
Di meja makan Honey tengah sibuk mengutak atik ponsel nya. Saat makan malam telah terhidang, Honey malah tidak bisa fokus pada makanan di atas meja.
Dari dapur Lilian membawakan satu piring sop kepiting ke hadapan Honey.
“Ayo dimakan sayang,” ucap Lilian.
“Bu, sudah seharian Keanu nggak ada kabar. Biasanya dia akan menelpon ku berkali kali, hari ini malah gak sama sekali,” keluh Honey masih mencoba menghubungi Keanu.
“Kamu sudah menghubunginya?” tanya Lilian.
“Sudah.”
“Begitu lah anak ku jika sudah sibuk. Saat urusan kerjaannya nya agak berat, dia memilih fokus menyelesaikan urusannya itu. Ntar jika sudah selesai, dia pasti hubungi kita kok,” ucap Lilian.
“Emang perusahan Yamada akan menuntut perusahan ya bu?” tanya Honey.
“Ya, mereka sengaja mempermasalahkan kontrak kerja. Sengaja ingin menjatuhkan perusahan kita, ibu juga nggak paham. Soal perusahan ibu serahkan sepenuhnya kepada Keanu, suami kamu itu sangat bisa di andalkan,” ujar Lilian dengan yakin jika anaknya bisa menyelesaikan maslah kontrak dengan perusahan Yamada.
“Sudah di makan dulu, jika sampai besok Keanu masih belum mengabari, ibu akan mengutus orang di sana mencari tau tentang nya,” ujar Lilian.
Honey mulai memakan sop dan ayam stim yang ada di hadapannya.
Makanan buatan bi Ulfa memang lezat, setara dengan masakan chef restoran bintang 5. Semua yang di makan di rumah besar itu selalu di perhatikan nilai gizi nya. Hingga apa pun olahan nya, yang di gunakan pasti bahan bahan berkualitas.
__ADS_1
Usai makan malam, honey langsung menuju ke kamar Keanu yang terletak di lantai dua. Tumpukan kotak kotak belanjaan berserakan di atas lantai. Baju dan sepatu yang tak terhitung jumlahnya. Semua barang branded itu di beli Lilian tanpa mengkoreksi harga dan jumlahnya. Dalam sehari ia sudah menguras uang senilai miliaran rupiah.
Honey menatap unlimited Platinum Card dalam genggaman nya yang di berikan Lilian saat berada di meja makan. Ternyata uang yang ia habiskan dalam dua hari itu adalah uang Keanu. Suaminya itu sengaja memberikan kartunya pada sang ibu, karena jika di berikan kepada Honey, belum tentu Honey akan menggunakan uang suaminya hingga sebanyak itu.
Mengingat pemborosan nya hari itu, Honey melenguh. Disaat ribuan orang lain diluar sana butuh banyak makanan, saat ini ia sudah menghabis kan uang yang bisa membuat perut ribuan orang di luar sana kenyang.
Sangat di sayangkan, merk terkenal itu tak bisa membuat hati para orang kaya puas. Menjadi istri seorang Keanu harus kah aku ikut menyesuaikan diri seperti para wanita wanita kaya?
Setelah meletakkan kartu berwarna hitam itu ke atas nakas honey berjalan menuju kamar mandi, ia membawa ponselnya ikut serta. Jika saja Keanu menghubunginya, maka ia bisa langsung mendengar bunyi ponselnya.
Usai dari kamar mandi, masih dengan bathrobe putih yang membungkus tubuhnya, Honey berjalan menuju tumpukan kotak yang berserakan di atas lantai. Ia mencari sesuatu yang bisa di pakainya untuk tidur malam itu.
Sebuah baju berbahan satin bercampur brukat di raih Honey dari dalam sebuah kotak.
Bahannya minim banget, justru jika di pakai saat ada Keanu aku bisa malu. Lagian semua yang di beli ibu hampir mirip seperti ini, aku harus terbiasa memakai pakain seperti ini.
Bathrobe putih di tanggalkannya, berganti dengan baju tipis berwarna dusty tersebut. Honey menatap tubuh nya dari balik cermin.
Aku bahkan tidak mengenali diriku.
Sambil mengusap potongan rambut model terbaru hasil karya hair stylist ternama. Honey memperhatikan tubuhnya dari balik cermin.
Honey kembali meraih ponselnya di atas meja rias kemudian kembali menghubungi Keanu namun ponsel keanu masih tak aktiv.
__ADS_1
Dia baru pergi sehari, tapi hatiku merasa gelisah dan khawatir saat tak ada kabar darinya. Aku sangat ingin tau kabarnya. Apa aku mulai merindukan dia?
Honey akhirnya berbaring di atas ranjang sambil mencari sebuah aplikasi langganannya noveltoon dari ponsel barunya itu. Sebuah novel mulai di baca Honey. Sambil menunggu kabar atau panggilan telpon dari suaminya tiga buah bab habis di baca Honey dalam sekejap.
Mata Honey mulai tersayup sayup, rasa kantuk mulai datang menderanya. Hingga akhirnya ia terlelap dengan ponsel yang masih berada dalam genggamannya.
….^_^….
Tanpa kontrak kerja yang di sepakati bersama memang sulit bagi Keanu untuk memenangkan tuntutan dari Yamada grup. Travor Primary seperti terjebak dalam permainan dalam perusahan nya sendiri. Kerja sama mereka harus di akhiri jika pasal pasal dalam kontrak tidak di selesaikan dalam batas waktu tertentu. Dan poin poin penentu perjanjian ada dalam kontrak kerja di curi dari dalam ruangan kerja nya, bahkan soft copy yang tersimpan dalam laptop Keanu pun menghilang.
Saat Keanu kebingungan dengan upaya nya agar tidak melakukan ganti rugi, foto kontrak di kirim oleh Randi pada ponsel Keanu pukul empat sore waktu Jepang atau pukul 2 WIB.
Ya Randi menyelamatkan perusahan di saat yang tepat. Sandri dan Keanu berhasil mempertahan kan kontrak dan melanjutkan kerja sama seperti yang di tulis dalam sub kontrak dalam jangka waktu 3 minggu jika terdapat kendala yang teknis.
Dari kantor pusat Yamada, Keanu dan Sandri bertolak menuju bandara internasional Haneda Kuko. Mereka makan siang dan minum teh di bandara sambil menunggu jadwal terbang mereka kembali ke Indonesia.
.
.
.
To be continued ⬇️
__ADS_1