Really My Husband

Really My Husband
#RMH 74


__ADS_3

selamat membaca


.


.


.


.


.


let's read


.


.


*******************************


hari ini adalah hari yang bersejarah buat radit dan fani


dimana hari ini mereka akan resmi bertunagan dan menentukan tanggal pernikahan mereka


di kediama radit sedang sibuk mempersiap kan barang barang yang akan di bawa untuk melamar fani


chacha membantu om nya itu untuk bersiap


chacha" akhirnya om bakalan punya alarem baru (tertawa) jadi tiap pagi gak perlu denger gedoran pintu dari ibu


radit" bisa aja kamu ini (mencubit hidung chacha)


cha kamu gak apa apa kan om nikah sama fani


chacha" ya ampun om justru chacha bahagia om ... dan chacha ngerasa tenang lepasin om di tangan fani (berkaca kaca)


radit" kamu gak cemburu kan nanti mislnya om peluk fani


chacha" chacha udah puas om peluk jadi gak perlu cemburu ... lagian ada pelukan nya mas abi (tertawa)


radit" sekarang peluk om dulu dong (radit merentangkan tangan nya)


chacha memeluk om nya itu


chacha" chacha sayang om,


radit" om juga sayang chacha


chacha" om janji ya jangan buat fani nangis,jangan nyakitin fani


radit" om janji sayang, om bakal jaga fani dengan baik, agar kamu juga di jaga abi dengan baik


bumia masuk untuk memanggil chacha dan radit


bumia" ya ampun kalian ini selalu lupain ibunya kalau udah kayk gini


(menghampiri kedua anak nya)


chacha" (tersenyum) ibu chacha pun memeluk bumia


bumia" dit kamu setelah menikah akan tinggal dimana ?


pertanyaan bu mia benat benar membuat chacha dan radit sedih


radit" radit akan tetap tinggal disini bu, radit gak mau ninggalin ibu dan fani juga setuju untuk itu


bumia" dit ibu gak maksa kalian, jika kalian mau hidup sendiri pun ibu gak apa apa


radit" gak bu kita akan tetap disini , radit masih mau rawat ibu


radit ikut memeluk bu mia


bumia" terimakasih kalian selalu menjaga ibu, salalu menyangi ibu


chacha" kita yang seharus nya berterimaksih sama ibu kalau gak ada ibu kami gak akan seprti ini


setelah selesai mereka bertiga turun dan sudah siap menujh rumah fani yang hanya berbeda gang saja

__ADS_1


seaampai nya di rumah fani mereka di sambut dengan gembira oleh keluarga besar fani ...


acara lamaran berjalan dengan lancar dan pernikahan akan di adakan tiga bulan lagi ...


dan itu artinya waktu nya sangat singkat


selesai peroses lamaran mereka semua makan malam bersama


mengobrol santai dan membicarakan rencana pernikahan radit dan fani


radit megajak fani untuk pergi menuju ke taman belakang karna iya hanya ingin berdua saja bersama fani


melapas rindunya, karna iya tak bisa bertemu fani,


apa lagi fani buka sekertarisnya lagi


radit" aku merindukan mu sayang (memeluk fani)


fani" aku juga...


radit" mama memang benar ketat, gak bolihin kita buat ke temu


fani" sabar ya sayang, acara pingitan kita masih belum berakhir


radit" ya ampun harus di pingit banget ya yang


fani" sabar ya sayang ...


fani mengelus pipi radit


dan entah apa yang merasuki fani, dia berani mencium sekelis bibir radit


hal itu membuat radit terkejut


radit" kamu yang memulai sayang


radit mencium kembali bibir fani


dengan lembut namun menuntut


keduanya merasa kehabisan nafas radit menghentikan aksi nya meberi ruang agar mereka bisa menghirup udara


radit" sayanh maaf bibir kamu udah gak suci lagi gara gara aku (tersenyum)


fani"(mencubit lengan radit) apa sih kamu ini


radit tertawa melihat fani malu malu seperti itu


acara lamaran berakhir radit dan keluarga nya berpamitan pulang


setelah acara selesai abi dan chacha langsung pulang karna mereka meninggalkan rara di rumah bersama rika


takut jika rara mencari mereka


sesampai nya di rumah abi dan chacha melihat rata sudah tertidur


chacha mengecek adik nya sedang apa


betapa terkejutnya chacha melihat adik perempunya itu sedang mencoba baju mini dress yang di belikan oleh bunda ria


rika" kayak nya aku gak cocok deh pake beginian ... (menatap ke cermin)


chacha" cocok kok cantik malah


chacha membuat rika sangat terkejut dan merasa malu


rika"eh mba chacha ( buru buru mau melapas bajunya ) ini aku cuma iseng aja


chacha" (menahan rika agar jangan melepas pakayan nya ) jangan di lepas pake aja biar mba liat


rika merasa malu di tatap oleh chacha


rika" ih udah ah mba rika malu


chacha" ih jangan di lepas tunggu disini


chacha berlari menuju ke kamar nya dan mengambil alat meke up nya

__ADS_1


abi yang melihat istrinya merasa heran


abi" bun mau di bawa kemana itu


chacha" ada deh, papa tunggu aja nanti kalau udah bunda panggil


chacha pergi meninggalkan abi


chacha kembali kekamar rika dan mengajari adik perempuanya itu berdandan agar terlihat cantik


chacha memelihkan sebuah dress berwarna coklat yang tidak terlalu pendek dan berlengan sopan untuk di kenakan rika setelah selesai


chacha memanggil abi untuk ke kamar rika


abi sangat terpesona melihat adik nya itu


abi" masha allah rika kamu cantik banget ...


rika merasa malu di puji begitu oleh sang kakak


rika" apa sih mas abi, malu nih rika nya


chacha" gimana mas, ini rika dandan sendiri


abi" yang bener


rika" iya


abi" besok ke toko kayak gitu ya, mas suka ri liat kamu kayak gitu


chacha" ooo jadi suka liat yang kayak gitu, jadi gak suka liat istrinya yang kayak gini


(pura pura marah )


rika terkekeh mendengar perkataan chacha


chacha" ya udah deh ri mba balik ke kamar dulu,ooo iya ini buat kamu aja ( memberi alat make up nya )


abi menyusl sang istri yang tengah marah


sesampai nya di kamar chach langsung masuk ke dalam kamar mandi dan mebersih kan dirinya


abi masih setia menunggu sanga istri karna takut jika istrinya benar benar marah


chacha keluar kamar mandi hanya mengunakan handuk saja karna iya lupa membawa bajunya


abi melihat sang istri mengunakan handuk berusaha menelan selivah nya dengan sangat susah


abi" kamu mau godain aku ya


chacha"(merasa malu) siapa juga yang mau godain kamu mas


abi berjalan mendekati sang istri


abi" tapi kamu membuat kesalah sayang


chacha" ahh... apa itu (mendesah karna abi mulai mencium lehernya)


abi" kamu membangunkan harimau yang sedang tertidur sayang


tanpa basa basi abi langsung memberi kan tanda cinta di setiap centi tubuh istrinya itu


abi membaringkan chacha di tepat tidur dan sudah mengambil posisi untuk penyatuan mereka


saat keduanya hanyut dalam gerakan serta lenguhan cinta mereka


hingga keduanya terbaring lemas setelah mendpat kepuasan bersama


abi" terimakasih sayang (sambl terengah engah)


buka abi namanya jika dia hanya bertarung sekali mereka mengulangi pertarungan mereka hingga mereka benar benar merasa sudah tidak punya tenaga lagi untuk bertarung


hingga mereka tertidur dengan lelahnya karna betempur


°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°


tbc

__ADS_1


aku gak capek buat ingetin kalian ya setelah mebaca jangan lupa tinggalin jejak kalian, coret coret di kolom komentar juga boleh ...


terimaksih semua nya


__ADS_2