
Setelah hampir dua puluh menit dalam perjalanan. Kini mobil yang di tumpangi oleh Clara dan juga Arya. Telah tiba di bangunan rumah mewah dua lantai. Dengan interior mewah dan berkelas tentunya.
Clara berjalan lebih dulu setelah Arya membukan pintu mobil untuknya. Lalu tak berselang lama Arya pun ikut naik keatas teras. Namun, Pria itu hanya duduk di kursi yang ada di teras tersebut. Tanpa ingin berniat untuk ikutan masuk kedalam rumah mewah milik kakaknya Clara.
" Arya...". Clara balik lagi dan memanggil Arya. " Ayo masuk!! ". Seru Clara melambaikan tangannya.
" Tidak usah, Aku disini saja! ". Tolak Arya halus
" Di dalam ada kak Leon juga, Ayo masuk !!". Clara malah tampak memaksa Arya untuk ikutan masuk kedalam rumah sang kakak.
Dengan sedikit canggung akhirnya Arya pun menurut. Lalu ikut melangkah masuk dengan mengekor di belakang punggung Clara. Sampai bariton suara sang kakak dari arah ruang keluarga. Membuat kedua manusi itu langsung menoleh secara bersamaan.
" Cieee... Kalian beneran pacaran beneran atau gimana nih? ". Tanya Leon menggoda adiknya dengan sopir nya.
" Kakak... ". Clara melotot agar Leon tak bicara macam macam didepan Arya.
" Udah jadian aja lah!!. Lagian kalian cocok kok". Timpal Hani dari arah dapur.
" Oh astaga, Pasangan ini memang benar benar klop sekali. Aku jadi menyesal mampir ke rumah ini". Seru Clara salah tingkah sendiri.
__ADS_1
Arya pun hanya tersenyum tipis. Ia bingung ingin menanggapi dengan apa saat ini. Takut salah bicara dan kembali membuat Clara canggung. Arya lebih memilih untuk diam saja.
Ceklek...
Pintu kamar tamu yang ada di samping tangga terbuka.Memperlihatkan seorang perawat yang membawa baki dengan piring yang sudah kosong. Hal itu mengundang tanda tanya besar bagi Clara.
" Habis Sus? ".
" Iya tuan, Sepertinya kondisi bapak jauh lebih baik dari sebelumnya ".
Clara makin dibuat penasaran dengan siapa yang mereka maksud di dalam kamar sana. Hingga Leon pun angkat bicara untuk menjelaskan pada adiknya.
"Ada seorang bapak bapak yang kakak temukan di hutan beberapa hari yang lalu. Dan untuk sementara waktu sela dalam masa pemulihan dia kakak bawa kerumah saja. Karena sepertinya nyawanya sedang terancam di luar sana".Leon yang sudah bisa menebak raut wajah adiknya.
" Memangnya kenapa mbak? ". Clara malah jadi penasaran dan ingin melihat langsung kondisi orang tersebut.
" Lihat aja sendiri Cla!!. Mbak gak bisa ngomong apa apa". Hani tak mau menjelaskan detailnya. Karena ia juga selalu saja sedih saat melihat orang tua di perlakuan seperti hewan peliharaan.
" Selama proses penyelidikan masih berlanjut. Dia akan tetap kakak biarkan tinggal di rumah ini". Leon kembali bicara dengan serius.
__ADS_1
Saking penasaran nya Clara pun langsung melangkah menuju pintu kamar tersebut. Arya pun tak mau kalah, Ia juga begitu penasarannya. Dan ingin melihat pria yang di maksud Leon dan juga Hani.
Ceklek...
Pintu kamar kembali terbuka, Dan Clara pun melihat seorang pria paruh baya yang sedang berbaring di atas ranjang. Clara dan Arya pun langsung masuk di susul oleh Hani dan juga Leon.
Clara pun kini bisa melihat dengan jelas. Bagaimana keadaan pria paruh baya itu saat ini. Wajahnya yang penuh luka lebam. Padahal usianya juga tidak muda lagi. Bahkan, kulitnya yang keriput , wajah pucat serta sangat kurus sekali.
" Siapa sebenarnya bapak ini kak? . Kenapa ada orang yang tega memperlakukan nya seperti itu ya? ". Tanya Clara lirih.
" Entahlah, sampai saat ini pun pihak kepolisian belum bisa menemukan TSK nya? ". Sahut Leon jujur.
Arya pun menatap pria itu dengan tatapan penuh kebingungan. Ia seperti sudah tidak asing lagi dengan sang pria itu sebelum nya. Namun, ia sama sekali tidak ingat apapun saat ini.
Hani dan Leon pun keluar lebih dulu. Karena tak ingin mengusik bapak itu sedang istirahat. Clara pun ikut keluar dan menarik tangan Arya.
" Ayo Arya!!. Kasian bapaknya mau istirahat ". Ujar Clara saat Arya masih saja berdiri di samping sang pria paruh baya itu.
Mendengar nama Arya yang di sebut. Pria paruh baya itu pun langsung membuka matanya lebar lebar. Dan ketika Clara dan Arya sudah sampai di depan pintu.
__ADS_1
" Tuan muda".
TBC