Really My Husband

Really My Husband
#RMH 96


__ADS_3

enjoyy...


.


.


..


.


.


raed now


.


...................................................


semua orang terkejut melihat dimas yang memukul seseorang dengan sangat ganas itu


pak lukman langsung memisahkan dimas dari orang itu


rika yang melihat dimas seperti itu langsung marah dan tidak terima dengan sikap dimas


rika" kak dimas apa apaan sih ... (marah)


dimas" dia pantas mendapat kan itu dan lo mau apa lagi lo kesini ...


sebenar nya semua orang di toko juga terkejut melihat pria itu kembali lagi ... bahkan berani menunjukan diri nya lagi


pria itu adalah baim... baim adalah kakak angkat dari fitrie dan sekaligus calon suaminya


baim sudah sembuh dari sakitnya dan fitrie memang menyukai baim dari dulu... sampai baim terkena masalah bahkan baim menjalan kan pengobatan pun fitrie selalu setia menemaninya


rika yang melihat dimas semakin marah ... dan tak meminta maaf itu semakin geram dengan dimas


dimas"gue tanya ngapain lo kesini (berteriak)


pak lukman" maaf baim saya mohon kamu pergi... jangan membuat ke ributan di sini


rika semakin kesal dan memilih pergi meninggalkan toko


dimas seakan tak perduli melihat rika pergi karna iya tahu rika tak tahu masalahnya dan yang penting sekarang adalah chacha


baim yang sedari tadi diam akhirnya membuka suara


baim berlutut


baim" saya pantas mendapat kan ini ... saya tahu saya salah, tapi saya mohon maaf kan saya ... (nenangis) terutama untuk kamu cha saya benar benar minta maaf, saya tahu saya salah gak seharusnya saya bersikap begitu,saya mohon maaf kan saya


semua orang menatap baim dengan sangat waspada takut jika iya hanya pura pura


fitrie" tolong maaf kan kakak saya, dia benar benar menyesal dan iya sudah lama ingin meminta maaf namun belum mendapat ke sempatan,hari ini saya dan kak baim ingin mengirim undangan ini dan saya merasa jika ini adalah kesempatan untuk meminta maaf pada kalian


chacha" bangun lah tak perlu melakukan itu ...


pak lukman membantu baim bangun


dimas masih menatap waspada pada baim


chacha" apa kamu fitrie teman dekat rika sewaktu SMA


fitrie" benar kak, dan yang mengajaka kak baim ke mari adalah saya, karna saya tidak mau nantinya melihay suami saya hidup dengan rasa bersalah (menangis)


baim" saya mohon maaf kan saya ... dimas saya tahu kamu masih marah sama saya, asal kamu tahu dimas saya bisa sembuh itu karna kata kata kamu waktu itu


flasback


sebelum dimas dan yang lain menemui orang tua angkat baim dimas lebih memilih masuk ke delama kamat baim ...


dimas" gue tau lo orang baik, tapi cara lo salah

__ADS_1


baim hanya pura pura tidur


dimas" lo tahu lo itu beruntung masih ada orang tua, walau pun itu orang tua angkat, mereka sayang banget sama lo,gue yakin mereka gak akan marah sama lo, malah mereka akan rangkul lo ... lo tau hidup lo itu masih beruntung masih banyak di luar sana yang gak seberuntung lo, contoh nya gue,walau pun gue punya segalanya tapi lo tahu gue gak pernah ngerasain kasih sayang orang tua gue,gue bedoa lo bisa berubah dan menjadi orang lebih baik


"aih kenapa gue jadi bego gini ngobrol sama orang tidur" gumam dimas


benar saja apa yang di kata kan dimas orang tuanya tidak memukul atau memarahinya malah sebalik nya orang tuanya meminta maag bahkan memeluknya dengan penuh kasih sayang


flasbackoff


baim" terimakasih dimas lo dah bantu gue buat sadar dari kesalahan gue


dimas" gue belum bisa percaya sama lo ...


baim" gue tau itu, pasti sulit buat percaya, tapi gue bener bener minta maaf sama kalian,dan ini undangan buat kalian saya harap kalian bisa hadir (menaruh udangan di atas meja)


baim dan fitrie pergi meninggalkan toko... semua orang masih menatap kepergian kedua orang itu


setelah baim pergi pak lukman mengambil undangan itu


pak lukman" semoga dia benat benar berubah dan tak membuat onar lagi


chacha" masih merasa takut sebenarnya namun iya tak menemukan ke bohongan di mata baim tadi


bigitu pun bu lia ...


mereka masih shok dengan kejadian itu hingga tak sadar jika rika telah pergi


semua orang duduk di satu meja dan mulai menenggak minum untuk menetralkan jantung mereka


pak lukman" ngomong ngomong rika ke mana ?


dimas" astafirloh (menepuk jidat) dia pergi tadi ...


chacha" lah kapan kok kita gak ada yang lihat


dimas" haduh nanti dah bahasnya gue cari dia dulu ...


sebelum pergi dimas menelpon abi untuk meberitahu yang terjadi


dimas* bi ke toko sekarang


abi* ada apa?


dimas menceritakan kejadianya ...


abi*gue langsung ke sana ... lo jangan pergi dulu


dimas* buruan ke buru gelapa nanti rika gak ketemu


abi* iya dim


setelah mendapat kabar itu abi langsung membawa anak buahnya untuk pergi untuk berjaga jaga


setelah abi samapai di toko dimas langsung pergi mencari rika ...


iya tahu jika rika suka sekali ke taman jika iya sedang sedih ..


namun sial nya dimas tidak menemukan rika


dimas mencari ke sana kemari sapai hari sudah gelap


dimas hampit putus asa rasanya mencari namun iya kembali mencari kembali


sampai iya menemukan wanita yang membuatnya khawatir itu


dimas melihat rika sedang berbincang dengan seorang pria ...


dimas" rika ...


rika terkejut melihat dimas namun iya berusaha menutupinya

__ADS_1


rika" eh gus anter gue balik yok ...


agus" eh ri lo di panggil sama abang abanag ini


rika" gue gak kenal gus, udah yuk anter gue balik


rika hendak naik ke atas motor itu namun dimas menahanya


dimas" rika kamu apa apaan sih ... seperti anak kecil saja


rika" iya aku emang anak kecil kenapa ? gak suka? ya sudah kalau gak suka ...,


rika melapaskan pegangan dimas dari tangan nya


dimas" rika kita bisa bicarakan ini dulu... kenapa kamu keras kepala gini


agus yang melihat itu hanya diam tak berkomentar


rika" maaf saya gak punya waktu ...


rika langsung berlari meninggalkan dimas dan langsung masuk ke dalam taxsi


dimas mengejar rika namun taxsi tersebut sudah melaju ...


dimas langsung kembali ke mobilnya dan mengejar rika namun sayangnya dimas ke hilangan jejak taxsi itu


dimas yakin jika rika akan pulang ke rumah ... akhirnya iya memutuskan untuk kerumah abi...


namun sesampainya di sana rika pun tak ada...


hal itu mebuat semua orang panik ...


rika masih dalam perjalanan ... sesampainya di alamat yang iya tuju rika turun dan meminta sopir taxsi itu menunggu karna iya tak punya uang untuk mebayar


rika mengetuk sebuah pintu


tok tok tok


rika" bunda ...


bunda ria" lah rika ... ada apa ri


rika" ibu rika punjem uang buat bayar taxsi


bunda ria" ooo iya ...


bunda ria meberikan uang pada rika rika langsung pergi membayar taxsi tersebut dan kembali masuk kedalam rumah bunda ria


bunda ria" kamu kenapa sayang... kamu habis nangis ya


rika sebnarnya sangat takut dan bingung makanya dia lebih memilih pergi ke rumah bunda ria


rika bercerita tentang kejadian di toko ... dan bunda ria sangat terkejut


bunda ria " kamu tahu ri kenapa dimas bersikap seperti itu pada baim ...


rika mengelengkan kepalanya


bunda ria menceritakan semua kejadian dari awal hingga akhir yang membuat semua orang harus waspada jika melihat baim


rika benat benar merasa bersalah dan tidak enak hati pada chacha apa lagi dimas


******************************


tbc


jangan lupa beri novel ini vote ya ...


terus setelah mebaca jangan lupa kasih like,komen,favorit dan juga kritik atau saran nya oke oke


terimakasih

__ADS_1


__ADS_2