
...--------------------------------...
"Surprise," mereka semua mengucapkannya untuk Siska.
Siska yang melihat Willy di sana nampak sangat terharu, ia bahkan tak menyangka Willy akan menyiapkan semua ini untuknya.
Apalagi di sana ada kedua orang tua Willy, Siska tiba-tiba merasa nervous.
"Ya ampun, gimana ini! Ada mama dan papanya Willy, sejak kapan mereka ke Indonesia?" Siska bertanya pada dirinya sendiri.
Willy mendekat dan kemudian menggandeng Siska menemui kedua orang tuanya.
"Sayang," ucap Siska.
"Sssstttttt nanti aja ya tanya-tanya nya hehehe," ucap Willy.
Siska tersenyum dan mengangguk, mereka sampai di depan kedua orang tua Willy.
"Om, Tante," Siska menyapa kedua orang tua Willy.
"Nak," ibunya Willy langsung memeluk Siska.
Pelukan itu membuat Siska rindu akan pelukan sang ibunda yang sudah tak dirasakannya lagi saat ia masih berusia tujuh tahun.
"Nak Siska, Om senang akhirnya kita bisa bertemu sekarang," ucap papanya Willy.
"Ia Om, Siska juga senang," ucap Siska.
Siska pun mencium tangan papanya Willy, papanya Willy memeluk Siska seperti anaknya, karena memang sejauh ini ia menyukai kepribadian Siska, walaupun mereka hanya sebatas video call saja..
Dewi membawakan sebuket bunga mawar merah dan diberikan kepada Willy.
Willy tiba-tiba berlutut dan memberikan bunga itu kepada Siska sembari berucap.
"Siska, Will you marry me?" ucap Willy.
Siska diam dan tak bisa berkata-kata, ia merasa terharu sekaligus bahagia melihat keseriusan Willy dalam hubungan mereka.
Matanya berkaca-kaca, ia kemudian menatap semua orang yang ada di sana, kedua orang tua Willy, Bu Mita, kedua sahabatnya Dewi dan Rindu, serta Andra dan Andre.
Mereka semua tersenyum dan mengangguk, mereka menyerahkan semua keputusan pada Siska pribadi.
Siska kemudian menerima buket bunga mawar yang diberikan Willy, dan berucap.
"Terimakasih ya Will, kamu mau membawa hubungan kita ke jenjang yang lebih serius."
"Yes Will, I want to marry you," ucap Siska.
Mata Willy berkaca-kaca mendengar jawaban Siska, bahkan mereka semua yang ada di sana merasa terharu.
Willy kemudian mengeluarkan kotak kecil dari saku celananya, isinya adalah cincin berlian yang disiapkannya dari Turki khusus untuk acara ini.
Willy kemudahan memasukkan cincin itu ke jari Siska, lalu memeluk Siska.
"Sayang, makasih ya! Makasih udah mau menerima lamaran aku," ucap Willy.
"Ia sayang, sama-sama. Terimakasih juga untuk keseriusan kamu ya, aku nggak nyangka kita akan sampai dititik ini! Aku mencintaimu Willy," ucap Siska.
"I love you too Siska, forever will be like this," ucap Willy.
Prokk prok prok....
Mereka semua bertepuk tangan dan ikut merasakan kebahagiaan yang dirasakan Siska dan Willy.
Willy mendekati kedua orang tuanya.
"Ma, Pa, terimakasih sudah memberikan Willy restu untuk melamar Siska! Willy diterima Ma, Pa," ucap Willy bahagia lalu memeluk mama dan papanya secara bergantian.
"Sama-sama sayang, selamat ya," ucap mamanya.
__ADS_1
"Selamat yah, kini anak papa sudah semakin mapan," ucap papanya.
Siska mendekat ke arah Willy dan kedua orang tuanya.
"Om, Tante, makasih ya untuk restunya buat Siska dan Willy," ucap Siska.
"Ia sayang, sama-sama!" jawab mamanya Willy.
"Ia Nak, kamipun senang jika kalian berdua bahagia," ucap papanya Willy.
Sekali lagi Siska memeluk mama dan papanya Willy..
Rindu dan Dewi mendekat dan memeluk Siska setelah Siska berpelukan dengan mamanya Willy.
"Sis, selamat ya. Aku turut bahagia," ucap Rindu.
"Rin, makasih ya. Makasih banget untuk semuanya," ucap Siska masih dengan memeluk Rindu.
"Ngomong-ngomong cepat nyusul ya, kalian berdua heheheh," ucap Siska lagi sambil melihat Dewi.
"Ye, nanti sajalah," ucap Rindu.
Hahaha..
Siska tertawa mendengar jawaban Rindu, Dewi kemudian gantian memberikan selamat pada Siska.
"Siska ku sayang, selamat ya! Yuhuuu akhirnya dilamar juga ya, heheh so sweet," ucap Dewi.
"Hahaha thank you Dewi ku sayang, makanya cepat nyusul, biar nggak baper kek gini," ucap Siska.
"Hahahaha, nanti Sis! Si Andre perlu dikasih kode keras dulu soalnya," ucap Dewi sambil tertawa.
Bu Mita mendekat.
"Nak, selamat ya sayang!" ucap Bu Mita.
"Ma, makasih ya! Selama ini Mama selalu ngasih perhatian Mama untuk Siska seperti Mama perhatian sama Rindu," ucap Siska.
"Ia sayang, mama bahagia sekarang kamu sudah semakin dewasa. Semoga kamu selalu bahagia sayang," ucap Bu Mita.
"Amin, makasih Mam," ucap Siska.
Andra dan Andre mendekat.
"Sis, selamat ya," ucap Andra.
"Selamat ya Sis, semoga cepat nikahnya," ucap Andre.
"Makasih Andra, Andre, kalian juga ya! Tolong ya kalian berdua juga gercep hahaha," ucap Siska.
Willy dan kedua orang tuanya serta Bu Mita tertawa mendengar perkataan Siska yang sukses membuat Andra dan Andre garuk-garuk kepala.
----------------
Mereka semua akhirnya makan bersama di sana, merayakan acara spesial Willy dan Siska.
Karena sudah larut malam, Rindu dan Bu Mita pun pamit pulang, sedangkan Dewi pulangnya diantar Andre dan Andra menggunakan mobil mereka. Siska sendiri akan diantar pulang oleh Willy.
"Jeng, aku pamit ya," ucap Bu Mita pada Bu Larasati ibunya Willy.
"Pak Robert saya pamit ya," ucap Bu Mita pada papanya Willy.
"Hati-hati di jalan ya Jeng," jawab Bu Laras.
"Ia, hati-hati di jalan ya Bu," ucap Pak Robert.
Rindu juga berpamitan pada kedua orang tua Willy, Dewi pun berpamitan karena mereka akan sama-sama meninggalkan hotel itu.
"Ma, Pa, Willy antar Siska dulu ya," ucap Willy.
__ADS_1
"Ia sayang, hati-hati di jalan ya," jawab mamanya
Andra dan Andre juga berpamitan pada om dan tante mereka.
Setelah semua orang pulang, Bu Laras dan Pak Robert pun meninggalkan aula dan kembali ke kamar mereka.
Dewi sampai di rumahnya.
"Makasih ya Ndra, sayang," ucap Dewi pada Andra dan Andre.
"Ia sama-sama Wi," jawab Andre.
"Langsung istirahat ya sayang, aku dan Andra langsung pulang ya," ucap Andre.
"Ia sayang, kalian berdua hati-hati di jalan ya," ucap Dewi.
Keduanya mengangguk dan merekapun meninggalkan rumah Dewi.
Siska juga sampai di rumahnya.
"Sayang, makasih ya udah anterin aku," ucap Siska.
"Ia sayang, kamu jangan lupa bersih-bersih dan langsung istirahat ya!" ucap Willy.
"Ia sayang," jawab Siska masih dengan senyumnya.
"Kalau gitu aku pulang ya, night sayang," ucap Willy.
"Hati-hati di jalan sayang, and selamat malam juga! Love you," ucap Siska.
"Love you too," jawab Willy.
Willy meninggalkan rumah Siska dan Siska pun langsung masuk ke dalam rumah.
"Non, akhirnya non Siska pulang juga," ucap Bi Sari yang ternyata menunggu Siska pulang.
"Bi, makasih ya udah nungguin Siska sampai malam-malam kek gini!" ucap Siska.
"Ia Non, Non diantar sama siapa?" tanya Bi Sari.
"Itu tadi Willy Bi, pacarnya Siska, eh salah maksudnya tunangan Siska Bi," jawab Siska sambil melihat cincin di jarinya.
"Tunangan, yang benar Non?" ucap Bi Sari.
"Ia Bi, tadi Willy melamar Siska dihadapan kedua orang tuanya dan teman-temannya Siska Bi, Siska senang banget," ujar Siska.
"Ya Allah Non, bibi ikut bahagia mendengarnya," ucap Bi Sari.
Siska memeluk Bi Sari.
"Makasih ya Bi, udah ngerawat Siska sejak Siska masih kecil," ucap Siska.
"Ia Nak, sama-sama," jawab Bi Sari.
Setelah itu mereka langsung ke kamar masing-masing untuk beristirahat..
...--------------------------------...
...Hai kesayangan :)...
...Thanks ya udah baca novel aku, jangan lupa like dan komen ya.....
...Jangan lupa vote juga, thank you semuanya....
...Sehat-sehat ya kalian di sana....
...Tuhan Yesus memberkati....
...--------------------------------...
__ADS_1