
selamat membaca semua semoga pada suka
______________________________________
(H -3)
semua orang sibuk menghias rumah
merapikan rumah ...
chacha hanya bisa melihat ... karna tak bisa membantu,bukan tidak bisa tapi di larang untuk membantu
alasanya karna calon penganten tidak boleh mengerjakan apa pun takut kenapa kenapa
jadi chacha hanya bisa melihat saja ...
radit" cha ...
chacha" iya om
radit" cha ... (diam)
chacha" iya om ada apa ? (sedikit kesal)
radit" cha
chacha" sekali lagi om panggil chacha ... chacha tinggalin
radit" (tertawa) cha om bakal kangen sama kamu ... (menarik nafas) dengan sifat manja kamu,usil nya kamu,
chacha"makanya om cepat nikah biar ada yang gantiin chacha (berkaca kaca)
radit" cha kalau sudah jadi istri nanti ... nurut sama suami,jangan pernah su'uzon sama suami,urus rara yang baik
chacha" (menangis) iya om chacha inget semua pesen om ...
radit" ( memeluk) om sayang kamu cha ...
chacha hanya menangis dan memper erat pelukan nya
radit" ya sudah cha kamu naik aja ke atas istirahat ...
chacha" iya om
chacha menuruti perkataan om nya
sesampai nya di kamar chacha membaringkan tubuh nya di atas kasur
__ADS_1
chacha melihat ponsel nya ...
iya melihat foto foto yang ada di ponsel nya
chacha menemukan foto ibu nya ... yang jarang sekali iya lihat ...
karna iya takut akan kerinduannya pada ibu nya membuay nya... tak berdaya
" bu sebentar lagi chacha bakalan nikah ...(meneteskan air mata) seandai nya ibu sama ayah masih di sini mungkin saat ini ibu temenin chacha ... manjain chacha,kasih nasehat ke chacha,bu kenapa ibu tinggalin chacha bu ... ibu tahu sekarang chacha sangat takut bu ... chacha takut tidak bisa jadi istri yang baik,tidak bisa jadi ibu yang baik ,bu
chacha RINDU ibu "
chacha menangis tanpa suara ... iya betul betul merindukan ibu nya ...
walau di sekitar nya banyak orang yang sayang dan peduli pada nya namun
tetap tidak bisa mengobati rindu pada ibu dan ayah nya
chacha menangis cukup lama sampai sampai iya tertidur
waktu sudah menjelang sore
bumia naik ke kamar chacha untuk membangun kan nya ...
tok tok tok
bumia" cha ... bangun nduk sudah sore
bumia membuka pintu kamar chacha
cklek
bumia" ya ampun ... pules bener tidur nya nak
bumia beejalan mendekati chacha
bumia melihat mata sembab chacha lalu melihay ponsel nya chacha dan melihat apa yang di lihat anak perempuan nya itu
bumia" sekar ... (meneteskan air mata)
bumia tahu betul chacha tak akan melihat foto orang tua nya kalau iya tidak sedih,atau iya merasa takut
bumia" (mengelus kepala chacha) nak apa yang kamu rasakan ...
radit melihat bumia menangis langsung menghampiri
radit" kenapa bu (sedikit kencang)
__ADS_1
bumia" (menempel kan jari telunjuk ke bibir) ssssttt pelan pelan chacha masih tidur
radit" iya bu .. ibu kenapa ? kok menangis ?
bu mia memberikan ponsel chacha
radit" chacha sedih ya bu, (merasa bersalah) ini semua gara gara radit bu ... radit gak becus ngurus keluarga kita
kalau radit benar mengurus keluarga mungkin chacha tidak perlu menikah seperti ini (menangis)
bumia" radit ... kamu gak boleh begitu ... kamu seharus lebih kuat untuk chacha jangan malah menengis seperti ini ...
kamu gak salah nak ... ini semua sudah takdir dari yang maha kuasa nak ...
kita sebagai keluarga lebih baik mendoakan,dan harus terus berada di samping chacha kapan pun dia membutuh kan kita
radit" benar bu ... seharus nya radit lebih kuat dari chacha ...
chacha yang sedari tadi sudah terbangun dan mendengar percakapan keduanya ... sudah tidak sanggup untuk tidak menangis
chacha" hiks,hiks,hiks
bumia dan radit sontak berbalik ke arah chacha yang terdengar menangis
radit" kamu kenapa cha ? (panik)
bumia" cha kamu mimpi buruk ?
chacha" (beranjak dari tempat tidur dan memeluk ke duanya) chacha sayang ibu sama om ... kalian jangan sedih chacha baik baik saja ... chacha hanya rindu sama ibu ... chacha gak lagi sedih , om jangan pernah ngerasa bersalah lagi ya chacha udah pernah bilang kalau chacha ikhlas melakukan semua ini ... di sini gak ada yang salah oke ... jangan menangis lagi ya dua hari lagi hari bahagia buat chacha masa kalian mau lepasin chacha dengan tangis tangisan
(melepas pelukan dan tersenyum)
radit" kamu juga jangan sedih lagi ya ... kalau ada apa bilang ke om atau ibu jangan di rasain sendirian
bumia" iya nak... benar kata om mu ... ingat kami adalah keluarga mu yang akan selalu ada buat kamu
malam hari di kediaman chacha masih sangat ramai di penuhi oleh tetangga dan orang orang terdekat
hal itu membuat chacha merasa kan bahagia ... dimana dulu iya pernah bermimpi tentang hal ini
walau ada sedikit ras takut yang chacha rasakan ...
next semua jangan lupa kasih dukungan nya buat aku ya
komen,like,favorit,dan saran nya ya
karna dukungan kalian sangat membantu menikan mood aku hehehe
__ADS_1
terimakasih ya semua
💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝