
selamat membaca ...
.
.
.
.
.
enjoyy ...
••••••••••••••••• •••••••••••••••• •••••••••••••
semua sudah kembali seperti semula ...
yang berbeda hanya abimanyu yang sangat menyayangi dan mencintai chacha
chacha sudah kembali ke toko
walau dengan perdebatan sengit antara chacha,abi,dan radit
abi dan radit tidak memboleh kan chacha bekerja lagi ... karna takut kejadian seperti ke marin terulang
namun chacha tetap kekeh ingin kembali ke toko
ya tak perlu kalian tanya kan lagi yang menang sudah pasti chacha
hari ini abi memilih untuk tidak bekerja karna iya memilih mengikuti chacha dan pegawai Toko piknik
chacha sedang menyiap kan barang barang yang akan mereka bawa ...
chacha" rara mau bawa mainan apa ... ?
rara" (mengerutkan dahi) atu awa ini aja nda (menunjuk mainan balok)
chacha" oke sayang ...
chacha mengemas dengan rapi
setelah usai iya menghampiri abi
chacha" mas ... ayo kita pergi semuanya sudah siapa ?
abi" ayo kita berangkat ... tapi sayang apa kamu tidak melupakan sesuatu ...
chacha"(berfikir) seperti nya tidak
abi" coba ingat ingat lagi
chacha" (mencoba mengingat) gak kok mas
abi"(menarik nafas) kamu ini selalu lupa ...
cup
abi mencium kening chacha
abi" selamat pagi sayang ...
chacha merasa malu hal itu membuat pipi nya merona
chacha" ya sudah ayo mas ... yang lain pasti udah nunggu kita ..
abi memasukan semua barang barang ke dalan mobil setelah selesai mereka pergi menuju toko ... sebelum ke toko mereka menjemput ibu mia lebih dulu
chacha" bu , om radit udah pergi
bumia" iya cha katanya mau ngecek barang yang mau di kirim kejepang ...
chacha" ooo begitu
rara" nenek... ayo tita pelgi (menarik tangan)
bumia" ya ampun cucu nenek sudah tidak sabar rupanya ... yasudah ayo ...
__ADS_1
setelah usai mereka berjalan menuju toko
dari ke jauhan chacha sudah melihat para pegawai suudah berkumpul
setelah samapai mereka langsung turun
dan seperti biasa rara akan mengabsen satu persatu
rara" yangtung,yangti (mencium tangan),om imas acem,
dimas" apa rara bilang ..
rara" om imas acem (tertawa)
dimas mengejar ngejar rara ...
hingga membuat rara tertawa girang lalu rara akan mencari perlindungan pada papa nya
dimas" dasar rara kecut (tertawa)
rara menyapa om yang paling iya favorit kan
rara" om yaya apan... (mencium pipi)
ataya" iya princes rara cantik
rara" ate lana
karna cedal ranta menjadi lana jika rara yang memanggil
ratna" ratna ra bukan lana (tertawa)
setelah berbincang bincang mereka memutuskan untuk pergi
sepanjang perjalanan rara terus berceloteh tentang ini dan itu ...
menanyakan setiap yang iya lihat
dan terkadang membuat chacha kewalahan
semua pegawai toko sudah mulai bersikap biasa lagi dengan abi ... tak seperti pertama tama setelah mereka berbaikan
paklukman" bi mau kopi ... ini buatan ibu di jamin maknyos
abi" iya pak ... kalau buatan ibu mah apa aja enak
dimas" bener banget tuh ... apa lagi kalau masak semur huh rasanaya bisa lupa sama dunia
ataya" seneng itu ibu di puji puji (ataya menggoda ibunya)
bulia" kan emang kenyataan tay (tertawa)
mereka menikmati piknik dengan suka cita ...
seusai piknik mereka kembali dengan lelah dan bahagia
chacha tidak memasak untuk makan malam karna mereka sudah makan di rumah chacha bersma radit dan ibu
setelah pulang rara langsung tertidur karna lelah
setelah selasai menemani rara tidur
chacha kembali ke kamar nya dan memelih mebersih kan diri
setelah usai chacha mulai merebakan diri nya
abi" sayang...
chacha" iya mas
abi" kamu sudah mau tidur ...
chacha" iya mas ... aku capek banget
abi memeluk chacha
abi" nda ... papa belum mengantuk loh
__ADS_1
chacha" ya sudah kalau papa belum mengantuk berarti bunda tidur duluan ya
abi"(merasa kecewa) ya sudah bunda tidur saja ...
tanpa aba aba chacha sudah memjam kan matanya ...
sebenarnya chacha tahj maksud abi ... tapi chacha merasa takut
chacha sudah tertidur pulas namun abi masih terjaga ...
abi teringat ulang tahun chacha sudah terlewat saat mereka bertengkar dulu
abi memiliki recana ingin memberikan sesuatu pada istrinya
abi melihat lihat perhiasan
abi terus memandangi satu persatu benda benda berkilauan itu
samapai iya menjatuh kan pilihan pada kalung dengan liontin bluesafir
saat sedang asik meliha lihat abi mendapat panggilan dari seseorang
dan iya berbicara dengan orang tersebut
waktu sudah menunjukan jam satu dini hari
chacha terbangun dari tidur nya dan melihat abi tidak ada
chacha mencari di sekitar namun iya tak mendapati abi
chacha melihat ke arah balkon dan benar saja abi berada di sana
"sedang apa dia disana selarut ini" batin chacha
chacha berjalan mendekati abi
chacha mendengar abi berbicara mesra pada orang yang sedang menelpon
abi" iya nanti kita ketemu ... yang prnting kamu siapin aja ... tenang aku akan menemui mu
chacha merasa penasaran sekali hingga iya memberanikan diri menegur abi
chacha" mas ....
abi terkejut mendapati chacha berada di belakangnya ... lalu buru buru mematikan telpon nya
abi" sa... sa... sayang ... kamu kenapa bangun?
chacha" (menatap curiga) mas lagi telponan sama siapa
abi" oo ... em .. ini hendrik dia mengingat kan ku ada rapat besok
chacha" tengah malam begini ?
abi" em ... iya dia takut aku lupa ... ya sudah sayang kita tidur yuk mas udah ngantuk
abi mengandeng tangan chacha menuju kasur
abi memeluk chacha dan tak lama kemudian tertidur
bedahal nya dengan chacha yang masih bertanya tanya siapa yang di telpon oleh suami nya tengah malam begini
dan mengapa iya berbicara dengan sangat lembut
"apa jangan jangan mas abi selingkuh ... ah tidak tidak mungkin" chacha bergelut dengan fikiran nya
yang membuay nya tidak bisa tidur
tbc
next ya semua
aku mau ingetin setelah baca jangan lupa like,komen,favorit dan sarannya
serta dukungan dukungan lain nya
terimaksih semua
__ADS_1