Sexy Lady

Sexy Lady
Tercemar


__ADS_3

Clara hanya menikmati. Dimana saat Arya memainkan biji kacang dibawah sana. Meja makan yang seharusnya tempat sarapan pagi ini. Sekarang malah dijadikan bahan senderan. Karena dua sejoli sedang memadu kasih.


Clara memposisikan dirinya. Hingga Arya bisa menenggelamkan belutnya kedalam sana. Dari arah belakang. Yang awalnya ingin berangkat ke kantor pagi pagi. Malah Arya kembali molor. Sebab, Godaan terberatnya saat ini adalah istrinya sendiri.


Clara benar benar sudah mulai kecanduan. Akan pacuan tubuh suaminya. Dan terus meminta Sang belut terjun bebas di dalam kubangan kolam nan lembab miliknya. Hanya ada suara suara merdu dan penuh sensasi. Yang bisa mereka dengar dengan seiring gerakan maju mundur tubuh suaminya.


"Akh... ".


" Ooh, Come on Sayang!! ".


Keduanya kembali meracau tak karuan lagi. Saat Clara hendak keluar untuk yang kedua kalinya.


" Tahan sayang!! ".


Arya berucap seolah merasa ingin membuat istrinya sengsara , Dan tidak mesum terus menerus. Tetapi, Bukannya kapok Clara malah semakin menggila saja. Hingga tak mau absen barang sehari saja.


Kedua tangan Arya kini telah bermain. Pada bukit sintal nan padat itu. Bahkan menurut Arya, Kini ukurannya sedikit berbeda dari biasanya.


"Aahhk... Arya... ".

__ADS_1


Clara kembali meracau ketika ujung bukit sintalnya telah di mainkan. Dan di putar putra seperti sedang membesarkan volume salon musik MP3 saja. Dengan sesekali ikut di pijat dan diremas oleh kedua tangan lebar milik Arya.


Drt... Drt....


Arya melirik saku jasnya yang ia letakan di atas kursi nya tadi. Dimana ponselnya mulai sibuk berdering.


"Kau bisa mengangkat nya dulu sayang.. Akh".


Seru Clara sambil melenguh nikmat. Seiring dengan hentakan pinggul suaminya. Memandikan belut super jumbo tersebut. Pada kolam yang membuat basah serta nikmat tiada tara.


Arya mulai merogoh saku jasnya. Dan mengambil benda pipih itu. Sambil terus mendorong masuk dan keluar Sang belut jumbo nya.


" Tuan, Anda dimana?. Rapat akan segera dimulai sepuluh menit lagi". Suara dewa dari seberang sana.


"Akh... ".


Arya langsung membungkam mulut istrinya. Ketika Clara malah semakin berisik saja. Dan otomatis Dewa mendengar suara erotis istrinya barusan.


" Tuan apa anda sedang...

__ADS_1


"Tunda saja rapatnya!!. Aku akan datang satu jam lagi! ".


Tut... tut... tutttt...


Setelah mengucapkan itu, Arya langsung mematikan sambungan telepon nya. Dan kini kembali fokus pada istrinya. Dimana tadi Clara telah membuat Arya sedikit kesal. Bisa bisanya Clara mengeluarkan des*ahan nya ketika ia masih bicara dengan Dewa. Meskipun hanya lewat sambungan telepon saja.


" Apa kau sengaja sayang? ". Tanya Arya sambil menekan dalam dalam Sang belutnya.


" Akh... Tidak". Bohong Clara sambil terus mende*ah nikmat. Dan selalu nikmat pikirnya. Arya memang sangat ahli dalam hal seperti ini. Meskipun ia juga awalnya sangat awam. Sama seperti dirinya juga.


"Mari kita selesai kan ini dengan serius!! ". Ujar Arya sambil mengangkat bokong Clara.


Di saat keduanya sedang asyik memadu kasih asrama. Dalam Balutan kenikmatan nya. Di tempat yang berbeda juga, Saat ini Dewa tengah mengupat kesal. Bagaimana ia tidak kesal, Dirinya yang jomblo hampir setengah abad lamanya. Kini malah masih pagi, Sudah di cemari akan teriakan manja istri bosnya sendiri.


"Haisss Sial... Dasar suami istri lukcnut". Umpat Dewa masih saja kesal. Bahkan pria itu masih dengan menatap layar ponselnya sendiri.


Dengan begini ujung-ujungnya. Dewa kembali di reporkan untuk mengatur ulang jadwal bosnya. Dengan langkah gontainya, Akhirnya Dewa pun segera masuk kedalam ruangan kerja nya. Dan memerintah sekretaris nya, Untuk menunda rapat pagi ini.


TBC

__ADS_1


__ADS_2