tidur ya


dimas memeluk istrinya agar merek bisa ber istirahat


******


sudah seminggu Dimas tersiksa,tak bisa makan apa pun, tak bisa mencium bau yang menyengat, dan ke walahan karena sang istri sangat sangat manja pada nya


seminggu ini benar benar berat buat Dimas seperti saat ini


Rika menangis tak henti hentinya karena minta di belikan es krim

__ADS_1


dimas" sayang kamu jangan nangis aku sebentar lagi pulang, kita beli eskrim nya ya...


Rika* cepet pulang aku mau makan eskrim nya huaaa


dimas benar benar pusing


sampai sampai kadang yude menjadi sasaran Dimas


dimas* iya iya aku pulang sekarang ...


kini yang merasakan ngidam bukan hanya Dimas tapi juga sang istri namun Rika tidak seperti Dimas yang mengalami mual muntah


setelah selesai Dimas menyudahi panggilan nya


yude" pak lebih baik bapak istirahat saja pak, tidak usah bekerja,


yude merasa sangat kasihan pada sang atasan yang sampai harus berbaring di lantai karena sudah tidak kuat


dimas" gak bisa de, kita lagi jalanin proyek besar, gak mungkin saya gak tanggung jawab


bantu saya de


yude membantu Dimas bangun dan duduk di sofa


dimas" yude minta sopir untuk menyiapkan mobil,saya akan pulang,


yude" baik lah pak ,


yude menghubungi supir Dimas agar menyiapkan mobil


sudah selesai yude membantu Dimas untuk berjalan agar bisa menuju ke mobilnya ...


sesampainya di mobil Dimas meminta yude untuk ikut dengan nya


sepanjang perjalanan menuju ke rumah Dimas berusaha memejamkan matanya ... namun tak bisa karena ponsel nya terus berdering ...


dan itu dari sang istri yang sudah tidak sabar


dimas* iya sayang aku lagi di jalan ini sudah mau Samapi


Rika* cepat lah ... aku sudah tidak sabar ...


dimas* iya iya tunggu dan sabar ya


Rika mengakhiri panggilan itu


sesampainya di rumah Rika tak membiarkan Dimas beristirahat iya langsung mengajak pergi


sesampainya di kedai eskrim Rika memesan beberapa eskrim dan memakannya bagai anak kecil


dimas" sayang pelan pelan makannya lihat wajah mu jadi kotor


Rika" eskrim nya enak ... aku mau lagi ya (memohon )


dimas" baik lah satu saja ya jangan banyak banyak nanti kamu sakit


Rika" oke


Rika langsung beranjak dari tempat duduk nya


dan kembali memesan eskrim lagi


namun bukan hanya satu tapi beberapa tumpuk eskrim yang iya pesan dan membuat Dimas melongok melihat tingkah istrinya


dimas benar benar tidak habis pikir dengan sikap istrinya yang sedang ngidam itu ...


tapi Dimas pun merasa kan kebahagian sendiri melihat istrinya seperti itu


________________________________________


TBC


jangan lupa ya kasih like dan komen ya

__ADS_1


terimakasih


__ADS_2