
happy reading...
.
.
.
.
.
----------------------------------------------------
prewed sudah selesai dan saat nya untuk merka beristirahat dan bersiap pulang
radit dan fani masih enggan untuk pulang karna masih ingin melepas rindu
akhirnya chacha dan lain mengikuti karna chacha takut jika mereka di tinggal berdua ...
fani dan radit mengajak mereka kesebuah tempat bermain (ya kurang lebih kayak pasar malam gitu deh )
agar mereka bisa bebas berduan
karna radit tahu ke ponakan nya itu kalau di bawa ke tempat bermain seperti itu akan lupa
benar saja yang berniat mengawasi malah lupa saat melihat hamparan permainan yang banyak itu
chacha" ayo kita naik itu (menunjuk kesebuah permainan)
abi" sayang kamu mau naik itu, udah kayak rara aja (tertawa)
chacha" biarin aku suka
chaha mengajak mereka naik kuda kudan yang berputar
fani" cha kita naik biang lala aja yuk
chacha berfikir sejenak
chacha" setuju
mereka menuju biang lala
mereka mulai masuk kedalam biang lala berpasang pasangan
di situ radit merasa bahwa ide nya sangat lah cemerlang, karna bisa terbebas dari pengawal pengawalnya ituu
biang lala mulai berputar
radit" akhirnya yang kita bisa berduan juga
fani" (tertawa) kita tuh gak boleh berduan sayang belum halal
radit" insha allah bentar lagi halal sayang
radit memeluk fani untuk melepas kerinduanny ...
fani" yang nanti kita mau bulan madu ke mana ?
radit" kamu mau nya kemana?
fani"aku pengen banget ke turki yang
radit" kok turki?
fani" iya kemarin aku lihat disana tempat tempat wisatanya indah sekeli
radit" baik lah kita akan ke sana (tersenyum)
fani" yang kamu tahu kenapa aku ngajak naik ini
radit" kenapa?
fani"(tertawa) dulu aku sama chacha pernah punya angan angan bakalan naik biang lala sama orang yang kita sayangi,
radit" dan sekarang terwujud,(mencium kening fani)
fani" (tertawa) terimakasih sayang
chacha pun mencerita kan hal yang sama pada abi
dan suasana di dua gerbong biang lala itu sangat lah romantis
berbeda dengan gerbong yang ke tiga
dimas hanya diam tak berbicara begitu pun rika
__ADS_1
dimas tak tahu kenapa jantung nya sedari tadi berdegup sangat kecang
apalagi jika rika bersama nya
rika hanya diam karna dia merasa takut dengan ke tingian
dimas melihat wajah cemas dari rika
dimas" rika kamu kenapa?
rika" (mengepal kan tangan) takut ?
kata kata ambigunya rika membuat dimas tak mengerti
dimas" takut? sama gue?
rika" bukan
dimas" terus ?
rika" tinggi
mendengar kata kata rika dimas rasanya ingin tertawa
dimas memegang tangan rika
hal itu membuat rika terkejut
dimas" jangan takut ada gue ...
rika hanya diam saja
rika tidak tahu mengapa biang lala ini berputar lambat sekali membuay rasa takut nya semakin menjadi
akhirnya biang lala itu berhenti dan menurunkan mereka
dua pasangan yang lain turun dengan wajah yang tersenyum merona di wajah nya
berbeda dengan dengan dimas dan rika
rika merasa dengkul nya lemas sekali dan keringat dingin bercucuran
sementara dimas biasa biasa saja
chacha melihat adik nya itu mengira jika rika sakit
rika" enggak mba
fani" muka kamu pucet ri
dimas" dia takut ke tinggian
abi" astaga ri mas lupa, maaf ri
rika"(tersenyum) gak apa apa mas
abi ingat dulu saat mereka kecil rika di ajak naik biang lala selalu tidak mau,karna anak itu takut akan ke tingian
abi" ini pertama kali nya dia naik biang lala
fani" what!! serius ?
abi" iya, maafin mas ri,lupa soal itu
rika" gak apa apa mas, siapa tahu rika bisa mengurangi sedikit rasa takut rika (sambil tersenyum)
akhirnya mereka memutuskan untuk pulang
dimas mendapat tugas untuk mengantar fani pulang
chacha" dim anter fani pulang
dimas" lah kan ada si radit kenapa jadi gue sih
chacha" ya kamy lah siapa lagi, kalau pulang sama om radit bisa bisa sampek rumah nya jam sepuluh
radit" chacha tahu aja ... (mencubit huding chacha)
dimas" bucin lo dit,
radit" biarin, nanti lo ngerasain yang gue rasain dim (tertawa)
dimas" gak akan (mengeleng geleng kepala)
abi" awas dim nanti kena omongan sendiri, (tertawa)
dimas" ya suda ayo fan buru, gue udah capek pengen istirahat
__ADS_1
fani" yang aku pulang duluan ya ... kamu hati hati jangan ngebut
radit" iya sayang, (mencium kening)
dimas" hadeh gue banyak banyak ngelus dada begini mah
fani" sirik aja lo
akhirnya mereka pulang ...
dimas sudah samapi di rumah nya ..
dimas memilih membersihkan diri lebih dulu
setelah itu dia mengecek pekerjaannya
selesai mengecek pekerjaannya dimas memainkan ponsel nya
dan melihat lihat hasil foto yang ada di ponsel nya
dimas sangat tertarik melihat foto nya dan rika saat sesi terakhir
senyum langsung mengembang di wajah dimas
" ternyata dia cantik" gumam dimas
dimas tidak sadar jika kakek nya sedang memperhatikan nya
kakek" dim kamu lagi bahagia banget ya sampai samapai senyum sendiri begitu
dimas"(terkejut) ya ampun kek bikin dimas jatungan aja
kakek" kamu lagi liat apa sih seneng banget
dimas memang tidak pernah bisa berbohong dengan kakek nya
dimas"(menunjukan layar ponselnya) ini kek
kakek" kamu mau nikah, kok gak ngundang ngundang kakek dim (tertawa)
dimas" apa sih kek, mulai deh alay nya
kakek" siapa gadis cantik itu ?
dimas"(tersenyum) adik sepupunya abi
kakek" kamu suka ?
dimas" belum tahu?
kakek" belum tahu? haduh kamu ini laki laki macam apa sih dim, kalau laki laki itu harus berperinsip dong kalau suka ya suka, kalau enggak ya jangan di php in
dimas" dimas juga gak tahu kek, pokok nya dimas kalau liat dia itu bahagia aja, terus kalau dekat dengannya jantung dimas kayak lagi meraton, kalau liat dia nangis atau cemas dimas rasa nya mau memeluk nya
kakek" (menghela nafas) plak... bodoh itu nama nya kamu jatuh cinta
dimas" ya ampun kek gak perlu mukul juga kali... benar kah itu
kakek" hadeh dim wajar aja kamu masih jomblo sampek detik ini begini rupanya kamu, kapan kakek punya buyut ini mah dim
dimas" ah elah gak di rumah gak di toko di katain mulu (tersenyum)
kakek" kenalin perempuan itu ke kakek dim
dimas" buru buru amat kek, kenalin dulu calon nenek dimas yang ada di hp kakek (tertawa)
kakek"dasar anak ini, (menjewer telunga dimas)
dimas" ampun ampun ... (memegang kuping yang memerah)
kakek" kakek mah setia dim sama nenek kamu , gak pengen nikah lagi, ngurus kamu aja masalah nya banyak, gimana nikah lagi bisa tiap detik masalahnya dateng (tertawa)
dimas" ya allah kakek bikin dimas terharu aja
dimas dan kakek nya memang seperti teman, tak ada rahasia yang mereka tutupi
karna sedari kecil dimas hanya hidup berdua dengan kakek nya
__________________________________
tbc
next
aku mau kasih tahu
kalau sudah baca jangan lupa like,komen,favorit,dan juga saran nya
__ADS_1