Really My Husband

Really My Husband
#RMH 136


__ADS_3

enjoy


.


.


.


.


.


let's read


°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°


hari resepsi hari yang di tunggu tunggu oleh Dimas dan Rika hari dimana semua orang akan tahu jika mereka berdua adalah sepasang suami istri


acara berjalan meriah dan sangat banyak tamu yang datang ...


Radit" akhirnya resmi Lo dim, (tertawa)


dimas" iya dong aman, jadi gak ada lagi yang macem macem kan ... si curut mana?


Radit" Fani lagi nemenin Rika ... tau tuh bini gue lagi demen sama bini Lo


dimas" curiga gue , jangan jangan curut dah pindah genre (tertawa)


Radit" gila Lo, hati hati dim,


dimas"(tertawa) woles woles,


Abi" pada serius amat, ada apaan nih


Radit" adik ipar Lo nih, mulutnya bahaya


Abi" kenapa lagi?


Radit" masa gue bilang, Fani lagi demen nempel si Rika dia bilang bini gue pindah genre


Abi" (tertawa) parah Lo dim, dim di depan ada om Vero sama dua sepupu Lo


dimas" gue pergi tempat Rika dulu ya,


dimas menghindar dari perkataan Abi


Abi" dim temui dulu jangan seperti ini kasihan mereka


dimas" Lo aja yang temuin gue masih banyak yang lain


dimas berlalu pergi


Abi dan Radit hanya bisa diam dan saling pandang


Deva melihat Rika yang sedang berbincang dengan Fani dan cha-cha


Deva" kak Rika


Rika" Deva ... sama siapa kesini, yang lain mana


Deva" sama ayah, dan kak bia,mereka masih ngobrol sama kakek


Rika" duduk va, biar kakak kenalin, ini aunty Fani, dan ini mba cahcha


Deva memperkenalkan dirinya


Rika" Deva, bagaimana kabar Oma


Deva" Oma makin lemah kak,di pasang infus pun Oma gak mau


Rika" opa, apa opa baik,


Deva" opa seperti tidak ada gairah hidup kak, entah lah Vava sedih kak


cahcha dan Fani hanya bisa mendengar saja karena jujur mereka juga kesal jika mengingat perlakuan mereka ke Dimas dulu


dimas melihat Deva Sadang berbincang dengan istrinya


langsung menghampiri dan menarik Rika agar tidak berbicara pada Deva


Deva mencoba menegur Dimas namun Dimas malah mengacuhkan nya


Deva hanya diam melihat perlakuan Dimas pada nya


Rika dan Dimas berada di sebuah ruangan kosong


Rika" sayang...


dimas" maaf,maaf aku tidak tahu mengapa aku bersikap seperti itu


Rika" Daddy (memeluk) apakah kamu masih marah,


dimas" entah lah...


Rika" Daddy ayo kita keluar dan kita temui mereka, aku mohon demi aku, simpan amarah mu


dimas menatap istrinya itu ...


dimas" kenapa kamu seperti kakek senang memaksa, (mencubit hidung Rika)


Rika" karena suami ku susah jika tidak dipaksa (tertawa)


dimas" apa yakin kita temui mereka


Rika" sayang, ingat kau sudah janji


dimas" iya iya , ayo


dimas dan Rika berjalan menemui Vero dan juga ke dua putrinya

__ADS_1


dimas" om (mencium tangan)


Vero" selamat Dimas,Rika


(merasa canggung)


Rika" terimakasih om, Tante Rossi mana om, gak ikut


Vero"(menarik nafas) Rossi dia ...


belum selesai Deva sudah memotong perkataan ayah nya


Deva" mama sedang sakit,


Rika" semoga Tante cepat sembuh ya om


dimas hanya memperhatikan saja,percakapan istri dan om nya itu


Rika" makan dulu om,bia,Deva


Bianca" sudah kak ...


Rika" om Oma apa kabar ?


Vero" oooo Oma, Oma, kurang baik,


dimas" sudah di bawa berobat


Vero" sudah tapi Oma tidak mau makan atau minum, iya selalu berkata ingin menyusul mama mu dim


dimas hanya diam tak menanggapi perkataan Vero


dimas memilih pergi menemui tamu yang lain dan Rika ikut menyusulnya


setelah selesai acara Dimas dan Rika menuju hotel yang di pesan kan untuk mereka


dalam perjalanan Dimas mau pun Rika hanya diam tak ada yang berbicara


sesampai nya di hotel Rika memilih membersihkan tubuhnya ...


" aku sangat sedih mendengar ke adaan Oma, oooo ya Allah buat lah hati ku berdamai,sungguh aku sedih sekali " batin Dimas


Rika keluar dari kamar mandi dan mendapati suaminya melamun


Rika" Daddy kamu tidak mandi


dimas" Hem, iya, aku mandi ...


Rika memperhatikan suaminya itu


tak menunggu lama Dimas sudah selesai dengan rutinitasnya


Rika" em, Daddy aku ingin melihat Oma,


dimas" untuk apa ?


dimas" sudah lah lebih baik kita tidur ini sudah malam


dimas langsung membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur itu


Rika hanya bisa pasrah melihat sikap suami nya itu karena iya tak ingin memaksa suaminya lagi


Rika mulai masuk kedalam alam mimpinya berbeda dengan suaminya yang masih terjaga


dimas mem bolak balikan tubuhnya, karena iya merasa gelisah


"apa yang terjadi pada ku, kenapa aku sangat gelisah " batin Dimas


dimas menatap istrinya yang sudah terbuai dengan mimpinya itu


"maaf sayang, kamu jadi ikut terlibat dengan masalah hidup ku yang kacau ini" dalam hati Dimas


pukul tiga dini hari ponsel Dimas berdering dan hal itu membuat Rika dan Dimas harus membuka mata mereka


dimas menatap ponsel nya


"kakek" gumam Dimas


dimas mengeset icon hijau itu, untuk menerima panggilan tersebut


dimas" halo kek, ada apa?apa terjadi sesuatu?


kakek" dim cepat ke rumah sakit


dimas" siapa yang sakit, kakek?


kakek" bukan Oma mu, kesehatannya semakin menurun dan kini iya tidak sadar kan diri


dimas terkejut mendapat kabar itu ...


kakek" dim, Dimas, kamu masih disana, dim,


dimas" ii... iya kek Dimas masih disini


kakek" pergi lah nak, mereka membutuhkan mu, jangan pikirkan ego mu nak, kakek mohon pada mu


dimas langsung mematikan panggilan itu kemudian iya melihat ke arah istrinya yang masih menatap dengan penuh pertanyaan


dimas" kita ke rumah sakit sekarang


Rika" rumah sakit, apa kakek di rawat (panik)


dimas" bukan kakek tapi Oma,


Rika langsung bersiap siap Menganti pakaiannya ...


setelah beres mereka menuju resepsionis untuk cek out dari hotel itu ...


setelah semua proses selesai Dimas dan Rika langsung menuju ke rumah sakit yang di beritahu kakek nya

__ADS_1


sesampainya di rumah sakit Dimas melihat opa,kakek,omnya dan kedua sepupunya yang sedang menunggu di pintu ruangan dimana Omanya sedang di tangani


opa" Dimas (memeluk)


dimas" bagaimana ke adanya ?


Vero" belum tahu dim, dokter belum memberitahu


setelah satu jam menunggu baru lah seorang dokter keluar dari ruangan


dokter" keluarga ibu Kartini


Vero" kami dok, bagaimana dok ?


dokter" ibu anda mengalami dehedrasi, dan Maslah pada lambungnya


Vero" apakah parah dok ?


dokter" tidak begitu parah karena cepat di tangani, sebaiknya kalian bisa membujuk ibu kalian untuk makan dan banyak minum penambah cairan


Vero" iya dok , terimakasih


dokter pergi meninggalkan mereka dan mengizinkan mereka untuk bertemu Omanya


Vero" Vero benar benar gagal sebagai anak laki laki, dan tidak becus sebagai anak


kakek" sudah lah Vero, jangan bersedih seperti ini, itu bukan lah kesalahan atau ke gagalkan jadikan semua itu pelajaran hidup mu, dan jangan pernah kamu ulangi


Vero" terimakasih om ... maaf kan Vero (memeluk)


dimas masuk untuk melihat Omanya itu


dimas melihat Omanya yang terpasang beberapa alat di tubuhnya membuat Dimas merasa sedih dan bersalah


dimas" kenapa, kenapa memilih untuk mati, kenapa, aku tidak mengizinkan hal itu, aku masih ingin membalas rasa sakit hati ku, bangunlah,bangun (menangis)


kau harus tanggung jawab atas semua ini, kau tidak boleh pergi meninggalkan ku,


dimas masih menatap Omanya yang belum sadar kan diri


dimas" bangun lah bangun, jangan pernah berharap untuk pergi, kau harus bertanggung jawab, jangan pernah buat kesalahan seperti dulu pergi meninggalkan aku, bangun lah aku mohon jangan pergi meninggalkan aku (menangis)


dimas memegang tangan Omanya


dimas" aku mohon bangun lah, dan tebus semua kesalahan mu pada ku,bangun lah aku mohon, jangan pergi dengan cara begini, kau malah membuat ku merasa bersalah ...


dimas menundukkan kepalanya ... dengan menahan suara tangisnya


Oma Kartini mulai membuka matanya dan melihat Dimas berada di sampingnya


Oma" Dimas(dengan sangat lemah)


dimas" Oma kau sudah bangun ... (memeluk)


Omanya merasa tak percaya Dimas memeluknya sambil menangis iya merasa jika iya sedang bermimpi


" jika ini mimpi sungguh aku tidak ingin bangun dari mimpi ini" batin Oma Kartini


dimas" kenapa, kenapa memilih untuk pergi meninggalkan ku, hah, kenapa tidak memilih menebus semua salah mu pada ku ... kenapa ? (menangis)


Oma" maaf,maaf,maaf, maaf kan Oma Dimas, Oma sungguh menyesal Dimas


dimas" aku tidak mau mendengar semua alasan itu, aku hanya ingin kau tetap hidup dan tebus semua kesalahan mu pada ku (kali memeluk)


Oma" tentu, Oma akan menebus semua kesalahan Oma Dimas, Oma berjanji Oma tidak mengulangi kesalahan Oma lagi pada mu (menangis)


kini Oma Kartini sudah dipindahkan ke ruang rawat inap ...


kakek Nugroho sudah pulang karena memang sudah mau menjelang subuh ...


sementara Dimas dan Rika memilih tinggal disana


dimas" apa Oma tidur


Rika" iya ... kamu juga tidur agar tidak lelah nanti saat adzan aku bangunkan


dimas menuruti istrinya, Dimas tidur di dengan paha Rika menjadi bantal nya


Vero melihat Dimas dan Rika sangat bahagia karena keponakannya bisa bertemu dengan wanita yang baik


Vero" Rika jaga lah Dimas ya,


Rika" iya om, pasti Rika akan melakukan kan apa pun asal kak Dimas bahagia


Vero" terimakasih ri,


Deva dan Bianca sudah tertidur dengan lelap


Vero dan Rika terjaga


sebenarnya Dimas juga belum tertidur iya hanya berpura pura saja ... iya mendengar semua percakapan istrinya dan om nya itu


dimas sangat senang mendengar penuturan istrinya yang akan melakukan apa pun untuk membuat nya bahagia


"aku juga berjanji akan selalu membuat mu bahagia sayang, terimakasih atas semua yang kau berikan pada ku" dalam hati Dimas


_________________________________________


TBC


next ya


maaf baru up date ... aku baru selesai kerja dan aku sempet sempetin buat nulis ...


semoga dapet feel nya ya semua


jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya ...


terimakasih

__ADS_1


__ADS_2