
heppy reading ...
.
.
.
.
.
enjoy for reading
.
.
••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••
pagi itu di toko roti chacha memperkenal kan rika sebagai kariyawan baru
dan rika mendapat sambutan hangat dari semua orang kecuali dimas
yang merasa tidak senang dengan keberadaan rika
rika memang tidak bekerja membuat roti namun iya bekerja mebersih kan toko dan menata roti
ini adalah hari pertama nya rika menjadi kariyawan dan pertama kalinya rika bekerja tetap
rika sangat gesit dalam mengerjakan semua yang di perintah kan pada nya ...
bahkan iya tak mengeluh sedikit pun
hari ini adalah hari terakhir untuk ratna bekerja di toko
karna ratna akan pergi ke kampung sang ayah bersama calon suaminya dan menikah disana
ratna tahu ke beradaan ayah nya karna iya mendapat kabar dari paman nya jika ayah nya sedang sakit parah
maka dari itu ratna berhenti dan ingin menjaga ayah nya
hari ini berlalu dengan sangat cepat tak terasa waktu sudah sore
ratna mengajak makan malam bersama sebelum kepergiannya ...
mereka semua makan di tempat favorit mereka jika makan besama
di warung tenda yang tak jauh dari toko
ratna" terimakasih ya buat kalian yang selama ini udah mau bantu aku, yang udah sayang sama aku,selalu ada buat aku (menangis)
terimakasih jug buat ibu,bapak,kak chacha,yang selalu mendukung aku bagaimana pun ke adannya
seketika itu suasana menjadi sedih dan mereka hanyut dalam fikiran masing masing
chacha" na maaf kak chacha ya jika kakak ada salah sama kamu, atau buat kamu kesel
ratna" gak kok kak,kakak itu orang yang palinh baik yang pernah chacha kenal
bulia" na jangan lupain kita ya, sering sering telpon ibu sama bapak ya
ratna" pasti bu, ratna gak mungkin lupain kalian, kalian adalah keluarga ratna
dimas" semoga kamu selalu bahagia ya na,
ratna" insha allah kak, doa kan saja ratna kak
ataya" kakak jangan lupain taya ya,
ratna" gak akan tay
rika hanya menatap orang orang saja, walau iya juga sedih dan ikut menagis namun iya bingung harus berkata apa
seusai acara perpisahan mereka semua pulang
dimas mengatar chacha dan rika pulang ...
__ADS_1
sepanjang perjalanan rika hanya seperti nyamuk ...
setiap kali chacha mengajak rika berbicara dimas akan memotong nya
chacha tahu jika sahabt nya ini tidak suka pada adik sepupu suaminya itu
sesampai nya di rumah rika langsung ke luar dan langsung masuj kedalam rumah ... tanpa mengucap kan terimakasih
dimas semakin tidak senang melihat sikap rika yang menurut nya tidak sopan itu
chacha yang melihat nya hanya bisa menghela nafas saja
abi pulang bekerja dan melihat sang istri sedang melamun di tepian tempat tidur
abi" kamu kenapa bun? (mengelus kepal chacha)
chacha" papa kok baru pulang? ini sudah jam sepuluh
abi" maaf bun tadi pekerjaan sungguh sangat menumpuk ... dan mau meghubungi bunda tidak bisa
chacha" iya bunda tahu kok pa ...
abi" bunda lagi ada maslah ya ?
chacha" enggak kok pa
abi" terus bunda ngelamunin apa sampek serius gitu
chacha" hem bunda pusing pah liat rika sama dimas gak bisa akur
abi" (tertawa) ya ampun bun mereka yang gak akur kamu yang mikirin
chacha" pusing aja pa, liat nya di tempat kerja jadi negerasa serba salah
abi" kenapa bunda gak jadiin mereka patner aja
chacha" maksud papa?
abi" iya jadiin dimas sama rika patner kerja, misalnya mengantar kue bersama atau apa saja yang bisa di kerjakan berdua, siapa tahu dengan begitu mereka bisa akur
chacha" ya sudah deh pa mama coba besok ... terimakasih sayang
cup
abi" sama sama sayang
ke esokan pagi nya,rika dan chacha pergi ke toko pagi pagi sekali karna memang pesanan hari ini sangat banyak
hari ini chacha tidak mebawa rara karna rara sedang bersama oma nya dan nekyut nya
sesampai nya di toko chacha meminta dimas dan rika bekerja bersama untuk mengantar kue
karna hari ini pesanan sangat sangat banyak
chacha" dimas,dan rika kalian pergi antat kue ...
dimas merasa tidak suka dengan perintah chacha itu
dimas" kenapa harus sama dia gue sendri juga bisa kok
chacha" tidak dim harus berdua karna pesanan sangat banyak lagi pula ada kue ulang tahun yang harus di pegang
dimas tidak bisa membantah jika sudah keluar kata tidak dari mulut sahabat nya itu
sebenarnya dimas malas sekali harus bersam rika namun mau bagai mana lagi ini adalah pekerjaan
di dalam mobil hanya ada keheningan saja tidak ada yang mebuka suara
mereka mengantat kue ulang tahun lebih dulu ...
rika" permisi ibu saya dari sekar bakry ,ingin mengantar kan pesanan ibu
pembeli" ooo terimakasih mba sudah mengantarkan
serelah mengantat kue pertama mereka mengantar kue yang ke dua
rika melihat sisi lain dari dimas, iya melihat dimas sangat ramah, dan selalu mengembangkan senyumnya
__ADS_1
mereka mengirim kan kue ulang tahun yanh ke empat
kali ini rika yang mengantar
rika memencet bel rumah itu
"iya sebentar" suara triakan dari dalam
betap terkejutnya rika saat melihat ternyata yang memesan adalah teman nya di SMA atau lebih tepat nya yang selalu membully nya saat sekolah dulu
siska" hey guys lihat siapa yang ngater kue gue (siska bertriak memanggil teman teman nya yang beberapa adalah teman sekolah nya)
rika sangat takut sekali karna iya sudah di kelilingi oleh teman teman siska
siska" eh eh enak nya ni kue yang di bawa kita suruh dia yang buka aja giman
perkataan siska mendapat persetujuan dari teman teman nya
siska" heh lu cupu buka kue gue ...
rika hanya menurut saja dengan perintah siska
kue nya sudah terbuka, siska langsung mengambil kue itu
siska" gimana kalau kita tes kue ini enak apa enggak tapi suruh si cupu ini yang nyoba
siska melayang kan kue itu ke muka rika ,rika memejam kan mata nya
namun kue itu tidak kena ke mukanya ...
rika membuka mata, betapa terkejutnya dia melihat orang yang berada di depan nya yang sudah di penuhi kue di bajunya
rika" kak dimas ...
rika langsung mebersih kan kue kue yang megenai baju dimas
siska dan teman nya terpesona melihat wajah tampan dimas
siska" aduh maaf kak enggak sengaja tadi kita mau nyuruh si cupu itu nyobain kue nya
dimas menatap tajam ke arah siska
dimas mengambil sisa krim di baju nya dan menepel kan ya di wajah siska
dimas" lain kali kalau mau nyoba kue lo sendiri aja gak perlu bantuan orang lain
dimas menarik tangan rika dan meninggak kan rumah itu
dimas dan rika sudah berada di dalam mobil
rika" ka... kak dimas terimakasih dan maaf baju kak dimas jadi kotor
dimas hanya diam tak menanggapi perkataan rika
rika mengambil beberapa lembar tisyu untuk membersih kan sisa krim di baju dimas
rika mau membersihkan pakaiyan dimas
dimas" jangan sentuh, dan jangan pernah deket deket gue ... (membentak)
sontak membuat rika kaget dan mebuat nya menangis
rika menangis tanpa suara ... iya merasa sangat takut sekali
dimas melirik gadis di sebelah nya yang sedang menangis
timbul sedikit penyeselan di hati dimas namun iya cepet cepat menepis itu
mereka menyelesaikan tugasnya dan tidak suara sedikit pun dari ke duanya
___________________________________
tbc
jangan lupa setelah membaca tinggal kan jejak kalian
aku suka kok kalau kalain meninggalkan jejak
__ADS_1