Really My Husband

Really My Husband
#RMH 37


__ADS_3

selamat membaca semua


.


.


.


.


.


enjoy 😊😊


.


.


.


.


********************************


abi melihat tangan nya yang penuh dengan cakran dan warna merah ...


mereka ke luar dari teater tempat mereka menonton


radit dan fani saling pandang yang melihat abi seperti ke sakitan


radit" gimana bi nonton flim hantu sama chacha seru kan (melirik sambil tertawa)


chacha melihat tangan abi dia benar benar tidak tega melihat tangan abi yang seperti itu karna ulah nya


abi hanya memberi senyum


fani" (tertawa) makanya pak abi kita mana mau kalau nonton flim horor sebelah chacha


chacha makin merasa bersalah ...


bagai mana tidak merasa sakit abi jika tangan nya banyak bekas cakar dan memerah


selama menonton chacha hanya bersembunyi di balik bahu abi jika iya melihat layar dan ada yang menyeram kan iya langsung mencengkram kuat tangan abi


dan itu tidak terjadi sekali tapi sepanjang menonton


chacha dan abi sudah berada di mobil dalam perjalanan pulang


chacha" em... sa..saya minta maaf karna saya tangan nya jadi begini ...


(sedih)


abi tak menjawab iya fokus menyetir hingga ke rumah


abi turun dari mobil nya dan di ikuti chacha


abi masih diam tak merespon chacha


chacha" mas abi maaf kan saya ... (menangis) saya benar benar meminta maaf ... saya salah (menangis kencang)


abi masih diam ...


chacha pergi menuju kotak obat dan mengambil air


lalu iya menuju kamar abi


tok tok tok


cklek


chacha" mas abi biar saya obatin dulu ya (sambil membawa obat obatan dan air yang sudah di beri antiseftik)


abi hanya diam dan duduk di pinggir ranjang nya

__ADS_1


chacha mebersih kan tangan abi ...


chacha" mas abi masih marah ya ... saya benar benar minta maaf (kembali menangis)


abi memperhatkan chacha yang sedang mengobati luka nya


"megapa menjadi sedih juga melihat nya menangis seperti ini" fikir abi


chacha terus meminta maaf


abi" sudalah berhenti menangis ...


chacha menatap abi ...


abi" sudah lah aku sudah memaaf kan mu ... lain kali kalau ada yang mengajak mu nonton flim seperti tadi jangan ikut ...


chacha" iya mas (sambil tersenyum)


chacha hendak keluar dari kamar abi ... tapi abi mencegah nya


abi" kau fikir segampang itu aku memberi kan mu maaf ...


chacha" ma... maksud nya


abi" (berjalan mendekati chacha) aku ingin kamu memberi sesuatu pada ku


chacha" (sambil berjalan mundur) aa... apa itu ?


abi terus berjalan maju dan chacha semakin menjauh


sampai akhir nya chacha tak bisa bergerak lagi karna sudah menumbur tembok ... sementara abi sudah berada tepat di depan chacha


chacha"ma..mas abi mau apa (gugup)


abi semakin mendekat


chacha sudah tidak bisa mengelak dan abi sudah semakin mendekat kan wajah nya


chacha memejamkan mata nya


abi" (tertawa keras sekali) haha kamu kenapa menutup mata mu hah... jangan terlalu percaya diri ... aku tak kan mencium mu


chacha" yakk... siapa juga yang mau kamu cium (merona karna malu) dan aku menutup mata karna ... karna aku kelilipan


berjalan menjauhi abi dan keluar dari kamar nya


sesampai nya di luar chacha langsung berlari menuju kamar nya


"ooo astaga chacha apa yang kau lakukan ... laki laki itu tak akan memandang mu sama sekali apa lagi mau mencium mu "merutuki kebodohan nya


ke esokan pagi nya chacha menjalan kan rutinitasnya seperti biasa


para maid sedang pergi jadi hanya ada chacha di dapur memasak


sedang memasak bel rumah berbunyi ...


chacha segera menuju pintu


dan membuka nya


chacha" ya ampun bunda ...


bundaria" hallo sayang ...


chacha" ayo masuk bun ... pagi sekali sudah kemari bun ... dan tumben gak kasih kabar


bundaria" iya nih bunda bosan di rumah dan bunda kangen sekali sama kalian


chacha" chacha juga kangen sama bunda (memeluk)


bundaria" oo iya rara sama abi mana


chacha" mas abi sedang bersiap siap kalau rara masih tertidur bun ... sepertinya dia kelelahan

__ADS_1


bundaria" kelelahan kenapa?


chacha" semnjak bisa berjalan rara semakin aktif dan tidak bisa diam ingin berjalan terus (tertawa)


bundaria" rara pasti sangat senang ya apa lagi mempunyai bunda seperti mu ... terimakasih sudah mau manjadi ibu buat rara


chacha" tidak perlu seperti itu bun ... aku sangat sayang pada rara, aku gak mau rara tumbuh dengan kurangnya kasih sayang, aku ingin iya tumbuh jadi gadis yang ceria,dan juga cerdas ...


bundaria" bunda benar benar tidak salah memilih kamu jadi ibu buat rara ... dan hubungan kamu sama abi gimana ?


chacha" em aku sama mas abi em ...


tiba tiba ada yang memelum chacha dari belakang


abi" aku sama chacha baik baik saja bun ... pagi sayang(mengecup kening chacha)


chacha" (terkejut) pa.. pagi mas


bunda ria melihat ke gugupan chacha salah mengerti iya kira menantunya itu merasa malu


bundaria" ya ampun cha masih malu aja ... (tertawa)


mereka sarapan bersama dan setelah itu bunda ria ingi berbicara pada abi jadi chacha masuk ke kamar nya


abi" ada apa bun ?


bundaria" bunda lihat kamu dan chacha semakin mesra saja ... bunda jadi senang lihat nya


abi hanya menanggapi nya dengan senyum saja


bundaria" bi kamu ingat kan bulan depan adalah ulang tahun pertama buat rara


abi" ingat bun ... lalu ...


bundaria" bunda ingin mereyakan nya ... dan sekalian sama ngerayain ulang tahun nya chacha mereka hanya beda sehari saja loh


kamu inget kan


abi" iya bun (jadi chacha bulan depab berulang tahun) batin abi


bundaria" kamu tahu kan apa yang harus kamu lakuin (menatap abi)


abi" iya bun abi paham ...


bundaria" abi ... bunda senang melihat mu bisa kembali seperti dulu


bunda ria melihat ekspresi anak nya saat dia kesal itu membuktikan jika abi telah pulih ... karna selama ini jika di ajak bicara abi hanya akan menjawab singkat atau marah ...


abi dan bhnda sudah selesai berbicara dan abi segera pergi ke kantor nya


abi" papa pergi dulu ya ... rara main sama bunda dan jangan nakal


rara hanya mengangguk


kemudian abi beralih mencium kening chaha dan chacha mencium tangan abi


"seperti gambaran keluarga yang harmonis " fikir chacha


abi melajukan mobil nya ...


abi teringat perkataan bunda nya bahwa iya telah kembali


abi pun merasa hidup nya lebih tenang dan merasa tak ada beban setelah menikahi chacha dan hal yang penting adalah iya tak pernah lagi memkir kan tentang mantan istri nya itu


tbc ...


next guys


jangan lula kasih aku


like,komen,favorit,dan saran nya


terimakasih

__ADS_1


😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘


__ADS_2