Really My Husband

Really My Husband
#RMH 27


__ADS_3

enjoy guysss....


happy reading ...


______________________________________


pagi pagi sekali chacha terbangun dari tidur nya


iya sedikit terkejut karna meresa ada yang memeluk nya


iya melihat tangan mungil yang mengemaskan sedang memeluk perutnya


chacha mulau beranjak dari tempat tidur nya secara perlahan ... karna iya tak mau membangun kan rara atau abi


setelah berhasil turun chacha masuk ke dalam kamar mandi untuk membasuh muka dan sikat gigi


lalu iya turun ke bawah melihat isi kulkas apa saja yang bisa iya gunakan untuk membuat makanan ...


setelah selesai mepersiap kan bahan dan menghangatkan beberapa makanan chacha membangun kan ibu,om serta suami nya untuk menjalan kan solat subuh


chacha " bu (mengetuk pintu) bu ... sebentar lagu adzan


bumia" iya sayang (sambil membuka pintu )


chacha" bu tolong bangunin om radit ya ... chacha mau bangunin mas abi


ibumia" iya cha ... kamu bangunin dulu suami kamu


chacha bergegas menuju kamar nya untuk membangunkan abi


chacha membangun kan abi dengan sangat hati hati karna iya takut ...


chacha" mas... mas ... (dengan lembut)


tak ada respon dari abi


cahcha" mas ... mas (sedikit menguncang pundak abi)


"ya ampun kebo bener yah ... di bangun gak bangun bangun " batin chacha


setelah beberapa kali mencoba dan tak ada respon chacha menyerah


chacha meninggal kan abi turun ke bawah ...


pukul tujuh pagi abi terbangun dari tidur nya karna merasakan sinar matahari


"ooo astaga sudah jam segini ... kenapa gadis itu tak membangunkan ku" gumam abi dengan kesal


abi" semua gara gara gadis itu aku jadi susah tidur


bagai mana abi bisa tidur bila selama ini iya hanya tidur sendiri


tapi tadi malam iya tidur bersama perempuan yang tidur menggunakan baju tidur yang minim dan selalu tersingkap menujukan paha mulus nya


abimanyu adalah laki laki normal...


karna ulah chacha itu abi manyu baru bisa tertidur pukul empat pagi


abi berjalan menuju kamar mandi untuk membersih kan diri nya


chacha masuk ke kamar nya untuk membangun kan abi kembali


namun iya tak melihat abi di tempat tidur dan mendengar suara gemericik air


chacha menyiapkan baju abi ... karna iya yakin kalau abi manyu tak membawa baju nya


tak lama abimanyu turun dari kamar menuju meja makan ... dan mendapati chacha sedang membereskan meja


abi" hey kau ... kenapa tak membangun kan ku (menatap tajam )


chacha" (menarik nafas) saya sudah bangunin mas tapi masnya gak bangun bangun ...


abi" ini semua salah kamu ... (langsung duduk di meja makan )


chacha" gara gara saya ... ? emang saya kenapa ?

__ADS_1


abi hanya diam tak menjawab pertanyaan chacha ...


"dasar orang aneh dia yang tidur nya pulas orang yang di salahin " batin chacha


abi" dimana yang lain ... dan rara?


chacha" om radit sudah pergi ke kantor , ibu sama rara ke toko roti


abi" bisa minta mereka untuk pulang


chacha" untuk apa ?


abi" (menarik nafas) apa kau lupa ... hari ini kita akan pindah


deg ...


kata kata abi membuat chacha merasa sedih dan takut


chacha" pindah ... ?


" ternyata iya tak main main" batin chacha


abi" iya pindah ... bukan kah kamu sudah mengemas barang barang mu


chacha" baik lah akan saya beritahu kan pada mereka


abimanyu menghabiskan makanan nya ...


setelah itu duduk santai di depan tv


chacha" mas gak pergi ke kantor ?


abi" kenapa ... kamu mau ngusir saya ... atau kau takut saya miskin karna tidak bekerja (ketus)


chacha ingin menangis rasa nya mendengar perkataan abi


chacha" tidak ... bukan begitu maksud saya ... saya hanya bertanya saja tidak ada maksud lain


abi" terserah apa kata mu ...


" bodoh sekali sih kamu cha buat apa bertanya , dan kenapa kamu menangis natasya" chacha merutuki dirinya sendiri dalam hati


abimanyu tak sengaja melihat ke arah chacha dan iy melihat air mata disana


dan chacha cepat cepat memalingkan wajah nya ... dan pergi meninggal kan abi


"kenapa wanita itu menangis " batin abi


chacha masuk ke dalam kamar ...


iya menangis ...


"jahat sekali dia ... seburuk itu kah aku di matanya, kenapa aku cengeng sekali (mengelap air matanya) "


sekitat pukul sebelas siang radit dan bu mia sudah berada di rumah


abi" bu dan om radit saya dan chacha ingin berpamitan untuk pulang ke rumah kami ... iya kan sayang (memeluk pundak chacha)


chacha" iya


" sayang .. wah hebat sekali dia berakting" batin chacha


radit" abi jangan panggil saya om saya canggung di panggil seperti itu panggil saya radit saja ... dan apa gak sebaik nya kalian beberapa hari lagi disini


chacha sangat senang mendengar tawaran radit


abi" maaf radit bukannya tidak mau tapi saya dan chacha sudah sepakat untuk saling mengenal lagi dan tahu ke biasaan masing ... benarkan sayang (melirik chacha)


"pupus sudah harapan ku" batin chacha


chacha" iya om ... biar chacha bisa mandiri (tersenyum)


akhirnya chacha dan abi di perbolehkan pergi


chacha" bu chacha pergi ya ... (menangis) ibu jaga kesehatan ... jangan capek capek...

__ADS_1


bumia" kamu juga nak jangan teledor,jangan manja lagi,jadi istri yang baik,dan jaga kesehatan kamu juga (memeluk)


chacha beralih ke radit


chacha" om jaga kesehatan , mulai biasa bangun sendiri, kalau gak bisa nikahi saja fani (menangis sambil tertawa) chacha sayang om (memeluk)


radit hanya bisa menangis dan tak mengucap kan apapun ... karna iya tak sanggup berkata kata


setelah berpamitan abi dan chacha meninggal kan kediaman chacha


di sepanjang perjalanan chacha hanya menangis tanpa suara ..


iya merasa berat sekali meninggal kan rumah nya ...


abi" sudah jangan menangis lagi ... sudah jelek makin jelek


chacha menoleh ke arah abimanyu


melihat abi manyu yang mengejek nya itu


"bukan nya nenangin malah bikin kesal saja " batin chacha


karna ke lelahan menangis chacha tertidur ...


abi melihat chacha yang tertidur merasa sedikiy kasihan ...


" pasti dia lelah " gumam abi


tak berapa lama mereka samapai di minsion besar,megah dan indah itu


abi membangunkan chacha


abi" hey ... hey bangun kita sudah sampai


chacha" maaf saya ke tiduran ya ... apakah kita sudah samapai


abi" sudah turun lah dan bawa rara turun juga


chacha keluar dari mobil lalu membuka pintu belakang untuk mengendong rara


betapa terpesona nya chacha melihat rumah yang berada di depan nya ...


chacha merasa seperti sedang bermimpi


chacha masuk ke sebuah pintu dan di sambut beberapa maid


"ya ampun apakah aku bermimpi sekarang ... " dalam hati chacha


maid" selamat datang nyonya muda ...


chacha" terimakasih ... tapi bisa kah kalian panggil saya chacha saja jangan. dengan sebutan itu


maid" baik nona chacha


chacha" chacha tidak pakai nona


salah seorang maid yang seumuran dengan ibu mia angakat bicara


" maaf nona kami tidak berani seperti itu karna itu adalah peraturan di sini"


chacha" baik lah kalau begitu


para maid sangat bingung dengan nyonya baru mereka ...


"rumah ini besar sekali ... (menarik nafas) memang tempat yang pas untuk menyiksa ku di rumah ini " batin chacha


next semua


semoga kalian suka ya


jangan lupa beridukungan kalian


like,komen,favorit,dan saran nya ya semua


💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝

__ADS_1


__ADS_2