
Isabel menghubungi Marisa, meminta Honey agar ke ruangan pak Keanu.
Saat itu juga marisa langsung menghubungi Honey.
“Honey, pak Keanu mencari mu,” ucap Marisa melalui telpon.
“Benarkah? Dimana mbak?” tanya Honey.
“Di ruangannya,” sahut Marisa.
“Baiklah aku akan ke sana sejarang.” Honey kemudian mengakhiri panggilan telpon tersebut.
Dengan antusias Honey berjalan menuju ruangan Keanu. Hatinya senang, setelah tiga hari akhirnya ia akan bertemu dengan Keanu.
“Tok tok tok.”
“Masuk,” teriak suara dari dalam ruangan.
Honey pun masuk ke dalam ruangan.
Setiba nya di dalam, matanya langsung tertuju pada kaki kiri Keanu yang sedang di lingkari perban. Honey Kemudian menatap wajah Keanu yang terlihat agak pucat.
“Bapak baik baik saja?” tanya nya khawatir.
Keanu menggeleng. “Masih sakit, bahkan semakin terasa sakit setelah aku berjalan menuju ke sini,” ujar Keanu.
“Kalau begitu kenapa bapak memaksa kan diri, seharusnya bapak istirahat di rumah,” ujar Honey.
“Ada yang mencari ku, jadi aku ke sini,” ucap keanu. Ia kemudian menepuk nepuk sofa di sampingnya. “Duduk lah,m, bukankah kamu tadi mencariku?”
Honey duduk persis di samping Keanu.
“Bapak sudah nggak marah lagi?” tanya Honey dengan hati hati.
“Lah seharus nya yang tanya itu aku, kamu masih marah karena waktu itu?” tanya Keanu.
“Hah kapan aku marah?” ucap Honey kemudian teringat tiga hari sebelum nya di tangga kantor Travorplay.
“Ma maaf pak,” ucap honey sambil manyun menatap ke bawah.
__ADS_1
“Sudah jangan bahas masalah itu lagi, aku juga salah karena mengambil keputusan sendiri tanpa bertanya ke kamu,” ucap Keanu.
Honey mengangkat kepalanya, ia menatap wajah Keanu, wajah pria bersahaja yang akhir akhir ini sering terngiang dalam benak nya.
“Tapi pak, dokter Arman ingin saya mengambil keputusan secepatnya,”
Honey Terdiam sejenak.
“Jika ibu di bawa ke Amerika, bagaimana saya akan mengganti uang nya ke bapak?” tanya Honey ragu ragu.
“Hhhh,” dengus Keanu panjang dan berat.
“Jadi karena itu kamu ingin bertemu dengan ku?”
Honey mengangguk.
“Saya nggak pernah meminta kamu membayar ganti rugi untuk semua biaya pengobatan ibumu. Hanya saja..”
Terlihat keraguan di mata Keanu. Ia masih harus membawa Honey menemui ibunya. Ulang tahun ibu malam ini, bisakah Honey aku bawa ke sana?
“Menikahlah dengan ku,” ucap nya mantap.
Seperti baru saja mendapat serangan jantung, jantung Honey berdetak cepat, wajah Honey memerah. Ia tak menyangka pak Keanu akan mengatakan hal tidak masuk akal seperti itu. Ia Tak bisa berkomentar, ia hanya melotot menatap meja di hadapannya.
“Pak, ini pernikahan loh! Menikah? Bapak mengajak seseorang menikah dengan cara seperti ini? Bapak pikir pernikahan itu main main?” ucap Honey shock.
“Harus gimana lagi, jika aku tidak membawa mu menemui ibuku. Pasti aku akan di jodohkan dengan salah satu putri temannya. Dan aku tidak ingin itu terjadi.”
“Jadi karena itu? Alasan dibalik semua kebaikan bapak, alasan ungkapan cinta bapak karena bapak lagi kepepet?” ucap honey, ada kekecewaan pada tatapan matanya.
“Tentu saja bukan seperi itu. Masalahnya ibuku akan menjodohkan ku dengan anak sahabatnya da…” Wajah Keanu terlihat kalang kabut.
“Tanpa masalahku pun, aku memang sudah berniat akan membawa ibu mu berobat ke luar negri. Masalah ibu mu ada di luar konteks ucapan ku barusan. Oke, jika kamu tidak ingin menikah dengan ku. Maukah kamu berpura pura menjadi istri ku?” tanya Keanu sedikit memohon.
Mendengar ucapan Keanu Honey menjadi marah.
“Pak seperti nya bapak memang suka bermain main dengan pernikahan. Pernikahan palsu? Berjanji di hadapan Tuhan dengan kebohongan? Bapak pikir bisa bermain main dengan janji pernikahan di hadapan yang maha kuasa! Pernikahan,cinta, uang, dan juga harga diri. Bapak hanya menganggap semua itu permainan!”
Honey berdiri dari kursi nya.
__ADS_1
“Maaf, berlama lama di sini bisa membuat aku gila. Otak bapak sedang tidak beres, bapak harus mencari dokter kejiwaan untuk mengobati penyakit bapak. Jangan bawa bawa alasan perjodohan untuk melamar seorang wanita, bapak bisa saja membuat wanita itu menganggap bapak tidak normal!” ucap nya marah dan tegas. Honey langsung keluar dari ruangan itu.
Keanu hendak mengejar Honey tapi apalah dayanya, kaki nya tidak bisa di ajak berkeja sama.
Dengan mulut komat kamit, mengumpat dan marah Honey terus berjalan menuju lift.
Menyesal aku datang menemuinya, setelah kemaren menyatakan cinta, sekarang dia ingin menikahiku?! Si ii iit! Benar benar membaut rasa hormat ku hilang. Ternyata sikapnya sangat rendah. Tiba tiba mencintai, tiba tiba ingin menikah? Apa sudah jadi kebiasaan nya langsung mengajak menikah semua wanita yang baru di kenal nya dengan iming iming uang? Ah masa bodoh, aku nggak akan respon sikap pria seperti itu.
Honey terus mengumpat hingga masuk ke dapur bakery.
Saat itu ia berpas pasan dengan Rian di pintu masuk.
“Kenapa lu Hon?” tanya Rian yang wajah nya terlihat lesu.
“Aku lagi kesal kak, aku lagi marah. Benar benar marah!” ucap Honey.
Honey mengepal tangannya. Ia marah, karena pak Keanu hanya menganggap cinta itu sebuah permainan.
“Kamu lagi marah Hon dan aku lagi bingung. Aku benar benar kebingungan sekarang, rasanya aku ingin mati saja,” ujar Rian.
Mendengar ucapan Rian, Honey menatapnya tegas.
“Kak Yan ngomong apa sih? Mati mati, suka sembarang ngomong begitu dosa kak,” ucap Honey.
Jadi selama beberapa hari terakhir kak Rian suka menyendiri dan murung karena kak Rian ada masalah.
“Masalah kakak dengan masalah Honey tentu lebih besar masalah Honey, tapi Honey nggak pernah berpikir ingin mati,” ucap Honey.
“Jika kamu tau masalah kakak, kamu juga pasti ingin menghilang dari dunia ini Hon,” ucap Rian lesu.
“Masalah mu pasti hanya karena ibu mu, tapi masalah ku menyangkut dua nyawa. Dan aku masih belum bisa mengambil keputusan tepat, aku galau Hon,” sungut Rian.
“Ya sudah, sebentar lagi kita pulang. Kak Rian Honey traktir makan bakso Cak Adi, Honey akan curhat sesuatu yang besar pada kakak, tapi kakak janji kakak harus cerita masalah kak Rian pada Honey. Ok?” ucap Honey.
Rian hanya membalas dengan anggukan kepala. Rasanya berat baginya untuk berkata kata, semua tenaganya telah habis di gunakan untuk terus berpikir masalahnya selama beberapa hari terakhir yang terus menggerogoti pikirannya.
.
.
__ADS_1
.
To be Continue ⬇️