Resep Cinta Caramel

Resep Cinta Caramel
047-Sakit


__ADS_3

Flash back beberapa hari sebelum.


Keanu hanya bisa menatap Honey yang tengah berlari cepat menuruni anak tangga. Sedikit penyesalan dalam hatinya. Ia terlalu frontal dalam mengungkapkan perasaannya. Saat ini Honey pasti akan menghindar darinya.


Honey adalah wanita yang telah melalui begitu banyak masalah dalam hidupnya, tentu saja ia akan selalu waspada terhadap semua orang asing. Kepahitan hidupnya, membuat ia memasang benteng yang kokoh untuk dirinya sendiri. Agar serangan dalam bentuk apa pun itu tak bisa menghancurkan dirinya.


Honey, jika saja kamu mau berbagi sedikit kisah mu dengan ku. Aku bukan seorang musuh bagi mu. Aku hanya ingin berbagi bahagia ku bersama mu. Batin kaenu.


Setelah suara langkah kaki Honey tak terdengar lagi, Keanu baru membalikkan badannya kembali ke dalam ruangannya.


Nyeri, lelah, mengantuk baru di rasakannya kini setelah dua hari yang super sibuk itu. Launching berhasil di lakukan dengan tingkat kesuksesan menacapai 95%. Kesan kesan para gamers sangat luar biasa. Tentu nya saat ini Keanu bisa bernafas lega atas pencapaiannya, lelah nya tak sia sia.


Namun nyatanya, tiap menghirup nafas seperti ada sesuatu yang mengganjal dalam hidungnya. Terasa sedikit mampet, matanya mulai berair dengan rasa lelah dan ngantuk yang tak terkira.


“Randi,” panggil Keanu.


“Antar saya kembali pulang,” ucap nya.


“Baik pak.”


Saat itu juga mereka kangsung meninggalkan anak perusahan game tersebut.


Setiba di apartement luas Keanu langsung menuju kamar tidur nya. Tanpa mandi dan berganti pakaian Keanu langsung terlelap. Ia terlelap hingga keesokan harinya dengan suhu tubuh yang sangat tinggi, pilek dan batuk.


….


“Tok tok tok.”


Setelah beberapa kali membunyikan bel, Randi kembali mengetok. Kali ini dengan sedikit memaksa masuk. Ia sangat yakin jika bos nya itu sedang tidak baik baik saja di dalam.


“Tok tok tok.”


Masih tak ada jawaban.


Akhirnya Randi memutuskan menghubungi pihak keamanan gedung itu. Dengan menggunakan alat khusus, pintu apartment Keanu langsung terbuka. Randi langsung bergegas masuk kedalam.


Di hampirinya Keanu yang sedang mendekam di balik selimut. Wajah Keanu memerah, suhu tubuhnya sangat tinggi disertai keringat yang membasahi sekujur tubuhnya.

__ADS_1


“Pak, pak Keanu?” panggil Randi seraya melepaskan jas hitam yang masih melekat di tubuh Keanu.


“Bapak sakit gini kenapa nggak hubungi Randi?” sembari membuka jas hitam yang di kenakan Keanu.


Keanu mulai membuka matanya. Ia menatap sosok Randi di hadapannya.


“Ambilkan saja saya obat dalam kotak obat,” perintah Keanu.


Randi melakukan seperti yang di ucap kan Keanu. Ia kembali dengan segelas air putih dan dua butir obat ditangannya.


“Pak, ini obatnya,” ucap Randi.


Keanu langsung duduk bersandar pada sandaran tempat tidurnya. Dua butir obat berhasil masuk dalam tubuh nya.


“Randi, beberapa pekerjaan ku hari ini kamu handle dulu,” ucap Keanu lemah.


“Baik pak, sore ini ada pertemuan dengan pihak bank, saya yang akan temui mereka mewakili bapak,” ucap Randi.


“Oh ya hubungi Sandri jika kamu di persulit,” ujar Keanu.


“Baik pak.”


“Baik pak, saya pamit dulu.” ucap Randi kemudian pergi meninggalakan ruangan itu.


Sepeninggal Randi, Keanu kembali tertidur, ia mengabaikan perutnya yang lapar, isi dalam kepalanya hanya ada rasa ngantuk dan ingin tidur.


Keanu kembali tertidur hingga malam hari.


Akibat kelaparan, malam hari Keanu terbangun, ia mencoba membuat sesuatu dari bahan yang ada dalam kulkasnya.


Sepring spagheti steak berhasil di buat nya. Makanan itu adalah makanan yang pertama kali ia makan bersama Honey


Sambil makan Keanu terus memikir kan Honey, terbesit dalam pikiran nya untuk datang menemui Honey saat itu juga.


Honey, aku merindukannya.


Ya aku akan temui dia… saat ini dia pasti belum makan.

__ADS_1


Setelah merasa cukup kenyang, Keanu langsung bergegas mandi. Namun kecelakaan kecil di kamar mandi malah membuatnya harus mendekam beberapa hari lagi dalam rumah.


Keesokan harinya…


“Randi, sore nanti kamu bawakan aku kue kering dari kantin.” ucap Keanu dari ponselnya.


“Dan, cepat kirim lagi seorang dokter terbaik ke apartemen ku sekarang, dokter yang tadi seperti tidak membuahkan hasil apa pun, kaki ku malah semakin bengkak,” ucap Keanu lagi.


“Baik pak. Oh ya tadi saya dari kantor, ada yang mencari bapak,” ucap Randi.


“Jika ada yang mencari katakan saja aku lagi kurang sehat,” ujar Keanu.


“Sudah saya katakan seperti itu. Honey terlihat khawatir saat saya mengatakan bapak sakit,” ucap Randi.


“Honey? Dia yang mencari ku?” tanya Keanu kaget. “Baiklah, aku akan ke kantor sekarang,” ucap Keanu kemudian langsung menutup telponnya.


Keanu langsung berjalan setengah melompat menggunakan kaki kanan nya menuju lemari pakaian, ia ingin langsung temui Honey saat itu juga.


Sangat jarang wanita itu akan mencari ku, dia pasti membutuhkan bantuan ku. Sejak beberapa hari lalu, aku belum memberikan kabar pada nya.


Dari apartement mewahnya, Keanu langsung menuju perusahan yang jaraknya tak seberapa jauh. Hanya dalam waktu sepuluh menit Keanu sudah tiba di sana.


Memasuki loby kantor, Keanu berusaha berjalan tegap, namun dengan kaki nya yang masih sakit ia akhirnya harus berjalan agak pincang, hingga menimbulkan perhatian semua karyawan.


“Sore pak,” sapa beberapa karyawan yang saat itu sedang berada di loby.


Keanu mengibas jemarinya, sebagai isyarat agar karyawan itu pergi dari situ.


karyawan itu pun menjauh dengan radius 10 meter sesuai yang di perintahkan. Mereka langsung menunduk kemudian pergi dari loby hingga Keanu masuk ke dalam lift.


“Isabel, panggil Honey ke sini,” ucap Keanu datar.


.


.


.

__ADS_1


To be continue ⬇️


__ADS_2