
enjoy guysss....
happy reading ...
______________________________________
pagi pagi sekali chacha terbangun dari tidur nya
iya sedikit terkejut karna meresa ada yang memeluk nya
iya melihat tangan mungil yang mengemaskan sedang memeluk perutnya
chacha mulau beranjak dari tempat tidur nya secara perlahan ... karna iya tak mau membangun kan rara atau abi
setelah berhasil turun chacha masuk ke dalam kamar mandi untuk membasuh muka dan sikat gigi
lalu iya turun ke bawah melihat isi kulkas apa saja yang bisa iya gunakan untuk membuat makanan ...
setelah selesai mepersiap kan bahan dan menghangatkan beberapa makanan chacha membangun kan ibu,om serta suami nya untuk menjalan kan solat subuh
chacha " bu (mengetuk pintu) bu ... sebentar lagu adzan
bumia" iya sayang (sambil membuka pintu )
chacha" bu tolong bangunin om radit ya ... chacha mau bangunin mas abi
ibumia" iya cha ... kamu bangunin dulu suami kamu
chacha bergegas menuju kamar nya untuk membangunkan abi
chacha membangun kan abi dengan sangat hati hati karna iya takut ...
chacha" mas... mas ... (dengan lembut)
tak ada respon dari abi
cahcha" mas ... mas (sedikit menguncang pundak abi)
"ya ampun kebo bener yah ... di bangun gak bangun bangun " batin chacha
setelah beberapa kali mencoba dan tak ada respon chacha menyerah
chacha meninggal kan abi turun ke bawah ...
pukul tujuh pagi abi terbangun dari tidur nya karna merasakan sinar matahari
"ooo astaga sudah jam segini ... kenapa gadis itu tak membangunkan ku" gumam abi dengan kesal
abi" semua gara gara gadis itu aku jadi susah tidur
bagai mana abi bisa tidur bila selama ini iya hanya tidur sendiri
tapi tadi malam iya tidur bersama perempuan yang tidur menggunakan baju tidur yang minim dan selalu tersingkap menujukan paha mulus nya
abimanyu adalah laki laki normal...
karna ulah chacha itu abi manyu baru bisa tertidur pukul empat pagi
abi berjalan menuju kamar mandi untuk membersih kan diri nya
chacha masuk ke kamar nya untuk membangun kan abi kembali
namun iya tak melihat abi di tempat tidur dan mendengar suara gemericik air
chacha menyiapkan baju abi ... karna iya yakin kalau abi manyu tak membawa baju nya
tak lama abimanyu turun dari kamar menuju meja makan ... dan mendapati chacha sedang membereskan meja
abi" hey kau ... kenapa tak membangun kan ku (menatap tajam )
chacha" (menarik nafas) saya sudah bangunin mas tapi masnya gak bangun bangun ...
abi" ini semua salah kamu ... (langsung duduk di meja makan )
chacha" gara gara saya ... ? emang saya kenapa ?
__ADS_1
abi hanya diam tak menjawab pertanyaan chacha ...
"dasar orang aneh dia yang tidur nya pulas orang yang di salahin " batin chacha
abi" dimana yang lain ... dan rara?
chacha" om radit sudah pergi ke kantor , ibu sama rara ke toko roti
abi" bisa minta mereka untuk pulang
chacha" untuk apa ?
abi" (menarik nafas) apa kau lupa ... hari ini kita akan pindah
deg ...
kata kata abi membuat chacha merasa sedih dan takut
chacha" pindah ... ?
" ternyata iya tak main main" batin chacha
abi" iya pindah ... bukan kah kamu sudah mengemas barang barang mu
chacha" baik lah akan saya beritahu kan pada mereka
abimanyu menghabiskan makanan nya ...
setelah itu duduk santai di depan tv
chacha" mas gak pergi ke kantor ?
abi" kenapa ... kamu mau ngusir saya ... atau kau takut saya miskin karna tidak bekerja (ketus)
chacha ingin menangis rasa nya mendengar perkataan abi
chacha" tidak ... bukan begitu maksud saya ... saya hanya bertanya saja tidak ada maksud lain
abi" terserah apa kata mu ...
" bodoh sekali sih kamu cha buat apa bertanya , dan kenapa kamu menangis natasya" chacha merutuki dirinya sendiri dalam hati
abimanyu tak sengaja melihat ke arah chacha dan iy melihat air mata disana
dan chacha cepat cepat memalingkan wajah nya ... dan pergi meninggal kan abi
"kenapa wanita itu menangis " batin abi
chacha masuk ke dalam kamar ...
iya menangis ...
"jahat sekali dia ... seburuk itu kah aku di matanya, kenapa aku cengeng sekali (mengelap air matanya) "
sekitat pukul sebelas siang radit dan bu mia sudah berada di rumah
abi" bu dan om radit saya dan chacha ingin berpamitan untuk pulang ke rumah kami ... iya kan sayang (memeluk pundak chacha)
chacha" iya
" sayang .. wah hebat sekali dia berakting" batin chacha
radit" abi jangan panggil saya om saya canggung di panggil seperti itu panggil saya radit saja ... dan apa gak sebaik nya kalian beberapa hari lagi disini
chacha sangat senang mendengar tawaran radit
abi" maaf radit bukannya tidak mau tapi saya dan chacha sudah sepakat untuk saling mengenal lagi dan tahu ke biasaan masing ... benarkan sayang (melirik chacha)
"pupus sudah harapan ku" batin chacha
chacha" iya om ... biar chacha bisa mandiri (tersenyum)
akhirnya chacha dan abi di perbolehkan pergi
chacha" bu chacha pergi ya ... (menangis) ibu jaga kesehatan ... jangan capek capek...
__ADS_1
bumia" kamu juga nak jangan teledor,jangan manja lagi,jadi istri yang baik,dan jaga kesehatan kamu juga (memeluk)
chacha beralih ke radit
chacha" om jaga kesehatan , mulai biasa bangun sendiri, kalau gak bisa nikahi saja fani (menangis sambil tertawa) chacha sayang om (memeluk)
radit hanya bisa menangis dan tak mengucap kan apapun ... karna iya tak sanggup berkata kata
setelah berpamitan abi dan chacha meninggal kan kediaman chacha
di sepanjang perjalanan chacha hanya menangis tanpa suara ..
iya merasa berat sekali meninggal kan rumah nya ...
abi" sudah jangan menangis lagi ... sudah jelek makin jelek
chacha menoleh ke arah abimanyu
melihat abi manyu yang mengejek nya itu
"bukan nya nenangin malah bikin kesal saja " batin chacha
karna ke lelahan menangis chacha tertidur ...
abi melihat chacha yang tertidur merasa sedikiy kasihan ...
" pasti dia lelah " gumam abi
tak berapa lama mereka samapai di minsion besar,megah dan indah itu
abi membangunkan chacha
abi" hey ... hey bangun kita sudah sampai
chacha" maaf saya ke tiduran ya ... apakah kita sudah samapai
abi" sudah turun lah dan bawa rara turun juga
chacha keluar dari mobil lalu membuka pintu belakang untuk mengendong rara
betapa terpesona nya chacha melihat rumah yang berada di depan nya ...
chacha merasa seperti sedang bermimpi
chacha masuk ke sebuah pintu dan di sambut beberapa maid
"ya ampun apakah aku bermimpi sekarang ... " dalam hati chacha
maid" selamat datang nyonya muda ...
chacha" terimakasih ... tapi bisa kah kalian panggil saya chacha saja jangan. dengan sebutan itu
maid" baik nona chacha
chacha" chacha tidak pakai nona
salah seorang maid yang seumuran dengan ibu mia angakat bicara
" maaf nona kami tidak berani seperti itu karna itu adalah peraturan di sini"
chacha" baik lah kalau begitu
para maid sangat bingung dengan nyonya baru mereka ...
"rumah ini besar sekali ... (menarik nafas) memang tempat yang pas untuk menyiksa ku di rumah ini " batin chacha
next semua
semoga kalian suka ya
jangan lupa beridukungan kalian
like,komen,favorit,dan saran nya ya semua
💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝
__ADS_1