
Keanu dan Honey masih menunggu di dalam mobil yang terparkir di halaman parkiran kantor catatan sipil. Di dalam Randi tengah sibuk mengurus pendaftaran nikah mereka.
Selang sejam, Randi keluar dari gedung tersebut.
“Pak, berkas formulir nya sudah saya isi, tinggal melampirkan foto pasangan.” Jelas Randi sambil berdiri di samping mobil.
“Jadi kami harus foto sekarang?” tanya Keanu.
“Di dalam sudah tersedia layanan foto, tapi saat ini lagi ramai. Bapak mungkin akan di kenali banyak orang,” jelas Randi.
Keanu memanggil agar Randi mendekatkan telinganya ke arah Keanu. Sebuah bisikan, kemudian Randi langsung mengangguk ngangguk setuju.
Randi kembali ke dalam gedung catatan sipil tersebut. Selang setengah jam Randi kembali menemui Keanu.
“Sudah pak,” lapornya.
“Ayo,” ajak Keanu.
Ia keluar menuju pintu samping kiri mobil membukakan pintu untuk calon istrinya itu.
Keanu menyambut tangan Honey untuk membawa nya ke dalam gedung tersebut.
“Pak, apa kita akan menikah sekarang? Disini?” tanya Honey sambil terus berjalan masuk.
Keanu makin menggenggam jemarinya erat.
“Iya, sudah terlambat untuk di batalkan, kita sudah di sini sekarang,” ujar Keanu.
“Ta tapi pak?”
Apakah seperti ini cara orang menikah? Seperti dalam novel mendadak nikah, tiba tiba aja nikah. Tanpa embel embel apa pun.
Batin Honey terus berpikir keras. Ia tak menyangka telah masuk dalam rencana pak Keanu, bahkan ia sendiri tak bisa menghindar lagi.
Memasuki gedung itu, Keanu langsung di sambut oleh seorang pria berjas yang ternyata adalah kepala di kantor tersebut. Keanu langsung di bawa menuju ruangannya.
Memasuki ruangan itu, beberapa fotografer sudah berada di sana. Dokumetasi foto langusung di lakukan.
“Honey senyum dong,” ucap Keanu saat berada di depan kamera.
“Pak baju Honey seperti ini?” sambil melirik baju kaos oblong yang di kenakannya.
“Ini hanya sebuah foto, yang penting itu surat nikah nya sudah kita dapat,” ujar Keanu.
Honey melihat sikap antusias Keanu yang begitu besar. Ia benar benar menginginkan pernikahan ini.
Ya bagi bapak memang surat nikah nya yang paling penting. Ini hanya pura-pura, jadi tidak harus special.
Honey berdiri menatap kamera kemudian tersenyum. Beberapa jepretan cahaya blits menerpa keduanya.
Sesi foto sudah selesai, kepala capil langsung mempersiapkan blanko akta nikah untuk Keanu dan Honey. Setelah semua berkas di lengkapi oleh Randi. Akta nikah langsung terbit hari itu juga.
__ADS_1
Keanu dan Honey keluar dari ruangan kepala pencatatan sipil.
“Apa surat nikah nya sudah jadi?” tanya Honey.
“Ya, sedang di proses. Randi akan membawa akta itu. Sekarang kita harus keluar dari sini sebelum gedung ini kembali menjadi ramai,” ucap Keanu.
Honey baru sadar, ruangan demi ruangan yang mereka lewati begitu sepi. Tak ada seorang pun pengunjung, dan tak ada yang lalu lalang di situ.
“Kemana semua orang?” tanya Honey heran.
“Sudah di bubarkan, kantor ini di tutup selama se jam,” jawab Keanu.
Honey melirik pria kaya di samping nya, apa pun yang ingin dia lakukan pasti berhasil.
Dalam sekejap surat akta nikah Keanu dan Honey sudah jadi, Randi mengantar surat tersebut pada Keanu dan Honey yang sedang menunggunya di mobil.
“Pak,” Randi menyerahkan map ke tangan Keanu. “Sekarang apa perintah untuk saya?” tanya Randi.
“Kamu stay di kantor, kami akan menemui ibu,” ucap Keanu.
“Baik pak,” jawab Randi.
“Pak, kita akan menemui siapa?” tanya honey penasaran.
“Kita akan menemui ibuku, biar dia bisa berhenti menghubungi ku dan terus membahas pernikahan dengan anak temannya itu,” jelas Keanu.
“Tapi pak, Honey belum siap!” tolak Honey.
Merepotkan? Seperti apa aku di mata ibu nya nanti. Aku pasti akan dinilai rendah.
“Pak, aku…” Honey merasa sangat enggan untuk menemui ibu Keanu saat itu.
“Honey, kita sudah menjadi suami istri, panggilan bapak itu bisa mulai di rubah. Hmm… sayang, baby, husband atau Darling. Kamu bisa memanggilku dengan romantis.”
Honey menatap wajah pria yang sangat bersemangat duduk sambil terus tersenyum.
“Akta nikah kita akan ku tunjukkan pada ibu. Sekarang wanita cerewet itu tidak bisa sesuka hati mengatur hidupku, aku adalah pria beristri sekarang,” lanjut Keanu dengan senyuman yang semakin mengembang pada bibirnya.
Pak Keanu bisa sesenang itu dengan pernikahan palsu ini? Namaku Caramel Harmond, bukan Honey Honey Harmond. Bagaimana bisa akta nikah itu menjadi sah sementara nama orang lain yang tertera di situ…
Hufffttt…
Aku selalu membayangkan sebuah pernikahan yang sederhana bersama pria sederhana yang bisa menerimaku apa adanya, yang bisa berbagi segala hal bersama ku. Namun kenyataan nya aku terjebak dalam pernikahan pura pura ini..
Sambil bersenandung senandung kecil, Keanu mengemudi mobilnya menuju sebuah kompleks rumah mewah di bilangan elite di ibu kota.
Dalam waktu setengah jam mobil hitam Keanu sudah terparkir di halaman rumah megah bercat putih. Rumah yang halaman rumahnya di buat sedemikan rupa, berbagai jenis tanaman bunga tumbuh di sana.
Terdapat sebuah bangunan kecil terlihat menyatu dengan rumah utama, sekitar 11 mobil mewah terparkir di sana. Pintu besar selebar empat meter dan setinggi tiga meter itu terlihat kecil di rumah besar dan tinggi tersebut.
“Sayang?” Keanu membuka kan pintu mobil untuk istrinya itu.
__ADS_1
Dengan wajah memerah Honey menyambut tangan Keanu? Kini mereka menuju ke arah rumah tersebut. Mata Honey terus menyimak pemandangan di sekeliling. Memasuki rumah, matanya teralihkan oleh ornamen pada diniding rumah itu, Honey di buat takjub dengan apa yang sedang di saksikannya saat itu.
Bagai cerita negri dongeng, Cinderella akhirnya tiba di kastil sang pangeran. Dengan pakaian kumuh dan rambut di kuncir kearah belakang Honey berjalan mantap tinggi atap rumah itu.
“Pak,” Honey menarik jemarinya yang saat itu sedang di genggam Keanu.
“Nggak usah takut, ada aku,” bisik Keanu.
Gagang pintu besar sudah di buka Keanu, hanya mengayunkan satu langkah kaki, mereka sudah berada di dalam rumah. Ruangan luas tanpa satupun perabotan di dalam rumah. Beberapa balon dan hiasan masih menempel di sudut sudut dinding rumah. Rumah tersebut seperti baru saja selesai di adakan perhelatan mewah.
Sekitar belasan orang pekerja sedang berbenah, sebagian sedang mengangkat perabotan kembali ke tempat semula, beberapa orang lagi sedang mencopot hiasan hiasan yang masih terpajang.
“Bu,” panggil Keanu. Suara nya menggema di seluruh ruangan.
“Ibu.” Panggilnya lagi sambil berjalan masuk mencari sosok ibunya.
“Nyonya, Tuan mudah datang Nya,” suara seorang pelayan berteriak ke arah dalam rumah.
“Keanu? Anak durhaka itu akhirnya muncul!” Suara nyaring ibunya dari dalam.
Sambil memegang spatula ibunya keluar dari sebuah ruangan.
“Apa kamu masih punya ibu? Bikin malu ibu, semalam banyak kenalan ibu yang datang, keluarga Sarah dan teman teman arisan ibu. Mereka mencari kamu. Kamu nggak memberi muka kepada ibu sedikitpun. Ibu malu, ibu punya anak laki laki yang tidak berbakti! Ibu punya anak tapi tidak bersama ibu di hari ulang tahun ibu…..” omel Lilian panjang lebar.
“Aku kecelakaan bu, kan nggak mungkin aku mengahadiri acara mewah bersama ibu tanpa mengenakan sepatu,” ucap Keanu dengan wajah memelas.
Mata Lilian langsung tertuju pada kaki Keanu. Benar saja, kaki anaknya itu tak mengenakan sepatu. Kaki kirinya masih terbalut kain kasa.
“Kaki kamu kenapa?” tanya Lilian mimik wajahnya berubah cemas.
Ia langsung berjongkok di hadapan kaki Keanu sambil mengamati bengkak di kaki anak nya itu.
“Kamu kenapa nggak bilang kalau kaki kamu seperti ini. Ibu bisa mengirim ortopedi terkenal agar kaki mu segera pulih,” ucap Lilian khawatir.
“Sudah bu, sudah mulai sembuh, tidak separah kemaren. Walaupun masih agak nyeri tapi sudah bisa di bawa jalan.”
“Ya sudah, Mana hadiah ibu?” tanya Lilian sambil memasang wajah cemberut.
“Oh ya, besok malam keluarga Sarah mengajak kita makan malam di rumahnya, bagaimana kalau hadiah ultah ibu adalah itu? Kamu temani ibu ke sana?” lanjut Lilian.
Wanita paruh baya nan enerjik itu terlihat menawan, namun di hadapan anak nya tingkah nya begitu kekanak-kanakan. Mereka bisa saja bertengkar seperti anak kecil sampai tak terlihat seperti seorang ibu dan anak.
Yah, Lilian memang sedikit manjah, ia wanita yang tak mau kalah, dan sangat cerewet. Walau sering terjadi beda pendapat antara ibu dan anak. Namun jika sudah menyangkut kehidupan Keanu, sang ibu akan melakukan yang terbaik untuk anak nya itu.
.
.
.
To be continue ⬇️
__ADS_1