Sexy Lady

Sexy Lady
Tingkah Clara


__ADS_3

Perusahaan AA Group...


Arya yang sejak tadi terus saja merasa heran dengan apa yang sebenarnya terjadi pada istrinya. Kini hanya bisa menatap dengan penuh tanda tanya. Ia memang fokus pada tumpukan berkas penting dan juga layar laptopnya. Namun, Arya juga sesekali melirik kearah istrinya. Dimana saat ini Clara tengah duduk di sofa dengan sangat antengnya.


Namun, Yang membuat Arya heran adalah saat ini Clara tengah ngemil makanan yang tidak biasa ia makan sebelum nya. Wanita itu terus saja makan tanpa henti sejak tadi. Bahkan ruang kerja Arya saat ini sudah penuh dengan tumpukan sampah bekas snack yang Clara makan.


Hal itu justru membuat Arya hanya bisa memijat pelipis nya saja. Karena ia sangat membenci hal hal yang jorok dan juga berantakan seperti ini. Pekerjaan nya menjadi tak fokus. Karena bau dari berbagai snack yang di makan oleh istrinya itu.


"Sayang, aku boleh pesan makanan lagi kan? ". Clara kembali bertanya saat semua cemilan nya sudah habis. Dan bersih tanpa sisa.


" What? ". Arya tampak terkejut akan permintaan istrinya itu. " Apa kau belum kenyang juga sejak tadi makan terus begini sayang?". Sambung Arya bertanya.


Gelengan kepala istrinya membuat Arya benar benar tak habis pikir. Padahal tadi mereka sudah makan siang bersama. Dan Clara malah meminta makan siang di restoran yang tak jauh dari perusahaan suaminya. Yang ada di seberang gedung pencakar langit itu.

__ADS_1


Sekarang malah Clara meminta untuk memesan makanan lagi. Arya yang melihat saja sudah ngap duluan. Namun, Istrinya malah sama sekali tak kenyang kenyang juga.


Arya bangkit dari kursi kebesaran nya. Ia juga melirik arloji di pergelangan tangannya. Jam sudah menunjukkan pukul tiga sore. Memang belum waktunya jam pulang kerja. Tetapi, Arya memutuskan untuk segera pulang saja. Daripada istrinya terus terusan bertingkah aneh seperti ini.


"Apa kau makan tidak baca doa dulu tadi sayang? ". Arya bertanya dengan sangat hati hati setelah ia duduk di samping istrinya.


"Tentu saja aku baca doa. Tapi, Entah kenapa perut ku masih tetap terasa lapar. Padahal mulutku juga sudah terasa pegal untuk mengunyah". Rengek Clara yang juga bingung dengan kondisinya saat ini.


"Baiklah, Bagaimana kalau kita pulang sekarang?. Nanti sebelum pulang kita mampir ke supermarket untuk beli cemilan! ".


"Hem". Jawab Arya hanya bisa menurut. Karena ia juga punya rencana sebelum pulang nanti.


Keduanya pun bangkit dari sofa itu. Arya membantu istrinya untuk bangkit , Karena istrinya juga sangat manja padanya. Pria itu sebelum nya meraih jas kerjanya di kursi kebesaran nya. Dan juga ponselnya, Mematikan laptopnya. Lalu menghubungi sang asistennya juga.

__ADS_1


Tok...tok...


"Permisi tuan, Nyonya". Dewa datang tampak membungkuk tubuhnya. Ketika ia masuk kedalam ruangan kerja tuan nya.


" Bereskan semua berkas dimeja kerjaku. Dan bawa semuanya ke Apartemen ku nanti malam!. Karena aku akan pulang lebih awal hari ini".


"Baik tuan".


Setelah berpesan begitu. Arya langsung menggandeng tangan istrinya untuk segera keluar dari ruangan kerja. Yang sudah seperti gudang sampah itu.


"Oh iya Dewa. Suruh OB untuk membersihkan ruangan ini!!. Jangan sampai semua sampai itu bermalam di dalam ruangan ku!". Titah Arya sebelum ia benar benar keluar ruangan.


" Siap tuan". Sahut Dewa sambil menghela nafasnya berat.

__ADS_1


"Kenapa nyonya bertingkah seperti anak kecil begini? ". Lirih Dewa menggeleng kan kepalanya saja.


__ADS_2