Really My Husband

Really My Husband
#RMH 14


__ADS_3

selamat membaca semua


enjoy...


chacha bangun kesiangan karna sehabis subuh iya melanjutkan tidur


chacha terbangun ...


chacha" ya ampun udah jam tujuh ...


chacha buru buru bangun dan berlari ke kamar mandi


selesai mandi chacha buru buru turun ke bawah


bu mia yang melihat langsung menegur chacha


bumia" cha pelan pelan jangan lari lari gitu


chacha" ibu kenapa gak bangunin chacha ...


bumia" kamu keliatan nya capek cha jadi ibu gak tega mau bangunin kamu ...


chacha" ooo... om radit udah pergi bu


bumia" udah cha ... cha hari ini ibu ikut ke toko ya ... ibu bosen


chacha" tapi ibu jangan kerja apa apa ya ... nanti ibu sakit


dulu bumia lah yang membantu chacha di toko roti hingga bu mia jatuh sakit radit dan chacha tak mengizinkan bu mia membatu chacha atau pun bekerja


bumia" iya iya ... bawel (mencubit pipi chacha)


chacha dan bu mia pergi ke toko roti


sesampai nya di sana bumia di sambut oleh bulia


bulia" eh mba mia ... udah lama gak kesini ya mba


bumia" iya ... kangen loh aku


chacha meninggal kan bumia dan bulia untuk mengobrol


chacha memasuki ruangan nya untuk melihat laporan yang di buat ataya dan dimas


chacha membaca setiap detail laporan itu

__ADS_1


merasa cukup chacha mengerjakan hal lainnya


chacha merasa sangat rindu pada rara namun iya tak bisa bertemu karna tak tahu alamat nya ...


chacha teringat kata kata bu mia tadi jika om radit pergi ke kantor pagi pagi sekali dan terburu buru


chacha mengambil ponsel nya ...


tak menunggu lama om radit mengangkat telpon nya


radit* hallo cha ... ada apa ?


chacha* gak apa apa ... cuma mau tanya... apa kah ada masalah di kantor


radit* tidak (berbohong) ... mengapa kau menyakan itu


chacha* om lagi gak bohongin chacha kan ... kenapa om ke kantor pagi pagi ...


radit* sudah dulu ya cha om harus rapat (menghindar)


chacha* baik lah ...


sbungan telepon terputus chacha tahu ada yang tak beres dengan om nya itu


chacha mencari tahu lewat sahabat nya fani


chacha* fan ..


*fani..


fani* iya cha


chacha* fan boleh tanya sesuatu


fani* apa itu ?


chacha* apa ada masalah di kantor om radit


fani* apa kau tak tahu ...


chacah* soal apa ?


fani* pak david orang kepercayaan paman mu ... itu kabur dan membawa lari uang perusahaan


chacha* apa!! serius kau fan ...

__ADS_1


fani* iya ... ini aku sedang berada di kamtor om radit


chacha* aku akan kesana


chacha mengakhiri pesan singkat nya itu dengan fani dan bergegas menuju kantor om radit


tak berapa lama chacha tiba di kantor tersebut


lansung naik ke ruangan om nya


dari kejauhan chacha melihat fani di depan ruanagan om nya


chacha" fani ... di mana om radit


fani" sedang di dalam bersama beberapa investor


chacha" apa om radit baik baik saja


fani" begitu lah kita tunggu saja ...


chacha dan fani menunggu di luar dengan harap harap cemas ... dengan nasip paman dan perusahaan nya


hampir satu jam namaun tak ada tanda tanda jika rapat itu selesai


sekitar satu setengah jam keluar lah beberapa orang dari ruang rapat itu namun bos fani dan beberapa orang belum keluar


chacha" fan mengapa mereka lama sekali


fani" aku pun tak tahu cha


tak lama beberapa orang keluar namun tidak dengan bos fani


chacha" fani bos mu lama sekali aku tak sabar ingin bertemu paman ku


chacha menerobos masuk saat masuk chacha mendengar kata kata yang tak bisa iya jelaskan


" bagai mana jika pak abi nikahi saja ponakan saya "


bagai di sambar petir di tengah hari


kata kata dari paman nya itu


next semua


jangan lupa favorit ,like,lomen,dan saran nya buat aku ya

__ADS_1


terimakasih semua nya


__ADS_2