
happy reading ...
πΉ
πΉ
πΉ
πΉ
πΉ
enjoy
πΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊ
Radit sangat pusing dengan sikap Fani yang kini berubah menjadi super pencemburu
bahkan Radit pulang malam karena banyak pekerjaan saja Fani akan marah dan kesal
hanya menerima telpon dari dari cha-cha saja Fani sudah berfikir yang tidak tidak
hal itu menjadi beban batin untuk Radit ...
seperti saat ini saja ponsel Radit sudah hampir seribu kali berbunyi yang tidak lain panggilan dari sang istri
Radit menekan ikon hijau di ponsel nya
namun Radit tak langsung menempelkan ponsel nya ke telinganya ...
karena Fani sudah mengomel panjang
Fani*kamu dengerin aku gak ... papa!!
Radit*iya sayang aku dengerin kamu (berbohong)
Fani*ingat ya pulang nya jangan malam malam, pulang kerja langsung pulang kalau mau ambil sambal minta Dimas saja yang mengantarkan jangan langsung bertemu Rika
Radit*(menarik nafas) iya sayang sepulang kerja aku langsung pulang ... iya aku sudah meminta Dimas mengantarnya
Fani*aku mau ke tempat mama, dan ibu sedang pergi ke rumah cha-cha
Radit*iya kamu hati hati, adik bayi nya sedang apa mama?
Fani*adik bayi sedang bermain bola papa dia senang sekali menendang nendang (tertawa)
Radit sangat heran terhadap istrinya itu terkadang cepet marah, terkadang bahagia emosi Fani tidak bisa di tebak
Radit mencoba menenangkan diri iya duduk di sebuah taman dan melihat anak anak yang sedang bermain ...
Radit menutup matanya dan menarik nafas nya sebanyak banyak mungkin ...
sampai iya di kaget kan oleh seseorang ...
" Hay dit "
Radit membuka matanya dan melihat sosok perempuan yang sedang berdiri di hadapannya
Radit" OOO iya ... maaf anda siapa ya ?
wanita itu tersenyum dan memilih duduk di sebelah Radit
"kamu lupa dit sama aku "
Radit mencoba mengingat namun iya tak bisa mengingat
wanita itu membuang nafas kasar
"aku Nina dit, teman waktu SMA mu,astaga dit kita dulu sangat dekat " Nina memperjelas dengan sedikit kesal
Radit mengingat ingat
"Nina wanita yang dulu pernah aku kagumi " batin Radit
Radit" kau Nina yang dulu selalu mengganggu ku itu
Nina" iya (tertawa) akhirnya kamu ingat
apa kabar mu dit?
Radit" aku baik, kamu bagaimana ?
Nina" aku juga baik dit ... apa kau sudah menikah dit ?
Radit" sudah min, kamu ?
Nina" kamu tidak mengundang ku , jahat sekali, aku sudah menikah dan sudah memiliki dua orang anak dit
__ADS_1
Radit" maaf min, aku tak punya kontak mu, wah kamu sudah punya dua anak, aku saja baru mau punya nin
Nina" aku menikah saat aku masih kuliah dit,
Radit" wah... kau juga tak mengundangku
Nina" sudah, tapi kau tak datang, aku menitipkan undangan mu pada Riko
(membela diri)
Radit" OOO benar kah, tapi aku tak terima
Nina" sudah lah tak perlu di bahas, ngomong ngomong istri mu mana ?
Radit" istriku di rumah nin,
Nina" em... lalu kau disini sedang apa ?
Radit" em.. aku hanya sekedar santai saja nin
sedang asik berbincang datang seorang laki laki dan dua anak perempuan menghampiri Radit dan Nina
"mama ayo kita pulang aku sudah lelah "
anak kecil itu berteriak ... sambil berlari ke arah Nina dan Radit
Nina" iya ayo kita pulang sayang
anak kecil itu menatap Radit seolah ingin bertanya
Nina menyadari anaknya tersebut penasaran langsung memberi tahu
Nina" ini om Radit sayang, dia teman mama waktu mama sekolah
anak itu mengangguk kan kepalanya
Nina" ya sudah dit kami pulang dulu suami dan anak ku sudah menunggu
Radit " iya nin ...
Nina" dit jika kamu punya masalah selesaikan dengan baik, jangan duduk bengong seperti ini disini ... (tertawa sambil berjalan menjauhi Radit)
"memangnya sebegitu terlihatnya ya wajah ku memiliki banyak masalah " batin Radit
Radit mengendarai mobilnya dan menuju ke rumah nya ... dengan perasaan yang entah apa yang iya rasakan ...
Radit* halo sayang kamu dimana ? kenapa kamu belum pulang ?
Fani* maaf sayang aku lupa memberi tahu aku sedang pergi bersama cha-cha dan Rika mencari baju untuk bayi ...
Radit* apa perlu aku jemput sayang ?
Fani* boleh sayang ... nanti aku kirim alamat nya ya
Fani langsung menyudahi panggilan ...
Radit menatap ponselnya dimana ada foto sang istri yang sedang tertawa bahagia
Radit" sayang aku merasakan ada hal yang berubah dari dirimu, tapi aku pun tak tahu apa itu, sayang cepat lah kembali seperti dirimu, aku sangat merindukan mu
sementara Fani,Rika,dan cha-cha sedang asik berbelanja lebih tepatnya sih fani dan cha-cha
setelah selesai mereka duduk santai di sebuah cafe sambil berbincang
cha-cha " ri kamu udah ada tanda tanda ngisi belum
Rika" ya ampun mba baru mau seminggu udah di tanya ngisi ... serem bener
cha-cha" (tertawa) iya ya baru mau seminggu .. ya ampun mba lupa ...
Rika" dek jangan tiru bunda nya ya pelupa (tertawa)
Fani tiba tiba. berubah murung ...
Rika" aunty kenapa ? kok sedih gitu?
Fani" gak tahu nih ri, Cha akhir akhir ini tuh aku jadi bersikap berlebihan gitu deh sama Radit
cha-cha" berlebihan gimana?
Fani menceritakan semua masalahnya yang terlalu takut Radit yang akan meninggalkan nya karena perubahan dari fisik nya yang terlihat berisi ,dan iya merasa takut jika Radit akan tergoda pada wanita lain seperti di dalam mimpinya
Rika" aunty itu hanya mimpi, mimpi itu hanya bunga tidur, aunty kenal om Radit bukan hanya sehari dua hari bukan,
Fani menganggukkan kepala nya
Rika" jadi aunty pasti tahu bagai mana om Radit, jadi buat apa aunty takut
__ADS_1
cha-cha" fan kamu tahu kan om ku itu seperti apa, jika dia memilih mu itu artinya kamu akan jadi miliknya selama nya dan iya tak akan pernah melepaskan kamu ...
fan, kemana Fani yang selalu percaya diri, kemana Fani yang selalu percaya pada om Radit, masa hanya karena itu kamu melakukan hal yang. berlebihan seperti itu bahkan sama aku juga cemburu
Fani" (meneteskan air mata) kalian benar, kenapa aku menjadi penakut seperti ini ya ... jadi aku harus bagai mana sekarang ?
Rika" minta maaf aunty dan jelaskan semua kegelisahan aunty ... karena kata bunda orang hamil itu harus tenang dan rileks kalau begini kasihan adik bayi ini (mengelus perut Fani)
cha-cha" setuju sama Rika,
setelah lumayan lama berbincang para suami datang menjemput mereka
abi dan Dimas sedari tadi memperhatikan wajah lesu Radit ...
namun mereka tak mau bertanya takut Radit akan marah
setelah berbincang sedikit mereka kembali ke rumah masing masing ...
di perjalanan Radit dan Fani tak mengeluarkan kata sedikit pun ... karena mereka masih terpaku dengan pikiran mereka masing masing
sesampainya di rumah bu Mia sudah tertidur karena lelah bermain bersama Rara
jadi Radit dan Fani langsung naik ke kamar mereka
Fani memilih membersihkan dirinya sementara Dimas memilih memainkan ponsel dan berbaring
sekitar tiga puluh menit Fani keluar dari kamar mandi dan ikut membaringkan tubuh nya di sebelah suaminya
Fani mencoba berbicara pada suaminya
Fani" sayang ...
Radit melihat ke arah istrinya
Radit" ada apa sayang ?
Fani"(berkaca kaca) aku mau minta maaf
Radit" loh kamu kenapa nangis, dan minta maaf untuk apa ?
Fani" aku... aku udah sering marah marah sama kamu, aku pasti buat kamu kesel, buat kamu bingung sama sikap aku
Radit" sayang kamu gak buat aku kesel atau bingung ...
Fani" sayang maafin aku ya, karena sikap aku ini pasti kamu merasa sangat kesal
maaf sayang aku benar benar merasa bersalah (menangis )
aku melakukan itu karena aku takut ..
Radit" takut ? takut apa ?
Fani menceritakan semua masalah serta mimpi buruknya itu kepada Radit
Radit tertawa mendengar penjelasan istrinya itu
Fani" ih kamu kenapa ketawa? (kesal)
Radit" abis kamu lucu sayang, aku gak mungkin ninggalin kamu cuma karena fisik kamu yang berubah, aku sayang dan cinta sama kamu bukan karena fisik tapi dari hati kamu,sikap kamu, dan semuanya yang ada di kamu
Fani" tapi kan aku hanya takut ?
Radit" sayang dengar aku, walau ada seribu wanita cantik dan seksi di hadapan aku ... mereka tidak bisa mengambil hati aku, karena hati aku udah ada kamu ... jadi kamu tidak perlu takut
Fani langsung memeluk suaminya
Fani" aku sayang kamu
Radit" papa juga sayang mama dan adik bayi ini (mengelus perut Fani)
Radit memegang pipi Fani...
Radit" sayang lain kali jika, ada hal seperti ini yang membuat mu takut, sedih atau apa saja tolong beri tahu aku, agar kita selesaikan bersama sama
Fani" iya sayang ...
Radit kembali memeluk istrinya dengan erat
dengan senyuman bahagia
karena kini istrinya kembali, dan mulai bercerita pada nya lagi
ππππππππππππππ
TBC
budayakan like,komen setelah membaca ya ...
__ADS_1
dan jangan lupa kasih vote buat cerita ini terimakasih ...