Satu Cinta Terbagi Dua

Satu Cinta Terbagi Dua
Episode 83


__ADS_3

Di kamar hotel, Clara dan Arga baru saja sampai. Pakaian mereka tampak sedikit basah karena air hujan saat keluar dari taksi.


"Sayang bajumu basah, ganti baju dulu. Nanti kamu sakit." Ucap Clara.


Tapi Arga seperti tidak menghiraukan perkataan Clara, pikiranya sekarang berada ditempat lain.


Clara yang sadar ada yang berbeda dengan Arga, perlahan memeluk suaminya dari belakang "Sayang kamu kenapa, kamu tidak menghiraukanku." Ucapnya sedih.


Arga tiba-tiba melepaskan pelukan Clara, membuat Clara terdiam bingung.


"Sayang kamu mau kemana?"


"Pergi ke kamar Zanna." 


Arga meninggalkan kamar Clara tanpa berpikir, entah kenapa hatinya tiba-tiba gelisah mencari Zanna.


Sejak di restoran dia tidak bisa menghilangkan pikiran terhadap Zanna, untuk memastikan tidak terjadi apa-apa Arga pergi mencari tau apa istrinya itu sudah sampai di kamar hotel atau belum.


"Zanna…."


TOK…


TOK…


TOK…


"Kamu ada di dalam?"

__ADS_1


 Tidak ada jawaban.


Arga kembali mengetuk pintu kamar hotel Zanna sambil memanggil nama Zanna tapi tidak ada respon apapun dari dalam.


Karena tidak ada jawaban, Arga menelpon ponsel Zanna.


Panggilannya masuk tapi tidak ada jawaban sama sekali.


"Kenapa dia tidak mengangkat teleponnya." Ucapnya kesal kembali menelpon nomor Zanna, tapi hasilnya sama. Tidak ada jawaban sama sekali.


Arga tiba-tiba merasa cemas akan keberadaan istri pertama nya.


"Diakan lebih dulu pulang, seharusnya sekarang dia sudah sampai. Atau jangan-jangan terjadi sesuatu padanya."


"Aku harus mencarinya."


Di sisi lain, Tio yang masih duduk lantai dengan tubuh yang basah kuyup tidak berhenti-henti berdoa untuk keselamatan Zanna didalam sana.


Tiba-tiba pintu IGD terbuka, teman Tio keluar dengan wajah yang sedih.


Tio langsung berdiri melihat temannya itu "Bagaimana keadaanya, dia baik-baik saja kan. Sekarang aku bisa bertemu dengannya?"


"Ada apa? Kenapa kamu diam Alex."


"Alex ada apa dengannya?" Teriaknya memegang pundak Alex begitu kuat.


"Jawab pertanyaanku, katakan apa terjadi ?" Ucapnya panik takut terjadi sesuatu pada Zanna.

__ADS_1


Tio yang bingung dengan kebisuaan Alex berlari masuk ke dalam IGD, para suster menyingkir dari sana.


Tio tidak mengerti apa yang dia lihat, Alex muncul di samping Tio menjelaskan apa yang terjadi.


"Wanita itu koma, akibat benturan keras dikepalanya menyebabkan dia mengalami otak cedera traumatis."


"Kapan dia bisa bangun?"


"Tidak ada yang tau pasti, bisa jadi besok, lusa, bulan depan, tahun depan atau dia tidak akan pernah bangun." 


"Apa maksudmu." Ucapnya marah berbalik menarik kerah jas dokter Alex.


"Orang yang mengalami koma, tidak ada yang tau pasti kapan dia sadar kembali, ada yang dalam waktu cepat tapi ada juga yang dalam jangka waktu yang lama."


"Kita hanya bisa banyak-banyak berdoa untuknya, semoga saja dia bisa cepat sadar dari komanya. Sekarang aku akan memindahkannya ke ruang ICU." Sambungnya.


Tangan Tio perlahan melepaskan kerah baju Alex.


"Bawa dia ke ruangan ICU." Alex memerintahkan para suster membawa brankar Zanna keluar dari sana.


Tio masih terkejut, berdiri mematung tidak percaya Zanna mengalami koma.


"Ini semua penyebabnya adalah Arga. Semua penderitaan Zanna yang dia rasakan karena dia. Aku tidak membiarkan dia bahagia diatas penderitaan Zanna."  Tio mengepal tangan dengan emosi yang tertahan.


Dirinya sekarang penuhi dengan amarah pergi meninggalkan rumah sakit kembali ke hotel mencari Arga.


Bersambung…..

__ADS_1


__ADS_2