
selamat membaca semua ...
happy reading ...
______________________________
tengah malam seisi rumah abi geger karna rara mejang
denga segera mereka mambawa rara ke rumah sakit ...
sesampai nya disana bocah kecil itu tidak sadar kan diri ...
dan semua dokter menangani nya beruntung rara masih bertahan dengan kondisi nya sekarang
namun iya harus masuk kedalan icu agar mendapat perawatan intensif
abi abi benar benar sedih di buat nya ... sebegitu merindukan chacha kah putrinya
sudah seminggu rara di rumah sakit
dan sudah seminggu juga abi mencari keberadaan chacha
abi mendatangi rumah nya namun yang ada malah abi di usir dan di siram air oleh bumia
mendatangi fani ... malah bogeman yang iya dapatkan dari fano ... abang nya fani
bertanya orang orang di toko malah iya seperti mahluk astral yang tak terlihat ... semua orang seakan akan tak melihat nya
harapan terakhir nya adalah radit ...
radit datang ke kantor radit pagi pagi sekali
radit terkejut saat melihat abi berada di kantor nya ...
radit" mau apa kau kemari
abi" radit aku mohon beritahu dimana chacha
radit" baut apa kau mencarinya ... aku tak akan meberi tahu mu
abi" radit aku mohon bantu aku (berlutut) putri ku sedang sekarat di rumah sakit ... (menangis) dia sangat merindukan chacha
radit terkejut mendengar penuturan abimanyu
radit" baik lah aku akan mambawa chacha ke rumah sakit namun ada syarat nya
abi" apa pun itu akan aku lakukan
radit" aku mau kau jauh jauh dari rumah sakit dan jangan temui chacha jika kau melanggarnya ... aku tidak akan pernah membiar kan chacha menemui anak mu lagi
abi" baik lah aku setuju ...
abimanyu meninggal kan kantor radit
radit mengirim pesan pada fani dan dimas
radit* fani tolong kau persiap kan chacha aku akan membawa ny pergi dan dimas akan menjemput mu ke apartemen fano ...
fani* kenapa kesana?
radit* aku takut ada yang mengikuti ku ... jika kau sudah sampai beri tahu aku
fani* baik lah
pesan berakhir
__ADS_1
fani" cha kata om radit dia mau ajak kamu pergi siap siap sana
chacha" pergi kemana?
fani" gak tahu ... sudah siap siap sebetar lagi dimas jemput
chacha langsung bersiap siap
setelah selesai chaha,fani dan dimas pergi menuju apartemen fano
setiba nya disana fano dan istrinya sudah menunggu
chacha" loh kita kok kesini ... ngapain
fani" nanti aku ada urusan sebentar ... nanti bang bang radit jemput nya kesini
chacha" loh pergi nya gak sama kalian
dimas" enggak chacha bawel ... udah pada turun gue mau balik ke toko
fani"(memukul kepala dimas) berisik lo dim ... di toko cuma pacaran ini
dimas" sirik lo
chacha dan fani turun lalu naik ke atas
fani mengirim pesan ke radit
fani* kita sudah di apartemen
radit* oke
radit mulai meluncur dengan mobil nya ...
"sudah ku duga kau akan mengikuti ku" gumam radit
sepanjang pejalanan chacha bertanya namun ... radit tak menjawab
saat tiba di rumah sakit chacha semakin bingung
chacha" om kita ngapain kesini ... siapa yang sakit ? (bingung )
radit"(menarik nafasnya) cha rara sakit dan dia sedang di icu sekarang
chacha benar benar terkejut
chacha" ayo om cepat kita harus menemui rara ...
chacha belari menuju ruang icu ... di depan icu iya melihat bunda ria dan bu retno disana ...
chacha" bunda (menangis) dimana rara
bundaria" rara cha rara (menangis)
bundaria meminta izin dokter agar bisa melihat rara
dokter pun memberikan izin
chacha memasuki ruangan tersebut
dia melihat selang selang yang terpasang pada tubuh mungil rara
chacha" sayang bangun nak ini bunda nak ... maafin bunda nak ... maafin bunda ninggalin kamu ... maafkan bunda nak,bunda mohon bangun lah nak, bunda janji gak akan tinggalin rara lagi
chacha ingin sekali memeluk rara namun iya tak bisa karna terhalang selang selang itu
__ADS_1
chacha" sayang maaf kan bunda nak ... bunda mohon bangun, jangan tinggalin bunda nak
chacha terus memanggil rara
seperti ke ajaiban rara menggerakan jarinya
chacha" sayang sayang ... bangun nak ini bunda ...
rara mulai membuka mata dan menangis
melihat hal itu chacha langsung menekan bel untuk memanggil perawat dan dokter
rara di tangani oleh dokter setelah itu dokter melepas semua selang selang itu kecuali infus
chacha lansung memeluk rara
chacha" sayang maaf kan bunda nak ... maaf kan bunda
rara" nda cakit ... (menunjuk ke arah infus)
chacha" sabar ya sayang nanti kalo rara udah sembuh baru boleh di lepas
sedang melepas kerinduan tiba tiba seorang perawat datang
perawat" maaf bu ... adik rara akan kami pindah ke ruang rawat ... bisa kah ibu keluar sebentar
chacha" baik lah ... sayang rara sama tante ini dulu ... nanti kalo udah selesai rara sama bunda lagi ya
rara hanya mengagguk
setelah semua proses rara sudah berada di ruang rawat ...
hari semakin malam ... chacha sebenar nya ingin menginap namun radit melarang nya ..
mau tidak mau chacha mengikutinya meninggalkan rara yang sudah terlelap
sementara di tempat lain abi uring uringan sendiri
ponsel abi berdering
abi*hallo apa ada kabar ?
brand* bulum ada tuan ... seperti nya orang ini tahu kita sedang melacak nya
abi*cepat temukan dia ... kau tidak tahu bagai mana tasa nya menahan rindu bukan (membentak)
brand* baik lah tuan
panghilan berekhir
"ooo astaga mengapa aku bodoh sekali menjadi manusia ... aku benar benar menyesal(menangis) aku merindukan mu natasya " gumam abi
sementara chacha di rumah susah untuk tidur karna memikirkan rara
tapi ada satu yang menganjal nya
" kenapa mas abi tidak ada disana" batin chacha
tbc guys
next ya ...
gak bosen bosen aku ngingetin untuk kasih ... like,komen,favorit,dan saran nya
setelah membaca ya guys
__ADS_1
terimakasih