Really My Husband

Really My Husband
#RMH 72


__ADS_3

heppy reading ...


.


.


.


.


.


enjoy for reading


.


.


••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••


pagi itu di toko roti chacha memperkenal kan rika sebagai kariyawan baru


dan rika mendapat sambutan hangat dari semua orang kecuali dimas


yang merasa tidak senang dengan keberadaan rika


rika memang tidak bekerja membuat roti namun iya bekerja mebersih kan toko dan menata roti


ini adalah hari pertama nya rika menjadi kariyawan dan pertama kalinya rika bekerja tetap


rika sangat gesit dalam mengerjakan semua yang di perintah kan pada nya ...


bahkan iya tak mengeluh sedikit pun


hari ini adalah hari terakhir untuk ratna bekerja di toko


karna ratna akan pergi ke kampung sang ayah bersama calon suaminya dan menikah disana


ratna tahu ke beradaan ayah nya karna iya mendapat kabar dari paman nya jika ayah nya sedang sakit parah


maka dari itu ratna berhenti dan ingin menjaga ayah nya


hari ini berlalu dengan sangat cepat tak terasa waktu sudah sore


ratna mengajak makan malam bersama sebelum kepergiannya ...


mereka semua makan di tempat favorit mereka jika makan besama


di warung tenda yang tak jauh dari toko


ratna" terimakasih ya buat kalian yang selama ini udah mau bantu aku, yang udah sayang sama aku,selalu ada buat aku (menangis)


terimakasih jug buat ibu,bapak,kak chacha,yang selalu mendukung aku bagaimana pun ke adannya


seketika itu suasana menjadi sedih dan mereka hanyut dalam fikiran masing masing


chacha" na maaf kak chacha ya jika kakak ada salah sama kamu, atau buat kamu kesel


ratna" gak kok kak,kakak itu orang yang palinh baik yang pernah chacha kenal


bulia" na jangan lupain kita ya, sering sering telpon ibu sama bapak ya


ratna" pasti bu, ratna gak mungkin lupain kalian, kalian adalah keluarga ratna


dimas" semoga kamu selalu bahagia ya na,


ratna" insha allah kak, doa kan saja ratna kak


ataya" kakak jangan lupain taya ya,


ratna" gak akan tay


rika hanya menatap orang orang saja, walau iya juga sedih dan ikut menagis namun iya bingung harus berkata apa


seusai acara perpisahan mereka semua pulang


dimas mengatar chacha dan rika pulang ...

__ADS_1


sepanjang perjalanan rika hanya seperti nyamuk ...


setiap kali chacha mengajak rika berbicara dimas akan memotong nya


chacha tahu jika sahabt nya ini tidak suka pada adik sepupu suaminya itu


sesampai nya di rumah rika langsung ke luar dan langsung masuj kedalam rumah ... tanpa mengucap kan terimakasih


dimas semakin tidak senang melihat sikap rika yang menurut nya tidak sopan itu


chacha yang melihat nya hanya bisa menghela nafas saja


abi pulang bekerja dan melihat sang istri sedang melamun di tepian tempat tidur


abi" kamu kenapa bun? (mengelus kepal chacha)


chacha" papa kok baru pulang? ini sudah jam sepuluh


abi" maaf bun tadi pekerjaan sungguh sangat menumpuk ... dan mau meghubungi bunda tidak bisa


chacha" iya bunda tahu kok pa ...


abi" bunda lagi ada maslah ya ?


chacha" enggak kok pa


abi" terus bunda ngelamunin apa sampek serius gitu


chacha" hem bunda pusing pah liat rika sama dimas gak bisa akur


abi" (tertawa) ya ampun bun mereka yang gak akur kamu yang mikirin


chacha" pusing aja pa, liat nya di tempat kerja jadi negerasa serba salah


abi" kenapa bunda gak jadiin mereka patner aja


chacha" maksud papa?


abi" iya jadiin dimas sama rika patner kerja, misalnya mengantar kue bersama atau apa saja yang bisa di kerjakan berdua, siapa tahu dengan begitu mereka bisa akur


chacha" ya sudah deh pa mama coba besok ... terimakasih sayang


cup


abi" sama sama sayang


ke esokan pagi nya,rika dan chacha pergi ke toko pagi pagi sekali karna memang pesanan hari ini sangat banyak


hari ini chacha tidak mebawa rara karna rara sedang bersama oma nya dan nekyut nya


sesampai nya di toko chacha meminta dimas dan rika bekerja bersama untuk mengantar kue


karna hari ini pesanan sangat sangat banyak


chacha" dimas,dan rika kalian pergi antat kue ...


dimas merasa tidak suka dengan perintah chacha itu


dimas" kenapa harus sama dia gue sendri juga bisa kok


chacha" tidak dim harus berdua karna pesanan sangat banyak lagi pula ada kue ulang tahun yang harus di pegang


dimas tidak bisa membantah jika sudah keluar kata tidak dari mulut sahabat nya itu


sebenarnya dimas malas sekali harus bersam rika namun mau bagai mana lagi ini adalah pekerjaan


di dalam mobil hanya ada keheningan saja tidak ada yang mebuka suara


mereka mengantat kue ulang tahun lebih dulu ...


rika" permisi ibu saya dari sekar bakry ,ingin mengantar kan pesanan ibu


pembeli" ooo terimakasih mba sudah mengantarkan


serelah mengantat kue pertama mereka mengantar kue yang ke dua


rika melihat sisi lain dari dimas, iya melihat dimas sangat ramah, dan selalu mengembangkan senyumnya

__ADS_1


mereka mengirim kan kue ulang tahun yanh ke empat


kali ini rika yang mengantar


rika memencet bel rumah itu


"iya sebentar" suara triakan dari dalam


betap terkejutnya rika saat melihat ternyata yang memesan adalah teman nya di SMA atau lebih tepat nya yang selalu membully nya saat sekolah dulu


siska" hey guys lihat siapa yang ngater kue gue (siska bertriak memanggil teman teman nya yang beberapa adalah teman sekolah nya)


rika sangat takut sekali karna iya sudah di kelilingi oleh teman teman siska


siska" eh eh enak nya ni kue yang di bawa kita suruh dia yang buka aja giman


perkataan siska mendapat persetujuan dari teman teman nya


siska" heh lu cupu buka kue gue ...


rika hanya menurut saja dengan perintah siska


kue nya sudah terbuka, siska langsung mengambil kue itu


siska" gimana kalau kita tes kue ini enak apa enggak tapi suruh si cupu ini yang nyoba


siska melayang kan kue itu ke muka rika ,rika memejam kan mata nya


namun kue itu tidak kena ke mukanya ...


rika membuka mata, betapa terkejutnya dia melihat orang yang berada di depan nya yang sudah di penuhi kue di bajunya


rika" kak dimas ...


rika langsung mebersih kan kue kue yang megenai baju dimas


siska dan teman nya terpesona melihat wajah tampan dimas


siska" aduh maaf kak enggak sengaja tadi kita mau nyuruh si cupu itu nyobain kue nya


dimas menatap tajam ke arah siska


dimas mengambil sisa krim di baju nya dan menepel kan ya di wajah siska


dimas" lain kali kalau mau nyoba kue lo sendiri aja gak perlu bantuan orang lain


dimas menarik tangan rika dan meninggak kan rumah itu


dimas dan rika sudah berada di dalam mobil


rika" ka... kak dimas terimakasih dan maaf baju kak dimas jadi kotor


dimas hanya diam tak menanggapi perkataan rika


rika mengambil beberapa lembar tisyu untuk membersih kan sisa krim di baju dimas


rika mau membersihkan pakaiyan dimas


dimas" jangan sentuh, dan jangan pernah deket deket gue ... (membentak)


sontak membuat rika kaget dan mebuat nya menangis


rika menangis tanpa suara ... iya merasa sangat takut sekali


dimas melirik gadis di sebelah nya yang sedang menangis


timbul sedikit penyeselan di hati dimas namun iya cepet cepat menepis itu


mereka menyelesaikan tugasnya dan tidak suara sedikit pun dari ke duanya


___________________________________


tbc


jangan lupa setelah membaca tinggal kan jejak kalian


aku suka kok kalau kalain meninggalkan jejak

__ADS_1


__ADS_2