Really My Husband

Really My Husband
#RMH 108


__ADS_3

selamat membaca semua ....


.


..


.


..


.


cus di read


.


.


ΠΠΠΠΠΠΠΠΠΠΠΠΠΠΠΠΠ


rika dan dimas masih menikmati perjalanan mereka


sampai dimas menepikan mobil nya di sebuah taman ...


dan mengajak rika untuk berkeliling


dimas mengajak rika duduk di sebuah bangku yang di lindungi oleh pohon rindang ...


membuat pemandangan sore itu semakin indah ...


dimas" aku seneng banget bisa sama kamu kayak sekarang ini (mencium puncak kepala rika yang sedang bersandar di bahu nya )


rika" aku juga seneng kok bee ...


pokok nya dimana aja asal sama kamu itu jadi lebih menyenangkan (tertawa)


dimas" aduh aduh siapa nih yang ngajarin gombal (menatap rika )


rika" ya kamu lah siapa lagi (mencubit hidung dimas)


dimas" bee, seandai nya, seandainya ya kalau aku pergi jauh dan gak akan pernah kembali sebelum kita menikah apa kamu bakal membenci aku ... ?


rika merasa bingung dengan pertanyaan dimas itu


rika" emang kamu mau kemana?


dimas" bee ini seandai nya seblum kita menikah terjadi sesuatu pada ku, dan aku meninggalkan mu apa kamu akan membenci ku


rika mendengar perkataan dimas langsung berkaca kaca


rika" kak dimas bicara apa sih ... kita bakal tetep sama sama, kita bakal menikah, dan membangun keluarga kecil kita sendiri


kak dimas jangan bicara begitu lagi,(menangis)


dimas" sayang aku kan hanya bertanya saja, apa kamu akan membenci ku ?


rika" jika kamu melakukan itu aku akan membenci kamu seumur hidup dan aku tak akan menikah dengan siapa pun kecuali dengan kamu (memeluk dimas dengan erat )


dimas membalas pelukan rika


rika" kamu gak boleh pokok nya ngomong begitu lagi, aku gak suka, cukup ayah sama ibu aja yang ninggalin aku, kamu gak boleh


dimas" iya sayang (mengelap air mata rika) udah berhenti nagisnya kamu jelek tahu


rika" biar aja ... kamu sih nanyak begitu


dimas mencium pipi rika dengan gemas


dimas" makin cinta sama kamu ...


ponsel kamu mana ?


rika" ini (memberikan pada dimas)


dimas" kita foto dulu, buat kenang kenangan


rika" ih kak dimas ini ... (mencubit perut dimas)


dimas tertawa menanggapi kekesalan rika


mereka mengabadikan momen berdua mereka setelah selesai dimas mengantat rika pulang ke rumah karna waktu sudah mendekati senja

__ADS_1


sesampai nya di rumah abi dimas tidak turun karna iya buru buru untuk kembali ke kantor ...


karna ada sesuatu yang harus iya kerjakan


dimas" ya sudah sayang, aku kembali ke kantor dulu, kamu istirahat, jangan lupa solat, makan terus tidur ya ..


rika" kamu, juga jangan lupa solat, makan, setelah selesai langsung pulang jangan pergi ke mana mana


(mencium tanagan dimas)


dimas" ya udah turun ...


rika hendak turun namun dimas menarik tangan nya


rika" ada apa lagi ?


dimas mencium sekilas bibir rika


dimas" terimakasih sayang (mengedipkan matanya )


rika turun dan dimas melajukan mobil nya


rika memasuki rumah dan mendapati rara sedang bermain dengan chacha


rika" asslamualikum


chacha" walikumsalam , mana dimas nya ri ?


rika" langsung pergi mba, tadi dia buru buru harus ke kantor lagi (duduk bergabung bersama rara dan chacha) mas abi mana mba ?


chacha" mas abi, lagi ke rumah bunda katanya di panggil papa


rika" ooo ...


chacha" ya udah ri mandi dulu kamu, sebentar lagi adzan,


rika" iya mba...


rika masuk ke kamar nya kemudian iya mebersih kan dirinya


setelah itu iya menunaikan solat setelah selesai chacha mengajak nya untuk makan malam bersma


rika" enggak kok mba, mungkin rika lelah saja


chacha" kamu yakin lagi gak ada masalah


rika" enggak kok mba, rika baik baik saja (berbohong)


chacha" ya sudah kalau kamu baik baik saja, tapi jika kamu butuh teman bicara mba siap kok ri


rika" iya mba, mba memang yang terbaik (tersenyum )


sebenarnya rika masih memikirkan perkataan dimas di taman tadi, entah mengapa perkataan dimas itu membuat rika terus berfikir


selesai makan malam rika memilih untuk masuk kedalam kamar nya


rika masih memikirkan perkataan dimas, rika merasa takut jika itu terjadi, namun iya selalu menepisnya


rika menghubungi dimas


rika* halo kak, kakak sudah solat, sudah makan ?


dimas* sudah sayang, kamu sudah solat


rika* sudah kok kak, apa kakak belum selesai


dimas* belum sayang masih banyak yang harus aku kerjakan


rika* em... ya sudah kalau begitu kakak kembali bekrja saja...jangan lupa baca doa kalau pulang nanti dan hati hati sayang


dimas* iya sayang ,assalamualikum I LOVE YOU


rika*walaikumsalam, I LOVE YOU TOO


panggilan berakhir


malam semakin larut rika sudah mulai mengantuk dan iya kini tertidur


di kantor ...


dimas masih setia dengan setumpuk berkas yang hatus iya selasaikan

__ADS_1


di bantu dengan yude ... watu sudah menunjukan pukul sembilan malam namun berkas berkas itu belum juga berkurang


mereka berdua mngerjakan tugas nya secepat mungkin agar mereka tidak perlu samapai menginap di kantor


pukul sebelas malam berkas berkas itu sudah tinggal sedikit ...


dimas memilih istirahat sebetar


dimas" yude apa kah masih ada OB jam segini


yude" saya rasa sudah tidak ada pak ... ada apa pak?


dimas" saya mau minta buatkan kopi


yude" biar saya saja pak,


yude membuat kan dimas kopi kemudian kembali ke ruangan dengan secangkit kopi


dimas" terimakasih de


yude" sama sama pak


dimas kembali melanjutkan pekerjaannya


pukul setengah satu baru lah pekerjaan mereka selesai


dimas dan yude bergegas meninggalkan kantor ...


di tengah perjalanan dimas melihat ponsel nya


setelah selesai dimas kembali memperhatikan jalan


tiba tiba ada mobil ugal ugalan dan dimas menghindari mobil tersebut namun dimas tak melihat jika di depan nya ada puso bermuatan penuh


bruk brak...


dimas menumbur puso itu


pukul dua dini hari ponsel abi berbunyi


abi melihat panggilan masuk


"kakek nuugroho" batin abi


abi mengangkat telpon tersebut


kakek* abi , dimas abi, dimas


abi langsung melopat dari tempat tidurnya dan tak lupa mematikan ponselnya ... abi berlari menuju kamar adiknya untuk memberi tahu sebuah kabar


dor dor dor


abi mengetuk pintu dengan sangat kencang


rika membuka matanya


dan mebuka pintunya


rika mendapati abi dengan mata yang memerah


rika" ada apa mas


abi memeluk adik nya


abi" kamu yang sabar ya ri


rika" ada apa mas? (bingung)


abi" dimas ri, dimas kecelakaan


rika tak bisa membendung air matanya iya menagis sejadi jadinya dinpelukan sang kakak ...


abi berusaha menenagkan adiknya dan terus memeluk rika dengan erat


**************************


tbc


jangan lupa setelah baca vote cerita ini dan tinggalkan jejak kalian ya


terimakasih

__ADS_1


__ADS_2