
Untuk Nak Dani
Saya ingin memohon maaf yang sebesar besarnya jika nanti apa yang saya tulis ini membuat Nak Dani merasa kecewa dan marah pada saya
Ada beberapa hal yang sudah saya renungkan dan saya akhirnya berkesimpulan saya harus menyampaikan ini kepada Nak Dani
Nak Dani saya mohon berhati hatilah pada keponakan saya, Febi
Hari itu saat Nak Dani datang ke rumah, untuk mencari petunjuk tentang keanehan rumah yang Nak Dani tempati sebenarnya saya telah melakukan sebuah kesalahan besar
Pada waktu saya hendak membuatkan pageran untuk Nak Dani, Febi menyusul saya ke kamar. Febi meminta agar pageran itu diisi pula dengan suwuk pengasihan, semacam pelet agar Nak Dani bisa tertarik padanya
Dan karena Febi adalah keponakan saya, waktu itu saya turuti kemauannya
Saya merasa nggak ada salahnya membantu keponakan saya yang sedang kasmaran
Setelahnya beberapa kali Febi menghubungi saya, menanyakan kenapa suwuk dari saya tidak cepat berefek pada Nak Dani
Hal itu mungkin terjadi karena hati Nak Dani sudah terpaut pada gadis lain atau Nak Dani melanggar pantangan tidak melepas pageran saat buang air
Febi terus mendesak untuk melakukan guna guna padamu Nak Dani
__ADS_1
Hingga akhirnya saya berjanji pada Febi untuk datang ke rumahmu melakukan ritual guna guna padamu Nak Dani
Namun waktu itu saya membohongi Febi
Saya memang berniat datang ke rumahmu, tapi bukan untuk melakukan ritual melainkan berniat untuk membongkar ini semua padamu
Saya sadar saya kliru dan saya baru tahu bahwa njenengan adalah cucu Mbah Kadir, orang yang ilmu nya jauh di atas saya
Saya pikir hal bodoh melakukan guna guna pada cucu orang sakti
Tapi sebelum saya sampai di rumahmu, Febi menunggu saya mencegat saya di jalan daerah jurang songo
Kamu tahu Nak apa yang Febi katakan waktu itu di pinggir jalan?
Saya nggak ngerti waktu itu, kenapa Febi bisa berubah menakutkan dan mengintimidasi seperti itu
Seakan itu bukanlah Febi, keponakan saya, seakan ada hal lain yang menguasainya
Setelah itu tiba tiba saya seperti melayang dan saya tak ingat apapun
Ketika saya sadar saya sudah di rumah sakit
__ADS_1
Saya tidak bisa menceritakan ini kepada siapapun termasuk pada isteri saya
Biar bagaimanapun Febi adalah keponakan saya
Dan saya juga tidak yakin dengan apa yang saya ingat waktu itu, bisa saja ingatan ini hanyalah halusinasi saya saja karena kecelakaan yang telah saya alami
Namun demikian, untuk berjaga jaga saya menyampaikan ini padamu, karena memang benar kenyataannya Febi sangat menginginkanmu Nak
Jadi, berhati hatilah
Saya sedikit tenang mengingat kamu adalah cucu Mbah Kadir, beliau pasti akan melindungimu dari hal hal yang bersifat klenik dan guna guna
Namun saya tidak tahu apa yang Febi rencanakan terhadapmu, dan apa saja yang bisa dia lakukan saat ini
Febi sebenarnya anak yang baik tapi saya khawatir dia tersesat karena terlalu jauh berhubungan dengan dunia lain
Kalau saya sudah pulih saya akan mencoba untuk mencari tahu apa yang sudah terjadi pada Febi
Setelah saya sadar dari keadaan saya yang kritis waktu itu saya belum berjumpa lagi dengan Febi, begitupun dengan Kakang saya orangtuanya Febi. Mereka belum menengok saya ke rumah
Semoga semua ini hanyalah kekhawatiran saya saja
__ADS_1
Dan sekali lagi mohon maafkan saya ya Nak Dani
Lik Wo