
...--------------------------------...
Rindu dan Siska tiba di rumah sedangkan Dewi diantar Andra dan Andre seperti awal mereka bertemu sebelum berangkat ke kampung Sukawati.
Karena hari sudah malam keduanya langsung mandi lalu makan, setelah makan mereka menceritakan apa yang terjadi pada Bu Mita.
Setelah itu mereka ke kamar dan beristirahat. Pagi-pagi sekali Rindu sudah siap karena ada kuliah pagi.
"Ma, Sis, aku pamit ya."
"Kok buru-buru sayang?"
"Ia Ma, soalnya ada kuliah pagi."
"Hati-hati di jalan Rin."
"Ok Sis."
Rindu berlari keluar dan langsung memanggil Pak Agung untuk mengantarkannya ke kampus.
Pak Agung mengeluarkan mobil dari garasi dan merekapun langsung tancap gas ke kampusnya Rindu.
Beberapa saat kemudian Rindu tiba di kampus, ternyata Dewi juga baru tiba.
"Hai Rin, morning."
"Hai Wi, morning."
"Ayo masuk, jangan sampai telat."
Saat mereka sedang buru-buru ke kelas tiba-tiba Andra dan Andre meneriaki mereka.
"Dewi, Rindu, hei tunggu dulu," teriak Andre.
"Kenapa sih Ndre? Orang lagi buru-buru juga, ayo cepat jangan sampai kita telat."
Akhirnya mereka berempat buru-buru ke kelas, namun saat mereka tiba di kelas ternyata anak-anak sedang duduk santai memainkan hanphone mereka.
"Loh tumben belum masuk, nggak biasanya tu dosen telat."
"Ia Rin, kirain tadi kita yang telat."
"Ya bagus dong kalau kita nggak telat, ayo duduk," ucap Andra.
Mereka berempat duduk di kursi masing-masing sembari menunggu dosen masuk.
Namun ketika ditunggu hampir setengah jam, dosen tak kunjung datang.
"Tumben belum juga datang."
"Ia benar Rin, benar-benar hal langka seperti ini."
Rupanya dosen yang ditunggu mereka adalah dosen yang tidak pernah terlambat masuk, selalu on time saat jam masuk maupun jam pulang.
Tiba-tiba seorang dosen masuk ke kelas mereka..
"Perhatian anak-anak, hari ini harusnya kalian ada kelas sama Pak Alex kan?"
"Ya benar Bu."
"Nah saya di sini mau menyampaikan bahwasanya Pak Alex sedang mengalami musibah dan sedang dirawat di RS. Oleh karena itu, mata kuliah Pak Alex yang harusnya hari ini dan besok berturut-turut di cancel hingga beliau sembuh nantinya."
"Ashiapp Bu," jawab anak-anak kompak.
"Hanya itu yang ingin saya sampaikan, terimakasih."
__ADS_1
Dosen wanita itu meninggalkan kelas mereka, tentu saja mahasiswa-mahasiswi itu langsung senang karena hari ini dan esok hanya satu mata kuliah yaitu kelasnya Pak Alex.
Dan sekarang Pak Alex lagi mengalami musibah, jadinya hari ini dan esok mereka free.
"Hari ini free, besok juga free, apa sebaiknya aku kembali ke kampung Sukawati? Mumpung ada kesempatan," Rindu berucap dalam hatinya.
Mereka meninggalkan kelas, ada yang ke kantin, ada juga yang langsung balik ke rumah karena masih ngantuk.
"Rin mau balik sekarang?" tanya Dewi.
"Ia Wi, tapi Wi gimana kalau kita balik lagi ke kampung Sukawati? Mumpung hari ini dan besok kita nggak ada kelas kan, kapan lagi kita dapat kesempatan kek gini!"
"Ia juga ya Rin, benar kata kamu! Aku sih setuju-setuju aja."
Andra dan Andre mendekati mereka berdua.
"Lagi bahas apa sayang?"
"Ini Ndra, gimana kalau kita balik lagi ke kampung Sukawati? Mumpung hari ini dan besok kita free kan!"
"Aku sih ngikut aja sayang, nggak tau si Andre."
"Ya aku juga ikut," ucap Andre.
Andre rupanya takut Dewi ngambek lagi padanya seperti kemarin, makanya ia memutuskan untuk ikut saja.
"Nah karena Andre sudah fix mau ikut, berarti sekarang kita langsung balik ke rumah masing-masing dan bersiap."
"Ya benar, jangan lupa bawa pakaian ganti ya, kita akan nginap di sana," ucap Rindu.
"Ok," jawab ketiganya.
Mereka berempat langsung kembali ke rumah masing-masing, Rindu diantar Andra dan Dewi diantar Andre.
---------
"Hei."
"Ada apa Kak?"
"Kalian berdua siap-siap ya, kita akan kembali ke kampung Sukawati."
"Yang benar Kak?"
"Ya benar."
"Tapi Rindu, kita kan nggak perlu siap-siap. Tinggal go aja, ye kan?"
"Ia benar tu kata Om Besar."
"Ya terserah kalian sajala, aku datang hanya untuk memberitahukan soal itu."
Rindu masuk ke dalam rumah dan langsung ke kamar Siska, di rumah hanya ada Siska karena Bu Mita sudah berangkat ke kantor.
"Sis kamu lagi ngapain?"
"Loh Rin, kok udah balik aja?"
"Ia Sis, dosennya lagi sakit dan dirawat di RS."
"Ooohhh, terus?"
"Sis, siap-siap ya kita akan kembali ke kampung Sukawati! Besok nggak ada kelas soalnya, kita akan menginap di sana, jadi jangan lupa bawa pakaian ganti."
"Ok Rin."
__ADS_1
Rindu pergi ke kamarnya dan Siska langsung bersiap-siap, ia memasukan sepasang pakaian ganti di tasnya.
Tak lama Rindu datang ke kamar Siska.
"Sis aku nitip pakaian aku di tas kamu ya."
"Ia Rin."
Siska menerima pakaian dari tangan Rindu dan memasukkannya ke tas yang berisi pakaian Siska tadi.
Setelah bersiap mereka berdua makan terlebih dahulu.
Setelah makan mereka berdua meninggalkan rumah dengan mobil yang biasanya dipakai Pak Agung untuk menjemput Rindu dari kampus.
Di perjalanan bertemu yang lain, Rindu menghubungi mamanya dan meminta ijin untuk kembali ke kampung Sukawati.
Setelah meminta ijin, mereka berdua singgah di mini market untuk membeli beberapa makanan untuk warga di sana.
Rindu bahkan membelikan 7 karung beras yang 10kg untuk dibawa ke sana.
Roti, jajanan, minuman Rindu beli sampai bagasi mobilnya penuh. Dilain tempat si kembar dan Dewi juga ternyata melakukan hal yang sama.
Mereka membeli mie instan, telur, kopi, gula, susu dan lain-lain. Setelah berbelanja mereka bertiga langsung gas menuju tempat dimana mereka akan bertemu Rindu dan Siska.
Setelah berjumpa dititik temu, mereka bertukar mobil seperti kemarin. Setelah itu mereka kembali melanjutkan perjalanan ke kampung Sukawati.
Kali ini Steven dan Om Besar memilih untuk melayang di depan mobil Rindu, Andra dan Siska. Keduanya bosan jika di dalam mobil terus, begitulah katanya.
Dengan kecepatan maksimal mereka menempuh perjalanan ke kampung Sukawati tanpa istirahat, mereka berangkat dari Jakarta jam 10 pagi.
Setelah tiga jam lebih dalam perjalanan akhirnya mereka tiba di pintu masuk kampung itu, kembali mereka merasakan hawa yang membuat bulu kuduk merinding.
Atas instruksi Rindu, Steven dan Om Besar mengawal mobil Dewi dan Andra.
Mobil mereka terus melaju pelan ke rumah Pak Musa yang kemarin mereka temui.
"Akhirnya kita sampai juga."
"Ia Sis, cukup bosan di perjalanan."
Andra, Siska dan Rindu keluar dari mobil, Dewi dan Andre juga sama.
Pak Musa dan Bu Laila yang melihat kedatangan Rindu dan yang lainnya nampak bahagia.
"Selamat siang Pak, kami kembali lagi hehhehe," ucap Rindu.
"Siang Nak, bapak dan ibu senang kalian datang lagi."
Tiba-tiba dari dalam rumah terdengar teriakan Putri..
"Kak Rindu, kak Siska, kak Dewi, kak Andra, kak Andre."
"Kakak-kakak datang lagi?"
...--------------------------------...
...Hai kesayangan :)...
...Thanks ya udah baca novel aku, jangan lupa like dan komen ya.....
...Jangan lupa vote juga, thank you semuanya....
...Sehat-sehat ya kalian di sana....
...Tuhan Yesus memberkati....
__ADS_1
...--------------------------------...