
selamat membaca
.
.
.
.
.
let's read
.
.
*******************************
hari ini adalah hari yang bersejarah buat radit dan fani
dimana hari ini mereka akan resmi bertunagan dan menentukan tanggal pernikahan mereka
di kediama radit sedang sibuk mempersiap kan barang barang yang akan di bawa untuk melamar fani
chacha membantu om nya itu untuk bersiap
chacha" akhirnya om bakalan punya alarem baru (tertawa) jadi tiap pagi gak perlu denger gedoran pintu dari ibu
radit" bisa aja kamu ini (mencubit hidung chacha)
cha kamu gak apa apa kan om nikah sama fani
chacha" ya ampun om justru chacha bahagia om ... dan chacha ngerasa tenang lepasin om di tangan fani (berkaca kaca)
radit" kamu gak cemburu kan nanti mislnya om peluk fani
chacha" chacha udah puas om peluk jadi gak perlu cemburu ... lagian ada pelukan nya mas abi (tertawa)
radit" sekarang peluk om dulu dong (radit merentangkan tangan nya)
chacha memeluk om nya itu
chacha" chacha sayang om,
radit" om juga sayang chacha
chacha" om janji ya jangan buat fani nangis,jangan nyakitin fani
radit" om janji sayang, om bakal jaga fani dengan baik, agar kamu juga di jaga abi dengan baik
bumia masuk untuk memanggil chacha dan radit
bumia" ya ampun kalian ini selalu lupain ibunya kalau udah kayk gini
(menghampiri kedua anak nya)
chacha" (tersenyum) ibu chacha pun memeluk bumia
bumia" dit kamu setelah menikah akan tinggal dimana ?
pertanyaan bu mia benat benar membuat chacha dan radit sedih
radit" radit akan tetap tinggal disini bu, radit gak mau ninggalin ibu dan fani juga setuju untuk itu
bumia" dit ibu gak maksa kalian, jika kalian mau hidup sendiri pun ibu gak apa apa
radit" gak bu kita akan tetap disini , radit masih mau rawat ibu
radit ikut memeluk bu mia
bumia" terimakasih kalian selalu menjaga ibu, salalu menyangi ibu
chacha" kita yang seharus nya berterimaksih sama ibu kalau gak ada ibu kami gak akan seprti ini
setelah selesai mereka bertiga turun dan sudah siap menujh rumah fani yang hanya berbeda gang saja
__ADS_1
seaampai nya di rumah fani mereka di sambut dengan gembira oleh keluarga besar fani ...
acara lamaran berjalan dengan lancar dan pernikahan akan di adakan tiga bulan lagi ...
dan itu artinya waktu nya sangat singkat
selesai peroses lamaran mereka semua makan malam bersama
mengobrol santai dan membicarakan rencana pernikahan radit dan fani
radit megajak fani untuk pergi menuju ke taman belakang karna iya hanya ingin berdua saja bersama fani
melapas rindunya, karna iya tak bisa bertemu fani,
apa lagi fani buka sekertarisnya lagi
radit" aku merindukan mu sayang (memeluk fani)
fani" aku juga...
radit" mama memang benar ketat, gak bolihin kita buat ke temu
fani" sabar ya sayang, acara pingitan kita masih belum berakhir
radit" ya ampun harus di pingit banget ya yang
fani" sabar ya sayang ...
fani mengelus pipi radit
dan entah apa yang merasuki fani, dia berani mencium sekelis bibir radit
hal itu membuat radit terkejut
radit" kamu yang memulai sayang
radit mencium kembali bibir fani
dengan lembut namun menuntut
keduanya merasa kehabisan nafas radit menghentikan aksi nya meberi ruang agar mereka bisa menghirup udara
radit" sayanh maaf bibir kamu udah gak suci lagi gara gara aku (tersenyum)
fani"(mencubit lengan radit) apa sih kamu ini
radit tertawa melihat fani malu malu seperti itu
acara lamaran berakhir radit dan keluarga nya berpamitan pulang
setelah acara selesai abi dan chacha langsung pulang karna mereka meninggalkan rara di rumah bersama rika
takut jika rara mencari mereka
sesampai nya di rumah abi dan chacha melihat rata sudah tertidur
chacha mengecek adik nya sedang apa
betapa terkejutnya chacha melihat adik perempunya itu sedang mencoba baju mini dress yang di belikan oleh bunda ria
rika" kayak nya aku gak cocok deh pake beginian ... (menatap ke cermin)
chacha" cocok kok cantik malah
chacha membuat rika sangat terkejut dan merasa malu
rika"eh mba chacha ( buru buru mau melapas bajunya ) ini aku cuma iseng aja
chacha" (menahan rika agar jangan melepas pakayan nya ) jangan di lepas pake aja biar mba liat
rika merasa malu di tatap oleh chacha
rika" ih udah ah mba rika malu
chacha" ih jangan di lepas tunggu disini
chacha berlari menuju ke kamar nya dan mengambil alat meke up nya
__ADS_1
abi yang melihat istrinya merasa heran
abi" bun mau di bawa kemana itu
chacha" ada deh, papa tunggu aja nanti kalau udah bunda panggil
chacha pergi meninggalkan abi
chacha kembali kekamar rika dan mengajari adik perempuanya itu berdandan agar terlihat cantik
chacha memelihkan sebuah dress berwarna coklat yang tidak terlalu pendek dan berlengan sopan untuk di kenakan rika setelah selesai
chacha memanggil abi untuk ke kamar rika
abi sangat terpesona melihat adik nya itu
abi" masha allah rika kamu cantik banget ...
rika merasa malu di puji begitu oleh sang kakak
rika" apa sih mas abi, malu nih rika nya
chacha" gimana mas, ini rika dandan sendiri
abi" yang bener
rika" iya
abi" besok ke toko kayak gitu ya, mas suka ri liat kamu kayak gitu
chacha" ooo jadi suka liat yang kayak gitu, jadi gak suka liat istrinya yang kayak gini
(pura pura marah )
rika terkekeh mendengar perkataan chacha
chacha" ya udah deh ri mba balik ke kamar dulu,ooo iya ini buat kamu aja ( memberi alat make up nya )
abi menyusl sang istri yang tengah marah
sesampai nya di kamar chach langsung masuk ke dalam kamar mandi dan mebersih kan dirinya
abi masih setia menunggu sanga istri karna takut jika istrinya benar benar marah
chacha keluar kamar mandi hanya mengunakan handuk saja karna iya lupa membawa bajunya
abi melihat sang istri mengunakan handuk berusaha menelan selivah nya dengan sangat susah
abi" kamu mau godain aku ya
chacha"(merasa malu) siapa juga yang mau godain kamu mas
abi berjalan mendekati sang istri
abi" tapi kamu membuat kesalah sayang
chacha" ahh... apa itu (mendesah karna abi mulai mencium lehernya)
abi" kamu membangunkan harimau yang sedang tertidur sayang
tanpa basa basi abi langsung memberi kan tanda cinta di setiap centi tubuh istrinya itu
abi membaringkan chacha di tepat tidur dan sudah mengambil posisi untuk penyatuan mereka
saat keduanya hanyut dalam gerakan serta lenguhan cinta mereka
hingga keduanya terbaring lemas setelah mendpat kepuasan bersama
abi" terimakasih sayang (sambl terengah engah)
buka abi namanya jika dia hanya bertarung sekali mereka mengulangi pertarungan mereka hingga mereka benar benar merasa sudah tidak punya tenaga lagi untuk bertarung
hingga mereka tertidur dengan lelahnya karna betempur
°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°
tbc
__ADS_1
aku gak capek buat ingetin kalian ya setelah mebaca jangan lupa tinggalin jejak kalian, coret coret di kolom komentar juga boleh ...
terimaksih semua nya