Really My Husband

Really My Husband
#RMH 132


__ADS_3

Heppy reading


💗


💗


💗


💗


let's read


 


Tante Rossi merasa sangat tidak tenang karena iya merasa jengkel dan kesal terhadap dimas, iya takut jika kedekatan Dimas dengan mertuanya itu mengancam posisi anak nya untuk mendapatkan warisan


Tante Rossi masih memandangi Rika dan Oma yang saling berpelukan ...


Oma" ya sudah Rika, kita ke depan, nanti mereka kira kita kemana lagi,


Rika"\(tersenyum\) iya Oma ...


Tante Rossi menelpon putrinya dan meminta anaknya itu untuk pulang


Rossi\*kamu dimana ? cepat pulang


dimas dan istrinya ada disini


Bianca\* ya ampun ma kirain ada apa, biar aja lah bia, lagi sibuk mah,kuliah bia padat hari ini


Rossi\* gak bisa bia kamu harus pulang, kamu mau posisi kamu terancam


Bianca menarik nafas dengan kasar dan enggan meladeni ibunya itu


Bianca\* ma, bia gak bisa, ya sudah ya bia masih ada kelas,


Bianca mengakhiri panggilan nya ...


Rossi" Bianca,bia,halo halo


dasar anak ini, gak bisa di bilangin banget


setelah menelpon Bianca,Rossi menelpon putrinya yang kedua Deva


Rossi* Deva kamu dimana? cepat pulang ada Dimas dan istrinya disini ?


Deva*iya mah Deva pulang\(sangat senang\)


Rossi*kamu kenapa girang va ?


Deva*gak apa apa ma, cuma senang aja kak Dimas mau main ke rumah Oma


Rossi berfikir kenapa anak anak nya sangat tidak peduli akan posisi mereka yang akan terancam oleh Dimas


setelah selesai Rossi bergabung bersama yang lain di ruang keluarga


dimas" Tante bia sama Vava kemana ?


Rossi" buat apa kamu tanya tanya anak saya,(ketus)


Oma" Rossi kamu apa apaan sih, bia dan Vava masih kuliah dim,


dimas" udah lama gak liat mereka, pasti udah pada besar dan cantik cantik ya Oma ...


bukan nya Oma yang menjawab tapi Rossi dengan nada ketusnya


Rossi" emang kenapa kalau anak saya sudah besar dan cantik?


dimas" ya enggak apa apa, Dimas kan cuma bilang aja aneh deh Tante ini


tak lama Deva dan ayah nya pulang karena mengetahui jika Dimas berkunjung bersama Rika


ayah nya Deva dan Bianca adalah kakak dari ibunya Dimas, om Vero iya om yang dari dulu sangat menyayangi Dimas dan berkunjung untuk melihat Dimas


melihat om vetonya Dimas langsung berdiri dan memeluk nya

__ADS_1


Rika memperhatikan ada hal yang berbeda di antar kedua nya,,, tak ada kecanggungan di antara keduanya ...


Vero" apa kabar dim?


dimas" baik om, om gimana?


Vero" om juga baik dim, kakek kamu gimana kabarnya ?


dimas"ya begitulah om, namanya sudah tua


Vero" \(tertawa\) dasar kamu dim, kalau kakek mu dengar bisa habis kamu


dimas" memang kakek sudah tua kan, cuma kakek nya aja gak mau terima \(tertawa\)


Vero berjalan mendekati Rika untuk menyapa


Rika langsung bangkit dari duduk nya dan mencium tangan Vero


Vero" kamu sangat cantik, persisi seperti ibunya Dimas, pantas anak ini tergila gila pada mu


Rika hanya tersenyum dengan malu mendengar pernyataan Vero


Deva" udah ayah, gantian Vava juga mau kenalan sama kakak Rika ...


Vero" iya sayang iya, ya ampun semangat banget Sampek ayahnya di tarik


Deva" halo kak Rika \(memeluk\)


Rika" \(tertawa\) apa kabar va?


Deva" kakak udah tahu nama aku?


Rika" kan tadi kamu sebutin nama kamu \(tertawa\)


Deva" OOO iya ya ...


Rossi langsung menarik anaknya agar tidak dekat dekat dengan Dimas ...


Deva" mama apa apaan sih tarik tarik aja


Deva" iya ma, kak nanti kita ngobrol lagi ya \(sambil berlari\)


Oma" maaf ya ri, Vava emang ke kanak Kanakan


Rika" gak apa apa Oma Rika malah seneng


Oma meminta mereka berdua untuk makan siang di rumahnya dan memberi waktu untuk keduanya beristirahat


dimas dan Rika memasuki kamar yang di sediakan


Rika" kak, boleh tanya gak?


dimas berbalik menghadap istrinya itu iya sudah menduga jika Rika akan mengajukan banyak pertanyaan untuk nya


dimas" pasti mau tanya kenapa aku akrab dengan om vero, tapi gak akrab dengan Oma dan opa, terus kenapa Tante Rossi jutek,terus kenapa kamu harus hati hati pada anaknya padahal anaknya baik iya kan ?


Rika tercengang mendengar perkataan suaminya tahu yang bisa tahu isi kepalanya itu


Rika" Daddy kamu cenayang ya ?


dimas"(tertawa) iya mommy makanya kamu jangan suka ngedumel dalam hati aku bisa tahu


Rika menatap suaminya dengan curiga


Rika" bohong kan kamu ?


dimas"(tertawa melihat ekspresi istrinya) kamu percaya, ya Allah kamu polis banget sayang


Rika" ih dasar kamu ini, udah cepet jawab yang tadi mau aku tanyain


dimas"(terkekeh melihat istrinya memanyunkan bibirnya itu ) yang pertama Tante Rossi aku gak tahu alasannya kenapa benci sama aku, karena dari aku kecil memang dia seperti itu, kedua kenapa harus hati hati mereka memang baik apa lagi Vava tapi aku takut saja siapa tahu mereka berubah,yang ketiga kenapa aku akrab dengan om Vero , karena dari dulu yang sering mengunjungi aku di rumah kakek hanya dia


Rika mengangguk kan kepalanya tanda mengerti


Rika" aneh ya Tante kamu, masa gak suka sama ponakan, dan kenapa coba gak suka sama kamu, misteri ini

__ADS_1


dimas" udah lah sayang biar aja orang gak suka sama kita asal kita jangan kayak mereka


Rika" ya, ya sudah aku ke dapur dulu bantu Oma


dimas" buat apa ?


Rika" masak lah sayang


dimas" disini semuanya yang masak bibi,Oma atau Tante gak ada yang bisa masak


Rika" OOO ... ya sudah kalau begitu


dimas memeluk istrinya dan mengelus perut istrinya yang masih rata itu


dimas" mommy adik bayi nya udah ada belum ya ...


Rika" sabar ya Daddy ... nanti adik nya pasti Dateng


dimas" aku ngebayangin kalau anak kita gembul kayak Rara itu lucu ya mommy (tertawa)


Rika" iya gemes pasti ya Daddy ...


makan siang tiba mereka berkumpul di meja makan... sambil makan mereka saling berbincang dan mendengar celotehan dari Deva


Deva" kak Rika ... kakak lulusan apa ?


Rika terdiam sejenak untuk menjawab pertanyaan Deva


Rika" kakak hanya lulusan SMA va, tapi dulu kakak sempat kuliah hanya beberapa semester saja


Rossi" pantas saja, tidak berpendidikan rupanya ...


Vero" Rossi (membentak)


Rika" enggak apa apa om, emang Rika tidak berpendidikan tinggi, bukan salah Tante


dimas sudah gerah mendengar semua kata kata Rossi ,kali ini emosinya tidak bisa iya tahan lagi ...


dimas berdiri dan membanting sendok nya ke atas meja ...


dimas" kalau Dimas yang Tante hina Dimas bisa terima , tapi jangan pernah hina istri Dimas , (berteriak) Dimas gak tahu ya masalah Tante ke Dimas apa, yang pasti satu Dimas kesini karena di suruh kakek kalau bukan karena kakek Dimas gak akan pernah mau menginjakan kaki ke tempat terkutuk ini


dimas langsung menarik tangan istrinya dan meninggalkan rumah itu ...


Oma memanggil manggil Dimas, Omanya sangat sedih mendengar perkataan cucu nya itu


Oma" Dimas,Dimas (berteriak)


Vero yang melihat ibunya Samapi terjatuh itu tidak tega


opa hanya bisa diam saja setelah mendengar perkataan Dimas


Deva kini merasa bersalah karena ulahnya keluarga nya menjadi bertengkar ...


Deva tahu kenapa mama nya santan membenci Dimas ... karena dari dulu ibunya selalu memberi tahu mereka soal itu


Vero membantu ibunya untuk berdiri ...


Oma" Vero Dimas pergi nak, kejar dia bawa dia kemari, mama tahu ini salah mama nak, bawa cucu mama nak


Vero sungguh tidak tega melihat ibunya menangis seperti itu


dimas sedikit pun tidak menoleh dan menggubris panggilan sang Oma iya terus berjalan menuju mobilnya tanpa peduli pada apa pun


••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••


TBC


jangan lupa setelah baca kasih komen dan juga like kalian


jangan lupa ucapin selamat tahun barunya buat aku ya semua ...


terimakasih


 

__ADS_1


__ADS_2