Sexy Lady

Sexy Lady
Puzzle Masa Lalu


__ADS_3

Setelah membahas pertunangannya dengan Ziva dengan keluarga besarnya. Arya memutuskan untuk langsung pulang ke Apartemen nya saja. Karena akhir akhir ini kepalanya sering pusing saat ia mencoba mengingat masa kecilnya.


Bahkan foto foto masa kecilnya pun tidak ada satupun yang ia tahu. Seperti apa rupanya kecil dulu. Jika, diberi alasan tidak ada kenangan masa kecilnya. Itu mustahil sekali bagi Arya. Karena keluarga nya yang sangat kaya raya tidak punya foto keluarga itu bukankah hal aneh.


Sepanjang perjalanan pulang Arya terus berpikir sendiri Ia mulai merasakan kejanggalan dalam hidupnya ini. Ingin sekali ia bertanya pada kakeknya. Namun, sang kakek langsung kumat jantungnya jika Arya membahas kedua orang tuanya.


" Dewa... ".


" Iya tuan".


" Kita atur jadwal dengan dokter ahli saraf besok pagi!. Dan pilih rumah sakit lain selain rumah sakit keluarga saya! ". Arya mulai penasaran akan otaknya akhir akhir ini.


" Baik tuan, saya akan cari rumah sakit besar yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan keluarga tuan". Jawab Dewa menyanggupi.

__ADS_1


" Apa kepala tuan sering sakit lagi akhir akhir ini? ". Tanya Dewa yang mulai ikut khawatir akan kesehatan Arya.


Apalagi Arya juga sering mimpi buruk saat tidur malam. Semua mimpinya kadang membuatnya tidak mau memejamkan matanya kembali saat malam hari. Karena bayangan menyakitkan dan juga hal hal aneh berkeliaran di otaknya.


" Ini semakin aneh Dewa. Sepertinya masa kecilku sangat tidak baik. Apalagi kakek sampai bersikeras menutupi makam Daddy dan Mommy". Arya menyenderkan kepala pada jok mobilnya. Dengan kedua tangannya ia letakakan di atas keningnya.


" Apa tuan pernah mengalami amnesia". Batin Dewa yang mulai menebak nebak. Apalagi keluarga Arya sampai selalu mewanti wanti Arya untuk tidak berurusan ke rumah sakit. Dengan alasan yang selalu tidak masuk akal.


Mobil mewah yang di tumpangi Arya sampai di sebuah gedung Apartemen mewah. Yang merupakan miliknya sendiri. Hingga ia memiliki unit lebih luas daripada yang lainnya. Dan unitnya juga berada di lantai tengah yaitu lantai 11.Dan unit itu hanya dihuni oleh dirinya sendiri saja.


" Tuan, kita sudah sampai Apartemen ". Asisten Dewa membangunkan Arya yang tampak memejamkan matanya.


Pria tampan itu pun langsung membuka matanya. Dan segera turun dari mobilnya. Karena Dewa telah membukakan pintu mobil untuk tuannya itu.

__ADS_1


" Bagaimana pestanya? ". Tanya Arya ketika ia sudah turun dari mobilnya.


" Berjalan lancar tuan. Hanya saja model kita sedikit membuat ulah". Laporan Dewa membuat Arya menaikan alisnya bingung.


" Apa yang dia lakukan? ". Tanya Arya malah penasaran. Dan hal itu mengundang Dewa untuk menarik sudut bibirnya.


" Ini tuan". Dewa malah menyodorkan tablet miliknya pada Arya". Lebih baik anda tonton sendiri sebelum anda tidur nanti!! ". Sambung Dewa menahan tawanya.


" Kau pikir aku masih butuh dongeng untuk bisa tidur? ". Arya menatap dingin dan tajam pada sang asisten nya. Namun, ia malah ikut menyambar tablet dari tangan Dewa. Lalu Arya berlalu begitu saja. Masuk kedalam gedung bertingkat itu melalui lift basement.


Dewa pun ikut menggeleng kan kepalanya. Setelah Arya masuk kedalam lift. " Semoga setelah ini anda bisa menemukan wanita yang cocok untuk anda tuan. Dan melupakan nona Bianca! ". Asisten Dewa sepertinya malah menaruh harapan pada wanita lain. Meskipun ia tahu Arya menerima perjodohan dengan sepupunya hanya untuk menghargai kakeknya saja. Pria yang sudah berjuang demi membesarkan nya dan satu satunya orang yang ia segani saat ini.


TBC

__ADS_1


__ADS_2