
•> Reader maaf, agak lempem ya awal cerita othor kali ini. Maklum lah ya, othor pengen bikin cerita yang berjalan sebagaimana mestinya, saat cinta perlahan tumbuh, bagaimana keduanya bertahan, hingga bagaimana akhir cerita itu menjadi indah untuk di kenang. Mengingat perbedaan status dan kehidupan antara Caramel dan Keanu. Namun mereka bersatu dan semakin kokoh walaupun badai menerjang kedua nya. Next, cerita mulai memasuki inti cerita, kebahagiaan, cobaan dan gangguan mulai menerpa. Stay tune terus ya..
..^_^..
“Aku janji akan membesarkan anak itu, tapi dengan satu syarat. Anak ku harus memanggilku dengan kata ‘mama’,” ucap Rian. Dengan binar semangat pada matanya. Hati Rian kini mantap akan membesarkan anaknya, karena ia yakin anak nya itu akan tumbuh menjadi kuat seperti Honey.
Tapi… mama? Anaknya di suruh memanggilnya mama?
Honey menggeleng gelengkan kepalanya. Sungguh konyol, teman Honey yang satu ini sangat ingin menjadi seorang ibu. “Ckckkk.”
Tapi setidaknya, Honey bisa merasa lega. Bayi itu aman sekarang.
“Ehm, ya sudah. Sekarang kamu ceritakan apa masalah kamu,” ucap Rian. Ia sudah siap kan telinganya untuk menampung curhatan Honey.
“Masalah Honey? seperti nya masalah Honey tidak lah penting sekarang kak,” ucap Honey. Ia tak ingin menambah berat pikiran temannya itu.
“Kita sudah janji akan saling cerita masalah kita kan? Kamu nggak boleh pulang jika belum cerita,” ancam Rian. Tanpa sadar mereka sudah berdiri di depan gang kos kosan Rian.
“Oke Oke Honey cerita,” ucap Honey terpaksa.
“Pak Keanu menyatakan cinta padaku kak!”
“Benarkah dia sudah mengatakannya?” ucap Rian dengan mimik bahagia.
“Alhamdulillah.” Lanjut Rian seraya mengusap kedua telapak tangan ke wajahnya.
“Kakak sudah tau?” tanya Honey penuh selidik.
“Ya elah, emang selama ini bos nongkrong di dapur karena siapa? Dia membeli kafe Murtini karena kamu dudul,” ucap Rian santai.
“Karena Honey? Kak Rian kenapa nggak pernah cerita?”
“Ya elah, otak lu taru dimana? emang ga peka! si Aluna aja anak kecil tau maksud pak Keanu, tapi pemikirannya malah ke resep kue. Pak Keanu sedang mengincar kamu, bukan resep kue kamu. Ia ingin mencuri hati kamu, bukan mencuri resep kue kamu say,” ucap Rian.
“Ta tapi dia kenapa harus honey?” gumam nya.
“Ya karena kamu lah yang tertambat di hatinya. Emang cinta bisa memilih? Jika ada alasan kenapa dia memilih kamu itu bukan cinta nama nya. Ih dasar ga peka.”
__ADS_1
“Trus apa jawaban kamu?” tanya Rian lagi.
“Honey omelin, kata kata Honey kasar kak,” ucap nya mengingat kata kata mutiara yang keluar dari mulutnya saat di tangga darurat anak perusahan Travorplay.
“Hahaha, benarkan tebakan ku. Itulah kenapa bos menunda nunda nembak kamu, karena kamu nggak ada perasaan,” ucap Rian sambil terkekeh.
“Kak Rian,” protes Honey.
“Bos tergila gila dengan orang seperti kamu padahal dia bisa mencari perempuan yang lebih cantik, jika bukan ketulusan itu apa dong? Hmmm ckck honey..honey. Jika aku jadi pak Keanu sih ogah aku melirik dirimu, sexy aja kagak,” ucap Rian sambil mengusap dadanya karena kebanyakan ketawa.
“Bahkan pak Keanu mengajak ku menikah dengan nya. Aneh kan?” ucap Honey sambil mengingat kata kata tolakan kasar yang di ucapkan kepada bosnya itu siang tadi.
“Menikah? Trus apa jawab kamu?” tanya Rian penasaran.
“Aku nggak ingat, yang pastinya aku menuduhnya main main, menipu dan ah entahlah kak, Honey nggak ingat lagi,” ucap Honey masa bodoh.
“Ckckck, dasar aneh. Di luar sana banyak yang ngejar ngejar pak Keanu demi harta. Yang jauh lebih cantik dari kamu banyak Hon, kenapa kamu tolak? Seandainya main main atau tipuan sekalipun, ya terima aja kali demi mengubah takdir,” ucap Rian.
“Honey nggak mencintai nya. Ini namanya membohongi perasaan orang,” ujar Honey.
“Honey, kalau udah sama sama sekamar nanti juga jatuh cinta dan klepek klepek dibuatnya.”
“Jadi selama ini kak Rian mata mata nya pak Keanu?”
“Iya. Hilih, kalau udah ditolak kasar, bisa bisa pak Keanu berpaling ke wanita lain. Kamu nya jual mehong sih,” ujar Rian.
“Ayo buruan hubungi pak Keanu sekarang, minta maaf sono,” ucap Rian lagi.
“Ogah,” tolak Honey. “Kalau di ajak nikah lagi gimana?”
“Ya ampun Honey, ya terima aja. Tangkap rejeki mu, siapa wanita di dunia ini yang gak ingin menjadi istrinya?” ucap Rian seolah sedang memanas manasi Honey.
“Ih kak Rian matre!”
“Ya harus, hidup semakin sulit. Kalau nggak matre itu munafik namanya,” sindir Rian.
“Honey nggak munafik kak,” protes Honey lagi.
__ADS_1
“Ya sudah kamu bukan munafik tapi bego. Buruan telpon pak Keanu sekarang,” desak Rian.
“Honey nggak punya nomor nya.”
“Ya ampun ni anak, ckckck.”
“Ini nomornya, ambil,” ujar Rian.
“Hp Honey Low bat,” ucap Honey.
Rian merogoh ponsel di tas selempangnya kemudian mulai menghubungi pak Keanu.
“Ponselnya nggak aktif, hmmm. Bentar aku hubungi lagi.” Rian mencoba kembali menghubungi Keanu.
“Kata pak Keanu ia akan di jodohkan jika tidak membawa honey menemui ibu nya. Itu bohong kan kak?” ucap Honey teringat ucapan Keanu siang tadi.
“Bohong atau pun jujur, pak Keanu hanya sedang berusaha meyakinkan kamu agar mau menjadi istrinya. Ia sangat ingin menikahi kamu dengan alasan apa pun agar kamu terima,” jelas Rian.
“Yaah, Honey sudah mengatakan dia penipu,” gumamnya.
Wajah lempem honey memang tak terlihat peduli, ia memang terlalu lugu untuk ukuran seorang gadis di jaman sekarang ini. Tak ada sedikitpun panik atau takut. Bagaimana jika Keanu memang benar benar akan di jodoh kan dengan wanita lain? Tentu saja honey akan kehilangan kesempatan besarnya itu.
“Kak, udah jangan di hubungi lagi. Jika emang jodoh pasti nggak akan ke mana. Kak Rian masuk gih, honey capek, ngantuk pengen pulang istirahat,” ucap Honey.
“Ya sudah, sampai rumah kamu carging ponsel kamu trus aktivin. Kakak akan terus usaha hubungi pak Keanu memintanya menghubungi kamu. Jika di telponnya bilang aja kamu berubah pikiran dan menerima lamaran nya Ok?” ajar Rian penuh semangat.
“Hmm iya iya, lagian kenapa kak Rian yang ngebet ya? pak Keanu aja santai,” dumel Honey.
“Hiihh anak ini,” ujar Rian geram. “Ya sudah sana pulang. Hati hati di jalan.”
“Bye kak Yan, semoga mimpi indah.” Honey langsung berbalik badan melanjutkan langkahnya menuju kos kosan miliknya.
.
.
.
__ADS_1
To be Continue ⬇️