
enjoy guys
.
.
.
.
°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°
fani berjalan terburu buru menuju keruagan radit untuk memberitahu berita yang baru iya dapat kan
tanpa mengetuk pintu iya langsung masuk begitu aja
fani" radit,radit (terengah engah)
radit" ada apa ini ... hey tenang lah (memberi segelas air)
fani" abi sudah menangkap si peneror
radit" apa!! kau yakin
fani" iya ... dia yang mengatakan nya pada ku
radit" di mana dia sekarang ?
fani"(menaikan alis) siapa ?
radit" abi ... fani
fani" ooo ... dia sedang mencari chacha
radit" apa kau membri tahu nya
fani" tentu saja tidak ... aku ingin dia mendapat kan pelajaran dulu
radit" bagus ... aku pun ingin melihat kesungguhan nya ke pada chacha
ponsel radit berbunyi
"abi"
radit memberi tanda agar fani tidak berisik
radit* iya ada apa lagi?
abi* radit ... bisa kita bertemu ada yang ingin aku bicara kan
radit* soal apa ...kalau tidak penting tidak perlu repot menemui ku
abi* ini hal yang sangat penting ...
radit* baiklah ... aku tunggu di kantor ku
radit langsung mematikan telponnya
radit" bagai mana akting ku ... sudah meyakinkan (menaik turunkan alis)
fani" cihh percaya diri sekali ... ya sudah aku akan menemui chacha
fani pergi meninggal kan radit
tak perlu menunggu lama abi telah tiba di kantor radit
radit" jadi ada hal penting apa yang akan kau bicarakan
abi menceritakan semua kejadian yang mebuat diri nya melakukan hal kasar terhadap chacha
dan iya menyesal
__ADS_1
radit" termakasih kau sudah mebantu
abi" itu kewajiban ku ... apa aku boleh bertemu dengan chacha
radit" maaf abi aku tidak tahu di mana dia ...
abi" tidak mungkin kau tidak tahu ... kau keluarga nya ... aku mohon (menangis dan berlutut) biar kan aku bertemu dengan nya
radit" maaf abi aku benar benar tidak tahu
hal yang sama yang harus abi dapat kan ... iya tak tahu keberadaan chacha
abimanyu benar benar kacau ...
pergi ke kantor dengan pakaiyan lusuh ... bekrja tidak konsen ... pulang selalu malam
dan memantau terus menerus apartemen milik fano
yang sudah pasti tidak akan iya temui chacha disana
bundaria merasa kasihan pada putra nya ... namun iya harus tega agar menjadi pelajaran untuk putra nya
abi tidak pernah tidur di kamar nya iya selalu tidur di kamar chacha ... untuk mengurangi rasa rindunya terhadap wanita yang kini sudah mengisi hati nya
sementara di rumah lain
chacha pun merasakan rindu yang sama terhadap abi dan juga putri kecil nya ...
chacha seperti orang insom yang tak bisa tidur karna gelisah dan akan tertidur jika sudah mendekati subuh
radit masih bertahan dengan pendirianya ... iya masih ingin melihat ke sungguhan yang abi lakukan untuk menemukan ke ponakan nya itu
setiap hari abi selalu berada di apartemen fano ...
fano dan istri nya selalu memperhatikan itu dan selalu memberi kabar pada radit
seperti hari ini
abi berada di apartemen itu daru pukul sebelas siang dan tak pergi kemana pun selain di parkiran itu
radit* gak usah banyak bicara ... pantau aja ...
fano* tega lo dit ... kasian woy anak orang
radit* suruh siapa dia nyakitin chacha ...
fano* bener bener lo ... lo gak liat chacha tah .. di rumah udah kayak mayat idup
radit merenungkan kata kata fano itu
benar sekali chacha di rumah hanya makan ... berdiam dikamar dan tak seceria dulu
radit* jadi menurut lo gue harus apa?
fano* ya lo maafin aja ... nanti kalau dia macem macem lagi baru kita pisahin beneran wkwkwk
radit* bacot lo ... minta di kuncit karet .. yasudah lah nanti gue kabarin lo lagi
fano* siap bos
pesan berakhir
setelah selesai berurusan dengan fano... radit melajukan mobil nya menuju ke rumah
setibanya di rumah radit langsung mencari chacha
radit" cha... cha .... bu chacha mana
bumia" di taman belakang kayak nya dit ... kenapa ?
radit" gak apa bu ... radit temui chacha dulu
__ADS_1
radit melihat ponakan kesayangan nya itu sedang melamun seperti memikir kan sesuatu yang membuat pandangan nya seperti menerawang jauh
radit" cha,cha,chacha,natasya !!
chacha" ooo astaga(terkejut) om! buat chacha kaget aja deh
radit" abis kamu di panggil gak denger sih ...
chacha" ada apa om ?
radit" (menarik nafas) om mau tanya ... apa kamu rindu sama rara
chacha" iya
radit" apa kamu ingin ketemu
chacha" iya
radit" kamu rindu abi
chacha" iya ... eh enggak enggak bukan gitu maksud chacha
radit" jadi (menaikan alis nya)
chacha" em ... itu .. em
radit" kamu mencintainya cha ?
chacha hanya menunduk malu saja mendapat pertanyaan itu
radit "cha jika dia kemari dan meminta maaf apa kamu akan memaaf kan
chacha" chacha gak tahu om ...
radit" cha jika om bilang kalau sudah hampir sebulan ini abi seperti orang gila mencari mu kemana mana apa kamu percaya
chacha" (tertawa) iya tidak mungkin melakukan itu ..
radit" jika dia melakukan itu bagaimana ?
chacha" om... dia pasti tahu jika chacha di sini jadi buat apa dia cari chacha ke mana mana ... sudah lah om chacha lelah mau ke kamat dulu
(chacha bejalan)
radit" jika om sembunyiin kamu daru dia bahkan iya tidak tahu jika kau disini bagai mana ?
radit memberi pertanyaan kembali dan membuat chacha menghentikan langkah nya dan berbalik
chacha" (tersenyum) om gak mungkin lakuin itu
radit" jika om bilang om mrlakukan itu bahkan semua orang yang berada di dekat mu melakukan itu bagaimana
chacha" pasti karna kalian sayang pada ku ... aku tak akan melakukan apapun ... (pergi meninggal kan radit)
radit mengambil ponsel nya dan menelpon fano
radit* fano ... temui dia dan beri tahu dimana chacha
fano* kau yakin
radit* lakukan ...
panggilan berakhir
"semoga ini yang terbaik ya kak " batin radit
tbc
next ya guys
jangan lupa kasih
__ADS_1
like,komen,favorit,dan saran nya buat aku ya semua
terimakasih