Really My Husband

Really My Husband
#RMH 78


__ADS_3

happy reading...


.


.


.


.


.


----------------------------------------------------


prewed sudah selesai dan saat nya untuk merka beristirahat dan bersiap pulang


radit dan fani masih enggan untuk pulang karna masih ingin melepas rindu


akhirnya chacha dan lain mengikuti karna chacha takut jika mereka di tinggal berdua ...


fani dan radit mengajak mereka kesebuah tempat bermain (ya kurang lebih kayak pasar malam gitu deh )


agar mereka bisa bebas berduan


karna radit tahu ke ponakan nya itu kalau di bawa ke tempat bermain seperti itu akan lupa


benar saja yang berniat mengawasi malah lupa saat melihat hamparan permainan yang banyak itu


chacha" ayo kita naik itu (menunjuk kesebuah permainan)


abi" sayang kamu mau naik itu, udah kayak rara aja (tertawa)


chacha" biarin aku suka


chaha mengajak mereka naik kuda kudan yang berputar


fani" cha kita naik biang lala aja yuk


chacha berfikir sejenak


chacha" setuju


mereka menuju biang lala


mereka mulai masuk kedalam biang lala berpasang pasangan


di situ radit merasa bahwa ide nya sangat lah cemerlang, karna bisa terbebas dari pengawal pengawalnya ituu


biang lala mulai berputar


radit" akhirnya yang kita bisa berduan juga


fani" (tertawa) kita tuh gak boleh berduan sayang belum halal


radit" insha allah bentar lagi halal sayang


radit memeluk fani untuk melepas kerinduanny ...


fani" yang nanti kita mau bulan madu ke mana ?


radit" kamu mau nya kemana?


fani"aku pengen banget ke turki yang


radit" kok turki?


fani" iya kemarin aku lihat disana tempat tempat wisatanya indah sekeli


radit" baik lah kita akan ke sana (tersenyum)


fani" yang kamu tahu kenapa aku ngajak naik ini


radit" kenapa?


fani"(tertawa) dulu aku sama chacha pernah punya angan angan bakalan naik biang lala sama orang yang kita sayangi,


radit" dan sekarang terwujud,(mencium kening fani)


fani" (tertawa) terimakasih sayang


chacha pun mencerita kan hal yang sama pada abi


dan suasana di dua gerbong biang lala itu sangat lah romantis


berbeda dengan gerbong yang ke tiga


dimas hanya diam tak berbicara begitu pun rika

__ADS_1


dimas tak tahu kenapa jantung nya sedari tadi berdegup sangat kecang


apalagi jika rika bersama nya


rika hanya diam karna dia merasa takut dengan ke tingian


dimas melihat wajah cemas dari rika


dimas" rika kamu kenapa?


rika" (mengepal kan tangan) takut ?


kata kata ambigunya rika membuat dimas tak mengerti


dimas" takut? sama gue?


rika" bukan


dimas" terus ?


rika" tinggi


mendengar kata kata rika dimas rasanya ingin tertawa


dimas memegang tangan rika


hal itu membuat rika terkejut


dimas" jangan takut ada gue ...


rika hanya diam saja


rika tidak tahu mengapa biang lala ini berputar lambat sekali membuay rasa takut nya semakin menjadi


akhirnya biang lala itu berhenti dan menurunkan mereka


dua pasangan yang lain turun dengan wajah yang tersenyum merona di wajah nya


berbeda dengan dengan dimas dan rika


rika merasa dengkul nya lemas sekali dan keringat dingin bercucuran


sementara dimas biasa biasa saja


chacha melihat adik nya itu mengira jika rika sakit


rika" enggak mba


fani" muka kamu pucet ri


dimas" dia takut ke tinggian


abi" astaga ri mas lupa, maaf ri


rika"(tersenyum) gak apa apa mas


abi ingat dulu saat mereka kecil rika di ajak naik biang lala selalu tidak mau,karna anak itu takut akan ke tingian


abi" ini pertama kali nya dia naik biang lala


fani" what!! serius ?


abi" iya, maafin mas ri,lupa soal itu


rika" gak apa apa mas, siapa tahu rika bisa mengurangi sedikit rasa takut rika (sambil tersenyum)


akhirnya mereka memutuskan untuk pulang


dimas mendapat tugas untuk mengantar fani pulang


chacha" dim anter fani pulang


dimas" lah kan ada si radit kenapa jadi gue sih


chacha" ya kamy lah siapa lagi, kalau pulang sama om radit bisa bisa sampek rumah nya jam sepuluh


radit" chacha tahu aja ... (mencubit huding chacha)


dimas" bucin lo dit,


radit" biarin, nanti lo ngerasain yang gue rasain dim (tertawa)


dimas" gak akan (mengeleng geleng kepala)


abi" awas dim nanti kena omongan sendiri, (tertawa)


dimas" ya suda ayo fan buru, gue udah capek pengen istirahat

__ADS_1


fani" yang aku pulang duluan ya ... kamu hati hati jangan ngebut


radit" iya sayang, (mencium kening)


dimas" hadeh gue banyak banyak ngelus dada begini mah


fani" sirik aja lo


akhirnya mereka pulang ...


dimas sudah samapi di rumah nya ..


dimas memilih membersihkan diri lebih dulu


setelah itu dia mengecek pekerjaannya


selesai mengecek pekerjaannya dimas memainkan ponsel nya


dan melihat lihat hasil foto yang ada di ponsel nya


dimas sangat tertarik melihat foto nya dan rika saat sesi terakhir


senyum langsung mengembang di wajah dimas


" ternyata dia cantik" gumam dimas


dimas tidak sadar jika kakek nya sedang memperhatikan nya


kakek" dim kamu lagi bahagia banget ya sampai samapai senyum sendiri begitu


dimas"(terkejut) ya ampun kek bikin dimas jatungan aja


kakek" kamu lagi liat apa sih seneng banget


dimas memang tidak pernah bisa berbohong dengan kakek nya


dimas"(menunjukan layar ponselnya) ini kek


kakek" kamu mau nikah, kok gak ngundang ngundang kakek dim (tertawa)


dimas" apa sih kek, mulai deh alay nya


kakek" siapa gadis cantik itu ?


dimas"(tersenyum) adik sepupunya abi


kakek" kamu suka ?


dimas" belum tahu?


kakek" belum tahu? haduh kamu ini laki laki macam apa sih dim, kalau laki laki itu harus berperinsip dong kalau suka ya suka, kalau enggak ya jangan di php in


dimas" dimas juga gak tahu kek, pokok nya dimas kalau liat dia itu bahagia aja, terus kalau dekat dengannya jantung dimas kayak lagi meraton, kalau liat dia nangis atau cemas dimas rasa nya mau memeluk nya


kakek" (menghela nafas) plak... bodoh itu nama nya kamu jatuh cinta


dimas" ya ampun kek gak perlu mukul juga kali... benar kah itu


kakek" hadeh dim wajar aja kamu masih jomblo sampek detik ini begini rupanya kamu, kapan kakek punya buyut ini mah dim


dimas" ah elah gak di rumah gak di toko di katain mulu (tersenyum)


kakek" kenalin perempuan itu ke kakek dim


dimas" buru buru amat kek, kenalin dulu calon nenek dimas yang ada di hp kakek (tertawa)


kakek"dasar anak ini, (menjewer telunga dimas)


dimas" ampun ampun ... (memegang kuping yang memerah)


kakek" kakek mah setia dim sama nenek kamu , gak pengen nikah lagi, ngurus kamu aja masalah nya banyak, gimana nikah lagi bisa tiap detik masalahnya dateng (tertawa)


dimas" ya allah kakek bikin dimas terharu aja


dimas dan kakek nya memang seperti teman, tak ada rahasia yang mereka tutupi


karna sedari kecil dimas hanya hidup berdua dengan kakek nya


__________________________________


tbc


next


aku mau kasih tahu


kalau sudah baca jangan lupa like,komen,favorit,dan juga saran nya

__ADS_1


__ADS_2