Really My Husband

Really My Husband
#RMH 4


__ADS_3

enjoy


sebagai manusia kita pasti pernah menangis ... namun kita dapat berhenti setelah merasa rasa sakit nya hilang


jika tidak kita harus mencari penawar rasa sakit itu bukan ...


😀😀😀😀😀😀😀😀😀😀😀😀😀😀


hari ini di jalan kan chacha seperti biasa ... membuka toko roti nya


membatu pegawai membuat roti nya


dan melihat pertengkaran ratna dan dimas ... karna ataya tak ada ...


karna taya jika pagi bersekolah


chacha" selamat datang di toko roti sekar


pelanggan" apakah di sini menjual biskuit untuk bayi


chacha" untuk bayi umur berpa bu


pelanggan" untuk bayi berumur enam bulan nak


pelanggan chacha adalah seorang wanita separuh baya yang mengendong cucunya


chacha" ada bu tapi bisa menunggu sebentar ...


pelanggan" baik lah


pelanggan tersebut menunggu ...


namun sang bayi seperti nya tidak suka menunggu


sang bayi menangis


chacha" kenapa bu adek bayi nya


pelanggan" tidak tahu nak dari tadi dia menangis dan tak mau di beri susu


chacha: apa boleh aku mengendong nya bu


pelanggan" apa tidak merepot kan mu nak


chacha" tidak kok bu


chacha mengambil alih mengendong sang bayi


seperti sihir anak itu langsung terdiam dan tenang ...


chacha" apa ibu anak ini bekerja bu ?


pelanggan" tidak nak ... (sedih) ibu nya sudah tidak ada di dunia ini


chacha" maaf bu saya tidak bermaksut


pelanggan" tidak apa apa nak .. siapa nama mu nak ...


chacha" natasya bu tapi biasa nya orang orang memanggil saya chacha


kalau nama ibu


" panggil saya bunda ria saja "


chacha" ooo iya bunda


pak lukman" cha ini biskuit nya sudah ...

__ADS_1


chacha" ooo iya pak ... terimakasih


bun ini biskuit nya ...


bunda ria" terimakasih nak ...


chacha" bun bagai mana ... adik bayi nya tertidur


bunda ria: tidak apa nak ... bukan kah kau harus bekerja kembali (tersenyum)


chacha memberikan bayi itu kembali pada nenek nya


anak bayi itu pun kembali menangis ...


chacha: shutshut sayang jangan menangis ya ... sekarang pulang dulu sama...(melirik ke bunda ria)


bunda ria" oma


chacha" ooo ... sekarang adik pulang dulu sama oma besok main lagi sama


belum selesai berkata bunda ria memotong


bunda ria" besok main lagi ... sama bunda chacha (tersenyum)


chacha" (tersenyum kaku) iya sama bunda chacha


anak tersebut seolah mengerti perkataan chacha dan oma nya


chacha" maaf bunda nama adik bayi ini siapa ya


bunda ria" mikhaira nak (senyum)


chacha hanya mengangguk saja


bunda ria dan rara sudah pergi


"anak itu benar benar membuat ku tersentuh" batin chacha


chacha melewati hari ini dengan senang dan gembira entah apa yang membuat mood nya sangat baik hari ini ...


dimas" cha ... apa kau baik baik saja ?


chacha: baik dim ... kenapa? (tersenyum)


dimas" tidak ... aku hanya melihat mu hari ini tampak berbeda


chacha" benar kah ... tidak aku merasa biasa biasa saja


dimas hanya tersenyum ...


ataya" selamat siang semua


chacha" kau sudah pulang jam segini ?(melirik jam dinding)


ataya" hari ini ada rapat di sekolah kak jadi semua siswa di perbolehkan pulang ...


chacha" apa kau sudah makan taya ...


ataya" belum kak (melirik ke arah dimas)


chacha" sudah kau gantilah baju mu ... dan makan lah dulu ...


ataya mengikuti perintah chacha


ataya" kak kenapa kak chacha banyak tersenyum seperti itu ...


dimas" aku pun tak tahu tay ... tapi aku berharap dia bisa kembali seperti dulu

__ADS_1


ataya" amin kak


mereka hari ini sangat bersyukur karna melihat chacha yang selalu tersenyum seperti dahulu ...


"selamat datang di toko roti sekar"


chacha" huh aku kira pelanggan ternyata kau fan ... ada apa kau ke mari


fani" hah bos ku sedang ada rapat di dekat sini ... aku hanya menjadi nyamuk jadi aku kemari


chacha" (tertawa) kasian nya teman ku ini ... uluh uluh


fani" cha aku mau redvelvat


chacha" ada ... apa kau mau minum juga


fani" seperti biasa


chacha: baik lah nyonya ... tunggu sebentar


fani" cha mengapa aku melihat mu seperti nya berbeda hari ini


chacha" kenapa kalian menanyakan hal itu ... padahal aku biasa saja hari ini


fani" ooo ... baik lah


aku dengar dari mama kau mendapat undangan dari raka


chacha: iya ...


fani" kau tidak akan datang bukan


chacha: aku akan datang fan ... aku sungguh baik baik saja


fani" apa kau yakin ?


chacha: aku baik baik saja fan (sambil menaruh nampan di meja )


fani" baik lah aku akan menemani mu untuk datang kesana


chacha" wah wah kalian sungguh biak ... semua nya ingin menemani ku kesana


kalian ingin makan geratis ya (tertawa)


fani" memang siapa saja yang ikut


(menatap heran )


chacha" om ku,ibu,mama,papa,kariyawan ku,abang mu,dan kau


fani" wah wah kau bawa pasukan ya (tertawa)


chacha merasa baik sekali hari ini dan merasa benar benar bahagia


💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕


kita merasa bahgia namun terkadang kita tak tahu sebab nya ...


dan yang bisa kita lakukan hanya menjalani hari dengan bahagia 😂


semoga kalian suka ...


jangan lupa memberi like,komen,favorit,dan saran nya buat aku


terimakasih


maaf ya semua jika ada typo...

__ADS_1


😁😁😁😁😁😁😁


__ADS_2