
Seorang pria duduk di meja kerja nya dengan tatapan lurus ke layar laptopnya. Dimana pria itu tengah melihat bagaimana buruknya orang yang sangat ia hormati selama ini. Sebuah video rekaman CCTV dari hotel beberapa tahun yang lalu. Dimana rekaman CCTV itu sempat rusak dan dihapus oleh orang yang ia agung agungkan serta segani selama ini.
Rahangnya mengeras dengan kedua tangan terkepal sempurna. Membuat buku buku jarinya memutih saking kuatnya ia mengepalkan kedua tangannya itu.
Tak heran jika mereka bisa mendapatkan rekaman CCTV yang telah lama hilang dan sengaja di rusak itu. Dengan keahlian serta kecerdasan anggotanya. Pria itu bisa mendapatkan bukti real dari apa yang telah terjadi. Sebelum ia mengalami kecelakaan parah beberapa tahun yang lalu.
" Brengsek... Aku sudah di tipu mentah mentah oleh mereka semua". Geram pria itu penuh amarah.
Sang asistennya pun mulai ketar ketir melihat kemurkaan dari tuannya saat ini. Pria yang menjadi tangan kanannya itu, Hanya bisa beringsut mundur agar tidak terkena amukan sang bos.
" Apa yang ingin anda lakukan saat ini tuan?? ". Tanya sang asisten dengan sangat hati hati.
Pria itu bukannya menjawab. Dia malah menarik sudut bibirnya membentuk sebuah senyuman licik. Hal itu justru membuat sang asisten mulai ketar ketir dibuatnya.
__ADS_1
" Tak mungkin bukan?. Jika seorang keluarga bisa berbuat seperti ini padaku?". Tanya nya dengan tangan kanannya.
" Hanya orang gila yang tega melakukan hal itu tuan". Jawab sang asisten malah jadi kompor. Namun, Asisten nya pun langsung menutup mulutnya sendiri. Karena ia baru saja membuat bosnya menjadi. Semakin memanas saat ini.
" Jalankan rencana awal kita!!. Dan ingat buat perusahaan itu jatuh sejatuhnya!!. Lalu akuisisi perusahaan itu!! ".
" Baik tuan".
Sang asisten pun tampak puas. Karena inilah yang ia tunggu tunggu. Sebab, Pria itu juga sudah sangat geram akan pimpinan perusahaan yang baru. Dimana pria itu sangatlah congkak dan tak tahu diri.
Pria itu pun mulai menatap wajah asisten nya. Lalu ia kembali menangkupkan kedua tangan nya di depan dagunya.
" Biarkan dia tetap disana untuk sementara waktu!!. Dan aku yakin disana dia akan tetap aman. Sampai kesadaran ku kembali pulih dan mengingat semua masa lalu ku sebelum nya".
__ADS_1
" Apa anda percaya dengan apa yang dia sampaikan ke anda tuan? ". Sang asisten kembali bertanya untuk meyakinkan bosnya saat ini.
Pria itu lalu menyandarkan kepala nya pada kursi kebesaran nya. Mentap langit langit ruangan kerjanya. Dengan sebuah pemikiran yang masih saja terlihat kusut di otaknya saat ini. Bayang bayang masa kecilnya yang sangat bahagia. Lalu tiba tiba lenyap bersamaan rasa nyeri di bagian kepalanya.
" Sulit bagiku untuk percaya itu dengan mudah. Namun, Apa yang dikatakan oleh pria itu seperti nyata bagiku. Aku seperti pernah mengalami hal yang sama. Tapi, Aku sama sekali belum bisa mengingat nya". Jawab Sang pria sambil memegangi kepalanya.
" Pelan pelan saja tuan!. Jangan di paksakan!. Saya yakin ingatan anda pasti akan segera kembali secepatnya. Dan saat itu tiba, Saya berharap anda tidak akan goyah lagi!!".
Asisten nya itu benar benar khawatir akan apa yang menimpa bosnya. Sama sekali tak terbersit sedikitpun olehnya. Kalau masa masa sulit yang ia alami dalam hidupnya. Ternyata lebih sulit lagi dengan apa yang telah bosnya alami selama ini.
" Tuan, Apa saya boleh bertanya sesuatu? ". Tanya Sang asisten lagi sedikit mendekatkan tubuhnya.
" Hem".
__ADS_1
" Apa anda sudah saat pertama kalinya anda membuka baju nona...
Asisten nya pun langsung bungkam saat melihat tatapan tajam nan membunuh dari bosnya itu. Padahal, Ia sama sekali belum menyelesaikan pertanyaan tadi. Tetapi, Daripada ia menderita. Lebih baik ia simpan saja pertanyaan konyolnya itu. Meskipun ia juga sedikit melihat bagaimana ganasnya bosnya beberapa tahun yang lalu. Saat berbuat tak senonoh dengan gadis malang itu.