
Malam pertama Zanna di swiss kembali membawa air mata.
Zanna yang masih sedih, menangis dikamarnya duduk tempat tidur.
Dia benar-benar putus asa berharap tuhan memberinya jalan keluar dari masalah malam itu juga.
Tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu, Zanna seketika menghapus air matanya, bangkit dari tempat tidur perlahan berjalan kedepan pintu.
Zanna membuka pintu kamarnya, di depan pintunya ada Arga dan Clara yang bergelayut di tangan Arga, seolah-olah Clara ingin menunjukkan kemesraannya di depan Zanna.
"Ada apa Mas Arga dan mbak Clara kesini."
"Kamu siap-siap, 5 menit lagi kita akan pergi ke luar."
"Aku tidak ingin pergi, kalian saja yang pergi Mas."
"Istri macam apa kamu, membantah perintah suamimu sendiri." Ucapnya marah.
"Aku lagi tidak enak badan Mas."
"Aku tidak mau tau kau harus siap-siap sekarang juga, jangan membantah."
"Tapi kenapa aku harus ikut, bukanya ini adalah liburan kalian." Tegasnya menolak, Zanna tidak mau sampai dirinya nanti akan sakit hati melihat kemesraan mereka.
"Aku tidak mau sampai Omah tiba-tiba mencarimu, saat kami sedang pergi makan diluar. Jadi kamu harus ikut kemanapun kami pergi."
Clara tersenyum, karena senang Zanna bisa ikut. Dengan begitu dia bisa membuat Zanna semakin terbakar api cemburu.
__ADS_1
"Baiklah..."
Zanna setuju pergi bersama mereka, itu juga terpaksa, kalau bukan karena dia kepikiran dengan Nenek Arga, dia sudah pasti menolak permintaan Arga itu.
"Bagus, aku akan menunggumu di lobby."
Arga dan Clara berbalik pergi, Zanna menutup pintu kamarnya langsung pergi ke kamar mandi mencuci wajahnya di wastafel.
Dia berdiri di depan kaca menatap wajahnya yang basah, mengusap wajahnya perlahan "Ya tuhan bantu aku lepas dari masalah ini."
Zanna keluar dari kamar mandi bersiap-siap.
Setelah 2 menit kemudian, Zanna mengganti bajunya dengan dress pendek bridesmaid berwarna pink baby dengan lengan baju yang panjang sampai siku dan panjang baju dibawah lutut.
Zanna juga tidak lupa menambahkan hiasan jepit rambut bermotif bunga di rambut yang terurai cantik.
Tapi dia tetap memaksakan kakinya melangkah keluar dari kamar hotelnya.
Dengan perasaan yang masih sedih Zanna melewati lorong-lorong hotel dengan kepala tertunduk, tidak melihat ke depan sampai di depan pintu lift.
Saat lift terbuka Zanna langsung masuk dengan kepala masih tertunduk ke bawah, seorang pria mengenakan Jas keluar dari lift itu buru-buru.
Zanna mengangkat wajahnya bersamaan lift itu tertutup.
Dari postur tubuh belakang pria itu, dia merasa mengenalnya.
"Tidak mungkin dia ada disini."
__ADS_1
Zanna membuang jauh-jauh pikiran itu.
"Mana mungkin dia datang kesini, dia kan sekarang ada Amerika."
Zanna merasa pria itu ada Tio, tapi pikirannya membuat sadar. Tio tidak mungkin sampai datang kesini. Dia sudah membuat hati Tio hancur dengan perkataannya.
Rasanya dia menyesal sudah mengatakan itu padanya, jika waktu bisa diulang dia tidak mau membuat hati Tio hancur saat itu.
Saat dia melamun memikirkan Tio, dia sudah sampai di lantai satu, lift terbuka. Zanna keluar dari sana pergi menemui suaminya yang sudah menunggu lama dimana Zanna pernah duduk menunggu Arga.
Sampai disana bukan mendapat pujian dari suaminya, dia malah mendapat omelan.
"Kenapa kamu lama sekali, kamu mau membuat kami kelaparan karena menunggumu." Ucapnya memarahi Zanna di depan orang-orang.
Clara lagi-lagi tersenyum melihat Arga yang memarahi Zanna.
"Maaf Mas." Ucapnya dengan wajah yang sedih.
"Sudahlah sayangnya, jangan memarahinya. Wanita itu perlu banyak waktu untuk bersiap, apa lagi jika mau pergi bersama suaminya. Dia pasti butuh waktu banyak agar bisa tampil cantik."
"Walaupun dia berdandan berjam-jam, aku tidak akan tertarik padanya." Ketusnya. melangkah pergi melewati Zanna sambil menggandeng tangan Clara.
Perkataan Arga lagi-lagi membuat hatinya terluka, padahal dia sudah bersiap dengan waktu yang sangat cepat, tapi masih saja mendapat omelan dari suaminya itu.
"Jangan diam saja, kita sudah terlambat."
Zanna benar-benar sudah muak dengan semua ini, jika dia bisa meminta pada Tuhan. Dia berharap bisa merubah jalan hidupnya dan melupakan semua kepahitan yang terima sekarang.
__ADS_1
Bersambung....