Sexy Lady

Sexy Lady
Kue Balok Lumer VS Belut Jumbo


__ADS_3

Kemerlipan sinar lampu kota Paris. Membuat suasana menjadi semakin romantis. Apalagi saat ini Clara dan Arya, Berada di hotel yang sangat dekat dengan menara Eiffel. Hanya berjarak lima menit saja. Untuk sampai di menara tersebut.


Bahkan, Meraka bisa melihat view dengan puncak menara yang sangat dekat dari balkon kamar langsung. Saat memikirkan kota Paris, hal pertama yang muncul di pikiran kita tentunya adalah Menara Eiffel! Cari tahu bagaimana caranya agar kamu bisa bangun tidur sambil memandangi bangunan ikonis ini.


Dikenal luas sebagai salah satu tempat wisata terkenal di Paris dan dikunjungi lebih dari 250 juta orang, berdiri di keramaian orang yang memenuhi Champ de Mars, Menara Eiffel yang megah siap menyambutmu di Paris. Datang dan saksikan indahnya pertunjukan cahaya lampu atau naik ke puncak menara untuk melihat pemandangan cakrawala kota yang menakjubkan. Kalau sudah melihat indahnya pemandangan ini, pasti sulit untuk pergi begitu saja. Jadi, bagaimana kalau tinggal di tempat yang memberikan kamu kesempatan untuk dininabobokan oleh indahnya Menara Eiffel?.


Seperti yang saat ini tengah di nikmati oleh Clara. Ia tak henti hentinya memuja kota Cinta ini. Masih dengan memakai mantel bulu nya. Ia berdiri tepat di balkon kamar hotel. Dimana, Hotel inilah yang akan menjadi tempat istirahat mereka, Selama beberapa hari kedepan nanti.


Greppp...


Pelukan tangan kekar, Melingkar erat di pinggang ramping Clara. Bahkan, Wanita itu hanya mengukir senyumnya saja. Karena ia tahu, Siapa pemilik lengan kekar tersebut.


"Apa keindahan kota ini, Mampu menandingi diriku?". Tanya Arya dengan sangat konyolnya.


Sejak tadi ia berdiri di depan ruangan walk in closet. Menatap wanita cantik. Yang sudah kehilangan rasa kantuknya. Ketika ia melihat indahnya kota Paris dari balkon kamarnya ini.


Clara membalikkan badannya. Dan kini membuat keduanya saling tatap satu sama lainnya. Mata indah bewarna Hazel itu. Tampak begitu mempesona saat sedang bersitatap dengan mata coklat milik Clara. Arya menarik sudut bibirnya. Dan langsung menyambar bibir tipis nan berisi. Milik Clara secara tiba tiba.

__ADS_1


Namun, Kali ini Clara malah ikut membalas pagutan bibir suaminya. Hingga tangan Arya pun tak mau tinggal diam. Ditekan nya erat ceruk leher Clara. Hingga ia lebih leluasa memainkan benda tak bertulang nya. Memporak porandakan rongga mulut istrinya, Dengan gerakan pelan nan menuntut.


"I want you". Bisik Arya ketika ia menjeda pagutan bibirnya. Dan menatap dalam penuh hasrat istrinya.


" Mari kita lakukan!! ". Jawaban Clara membuat Arya tersenyum senang. Dan ia pun langsung mengangkat tubuh istrinya. Untuk segera masuk kedalam. Menarik gorden dengan gerakan cepat.


Di rebahkan nya tubuh molek itu di atas ranjang empuk dan luas. Clara pun hanya bisa bersemu merah, Ketika tatapan Arya begitu lapar padanya. Clara perlahan beringsut mundur. Karena jujur saat ini, Ia merasa gugup dan takut. Tapi, Clara juga sangat penasaran akan rasa nikmatnya surga dunia nan fanah itu.


"Aww... ". Pekik Clara saat kaki jenjangnya di tarik oleh suaminya. Hingga kini tanpa banyak bicara lagi. Arya malah langsung ikut menarik dalam istrinya.


Clara pun hanya diam sambil terus memperhatikan suaminya. Yang saat ini malah mulai menanggalkan pakaiannya. Membuangnya asal kesembarang arah. Clara semakin susah meneguk air liurnya sendiri. Ketika lagi lagi lima roti sobek itu terpampang jelas di depan matanya.


Mulut Clara sampai menganga melihat tubuh sixpack milik suaminya. Yang begitu seksi dan juga kekar. Dan Clara pun tak sadar jika Suaminya saat ini. Telah menindih tubuhnya. Mengunci pergerakan nya. Agar ia bisa leluasa mengabsen setiap inci kulit tubuh istrinya.


"Emmppppttt... ". Clara kesulitan untuk mengambil nafasnya sendiri. Saat bibirnya kembali di bungkam oleh ciuman panas Arya.


Tubuh Clara mulai menggeliat, Mengelejang. Ketika sapuan benda tak bertulang, Mulai turun ke arah leher dan salah satu tangan Arya. Telah menggapai salah satu delima kembar miliknya.

__ADS_1


Dengan susah payah, Clara menggigit bibir bawahnya. Agar ia tidak mengeluarkan suara nakalnya. Namun, Kadang semua yang di inginkan tak sesuai harapan nya. Lama lama suara itu keluar juga tanpa permisi. Ketika sapuan bend tak bertulang milik Arya. Kini telah membasahi salah satu delima kembar nya. Dan silih berganti. Dengan sesekali ia pijat dan remas kuat.


"Akh... ".


Clara mulai terlena. Dan sampai memejamkan matanya. Bahkan tanpa diminta, Kue balok miliknya pun sudah lembab dengan sendirinya. Hingga Arya semakin tak sabaran. Untuk segera melakukan penyatuan nya. Karena salah satu jarinya ikut basah dibawah sana. Ketika menyentuh kue balok nan lumer milik Clara.


Bahkan, Sang belut dengan ukuran jumbo itu. Pun sudah sangat berontak sejak tadi. Sepertinya ia tahu dimana ia akan menikmati Kue balok lumer nya.


Arya mulai membuka wadah belutnya. Dan kemudian mengesek gesekan nya. Secara pelan namun pasti. Menciptakan sensasi geli dan juga nikmat secara bersamaan.


Satu, Dua, Tiga dan pada hentakan ke empat. Sang belut jumbo baru bisa menerobos kue balok nan lumer itu. Hingga Clara sampai menggigit bibir bawahnya. Menahan perih dan juga sesak serta nyeri yang tak bisa ia ungkapkan lagi.


"Uuhhh... ".


" Hssssstttt, Tahan sayang!!. Ini tidak akan lama".


Arya menyeka sedikit air mata yang keluar dari mata indah istrinya. Mengecup kening Clara sedikit lama. Dan kembali menyambar bibir ranum istrinya. Agar Clara sedikit melupakan rasa nyeri pada bagian kue balok lumer nya tersebut.

__ADS_1


__ADS_2