
Heppy reading ...
enjoy
________________
dimas dan Rika sudah keluar dari ruangan . dokter
mereka masih sama sama terdiam dengan hasil yang mereka dapat ...
kini Dimas menitipkan air matanya seakan tak percaya jika sebentar lagi dia akan menjadi seorang ayah, doa yang selalu iya panjatkan setiap sujud nya terkabul sudah
walau dia harus mengalami ngidam dan hal semacamnya tidak bisa mengalahkan semangat dan rasa bahagianya saat ini
Dimas memeluk istrinya dengan rasa bahagia yang luar biasa
dimas" selamat sayang kau akan menjadi mommy dari anak anakku aku sungguh berterimakasih sayang
Rika"(menangis) sama sama Daddy, selamat juga untuk kamu, sebentar lagi bakal jadi Daddy
dari ke jauhan kakek Nugroho memperhatikan sepasang suami istri yang saling menitipkan air mata itu
kakek Nugroho mendekati keduanya dengan perasaan takut, dan cemas
kakek" dimas,Rika apa yang terjadi kenapa kalian menangis
kakek Nugroho menatap bingung ke duanya
dimas menatap kakek nya dengan wajah bahagia
dimas" kek, Dimas bakal jadi seorang Daddy kek (memeluk )
kakek" be.. benar kah itu ? kalian tidak bercanda ?
dimas" tidak kek, kami tidak bercanda, sebentar lagi kakek akan menjadi seorang kekyut ... (tersenyum)
kakek Nugroho sungguh tidak bisa berkata kata lagi, iya semakin mengencang kan pelukannya pada Dimas ,
setelah selesai memeluk Dimas kini kakek memeluk Rika
kakek" terimakasih sayang, selalu membawa kebahagian buat kakek, dan selamat kamu akan menjadi seorang ibu,jaga buyut kakek baik baik ya, (menangis)
Rika" iya kek, Rika juga terimakasih karena selalu sayang pada Rika, Rika akan jaga buyut kakek dengan baik, agar nanti dia bisa hadir di tengah tengah kita, dan menjadi tongkat yang kokoh untuk kekyut nya
kakek Nugroho tertawa bahagia, mendengar perkataan Rika ,
setelah selesai mereka kembali ke rumah dan kini Dimas mempunya kebiasaan baru
yaitu rajin mendatangi kamar mandi,
Rika menelpon sang bunda
bunda ria" sayang kamu dimana? papa mu ini loh udah nanyain, dan baby Rey juga udah nyariin aunty nya yang bawel
Rika" baby Rey ?
bunda ria " iya nama jagoan mas mu, Reyhan ...
Rika" Bun maaf Rika belum bisa kesana karena kak Dimas sedang mual mual
bunda ria" mual mual, dia sakit ?
Rika" Bun, aku mau kasih tahu bunda hal yang sangat baik ?
bunda ria" apa itu?
Rika" kak Dimas mual mual karena, aku hamil Bun ...
bunda ria terdengar heboh sekali di ujung telpon itu membuat Rika harus menjauhkan telinganya dari ponselnya tersebut
Rika tahu jika iya tak perlu memberi tahu semua orang karena memberi tahu bunda nya saja sudah cukup karena, setelah itu pasti semua orang akan tahu
tiba tiba panggilan itu terputus dan berganti menjadi panggilan video
__ADS_1
Rika menjawab panggilan itu
Abi" selamat dek, aduh bentar lagi bakal punya teman main nih, adek mas udah gede sekarang ya (tertawa)
cha-cha" selamat aunty, jangan terlalu lelah ya, kalo aunty menginginkan sesuatu langsung bilang ya
papa" nanti papa ke rumah ya nak, kamu gak usah kesini istirahat aja
bunda ria" Dimas mana sayang ?
Rika" kak Dimas lagi di kamar mandi Bun ...
tak lama Dimas keluar dari kamar mandi dengan badan yang sangat lemas , bahkan obat dari dokter saja tidak bekerja untuk mual muntahnya
Abi" si Dimas ngidam gak ri ?
dimas langsung mengisyaratkan pada Rika untuk tidak memberi tahu
Rika hanya tersenyum, karena iya tahu jika suaminya itu malu, jika yang lain sampai tahu tentang ini ,
dimas" enggak dong, gue mah strong ... (duduk di sebelah Rika)
Abi" wah hebat Lo, kagak ngidam, BTW selamat ya bakal jadi ayah ...
dimas"(tersenyum) makasih bro ..
papa Yusuf" Dimas kalian gak usah kesini di rumah aja ya istirahat, biar nanti papa sama bunda yang kesana
dimas" iya pa, makasih ya pa...
dimas merasakan mual kembali melanda dan langsung menjatuhkan ponsel Rika dan berlari ke arah kamar mandi
sementara cha-cha merasa heran karena iya ingin bicara tapi tiba tiba ia melihat langit langit kamar
cha-cha" lah ri mana Dimas nya ?
Rika" em kak Dimas sedang ke kamar mandi
cha-cha" hobi bener ke kamar mandi sih Dimas , ngidam ya ?
setelah selesai berbincang dan hari semakin larut ...
dan Dimas masih setia dengan hobi baru nya itu ...
Rika merasa sangat kasihan pada sang suami, yang kini berwajah pucat dan sampai harus mengesot karena sudah terlalu lelah dan sudah tidak punya tenaga lagi
dimas" sayang aku bener bener capek ...
Rika sungguh tidak tega melihat suaminya itu, bahkan dulu Abi tidak separah Dimas
Rika membantu suaminya untuk naik ke atas tempat tidur agar bisa beristirahat ...
Rika" kita ke rumah sakit aja ya, aku gak tega lihat kamu (menangis)
dimas" sayang jangan nangis dong, aku gak apa apa, jangan nangis ya,
Rika" tapi aku gak tega lihat kamu, kayak gitu
dimas" sayang aku ikhlas kok, dari pada kamu yang rasain ini, malah buat aku makin takut nantinya, mending aku aja,aku kuat sayang
Rika" maaf,
dimas" gak ada yang salah sayang, ya sudah kita tidur ya
dimas memeluk istrinya agar merek bisa ber istirahat
******
sudah seminggu Dimas tersiksa,tak bisa makan apa pun, tak bisa mencium bau yang menyengat, dan ke walahan karena sang istri sangat sangat manja pada nya
seminggu ini benar benar berat buat Dimas seperti saat ini
Rika menangis tak henti hentinya karena minta di belikan es krim
__ADS_1
dimas" sayang kamu jangan nangis aku sebentar lagi pulang, kita beli eskrim nya ya...
Rika* cepet pulang aku mau makan eskrim nya huaaa
dimas benar benar pusing
sampai sampai kadang yude menjadi sasaran Dimas
dimas* iya iya aku pulang sekarang ...
kini yang merasakan ngidam bukan hanya Dimas tapi juga sang istri namun Rika tidak seperti Dimas yang mengalami mual muntah
setelah selesai Dimas menyudahi panggilan nya
yude" pak lebih baik bapak istirahat saja pak, tidak usah bekerja,
yude merasa sangat kasihan pada sang atasan yang sampai harus berbaring di lantai karena sudah tidak kuat
dimas" gak bisa de, kita lagi jalanin proyek besar, gak mungkin saya gak tanggung jawab
bantu saya de
yude membantu Dimas bangun dan duduk di sofa
dimas" yude minta sopir untuk menyiapkan mobil,saya akan pulang,
yude" baik lah pak ,
yude menghubungi supir Dimas agar menyiapkan mobil
sudah selesai yude membantu Dimas untuk berjalan agar bisa menuju ke mobilnya ...
sesampainya di mobil Dimas meminta yude untuk ikut dengan nya
sepanjang perjalanan menuju ke rumah Dimas berusaha memejamkan matanya ... namun tak bisa karena ponsel nya terus berdering ...
dan itu dari sang istri yang sudah tidak sabar
dimas* iya sayang aku lagi di jalan ini sudah mau Samapi
Rika* cepat lah ... aku sudah tidak sabar ...
dimas* iya iya tunggu dan sabar ya
Rika mengakhiri panggilan itu
sesampainya di rumah Rika tak membiarkan Dimas beristirahat iya langsung mengajak pergi
sesampainya di kedai eskrim Rika memesan beberapa eskrim dan memakannya bagai anak kecil
dimas" sayang pelan pelan makannya lihat wajah mu jadi kotor
Rika" eskrim nya enak ... aku mau lagi ya (memohon )
dimas" baik lah satu saja ya jangan banyak banyak nanti kamu sakit
Rika" oke
Rika langsung beranjak dari tempat duduk nya
dan kembali memesan eskrim lagi
namun bukan hanya satu tapi beberapa tumpuk eskrim yang iya pesan dan membuat Dimas melongok melihat tingkah istrinya
dimas benar benar tidak habis pikir dengan sikap istrinya yang sedang ngidam itu ...
tapi Dimas pun merasa kan kebahagian sendiri melihat istrinya seperti itu
________________________________________
TBC
jangan lupa ya kasih like dan komen ya
__ADS_1
terimakasih