Sexy Lady

Sexy Lady
Obrolan Bapak Bapak


__ADS_3

Ketika Arya dan juga Clara sedang menikmati moment bulan madunya. Dan membuat Clara enggan lagi untuk beranjak dari atas ranjang nya. Di belahan bumi yang berbeda juga. Saat ini tiga orang pria dewasa sedang duduk santai. Di cafe salah satu sahabatnya.


Jam memang sudah menunjukkan waktunya jam makan siang. Dimana ketiga pria dewasa dan sudah memiliki istri dan anak itu. Kini tengah menikmati makan siangnya bersama.


Jika di Paris saat ini waktu sedang menunjukkan pukul 10 lewat 18 menit pagi, Maka di Jakarta jam sudah menunjukkan pukul 14.18 wib. Karena perbedaan waktu Indonesia dengan Paris itu selang 5 jam lebih cepat.


"Gimana kalau nanti malam kita nongkrong bro!!. Sudah lama banget nih, Kita jarang kumpul begini". Naufal mulai memberi sarannya.


" Boleh juga tuh, Mumpung Yuni lagi dirumah Mami juga sama anak anak". Timpal Naures tampak menyetujui.


"Loe eon??? ". Naufal dan Naures dua sepupu itu langsung menatap kearah Leon. Yang sejak tadi belum mengeluarkan pendapat nya.


Padahal, biasanya pria itu lebih dulu menyetujui. Kalau mereka ingin nongkrong bareng. Dan kadang ia malah lebih dulu juga. Meminta kedua sahabatnya untuk pergi diam diam dari para istri mereka.


" Hadeh, Gue sih mau aja. Tapi kalian tahu sendiri Hani. Mana anak gue yang nomor dua lagi kagak bisa nidurin Mamanya bro kalau malam". Leon tampak lesu.


Sejak kehadiran baby boy, Hani jadi kurang istirahat juga. Karena putranya itu selalu saja bangun tengah malam. Dan mengajaknya begadang sampai subuh. Kadang Leon juga harus menggantikan istrinya jaga. Belum lagi ganti pampers serta buatin susu untuk baby boy.


" Yaelah, Apa gunanya babysitter bro?. Mereka kan di gaji buat bantu jagain anak anak". Sahut Naufal dengan santainya.

__ADS_1


"Bini gue lebih demen anaknya dia yang ngelonin sendiri. Sampe sampe nih ya sejak baby boy lahir. Papanya jadi jarang di elus". Seloroh Leon lagi.


Membuat kedua sahabatnya itu langsung tertawa terbahak bahak. Karena lagi lagi Leon selalu saja membuat perut mereka sakit. Sampai geleng geleng kepala. Pria itu memang tak pernah terkontrol kalau bicara. Tetapi, Ia juga isa tegas kalau sedang serius. Apalagi ketika ia sedang di perusahaan dan juga di intansi tempatnya mengabdi.


Leon adalah sosok seorang pemimpin yang tegas. Berwibawa dan juga baik. Namun, Ia juga seorang kakak yang selalu bisa di andalkan oleh Clara. Sikap Leon memang kadang suka keluar jalur normal. Tetapi, Pria itu juga sangat menyayangi adiknya.


Drt... drt...


Ketika mereka sedang asyik bercanda, Sambil tertawa lepas. Karena di cafe ini adalah milik Naures sendiri. Jadi, Ketiga pria itu bebas untuk mengekspresikan dirinya masing masing. Tanpa malu dan jaim pada semua orang disana.


"Siapa Fal? ".Tanya Leon mulai kepo.


" Febby". Jawab Naufal yang langsung pada mode serius nya. Dan segera mengangkat panggilan telpon dari istrinya.


" Bang, nanti kalau udah mau pulang, Tolong beliin buah mangga yang masih mengkel ya!! ".


" Iya nanti abang beliin untuk... ". Naufal langsung terdiam tanpa ingin melanjutkan lagi kata katanya. Saat ia baru sadar jika permintaan istrinya saat ini. Sedikit nyeleneh.


" Honey, kamu gak lagi ngidam kan?. Kenapa minta mangga yang masih mengkel? ". Tanya Naufal sedikit heran.

__ADS_1


"Hasilnya positif bang, Buruan pulang!!. Ini hasil kerja keras kita loh".


" Hah, Benihku kembali berkembang honey? ".Naufal tampak begitu sumringah. Dan sampai sampai berdiri dari tempat duduknya. Membuat Kedua sahabatnya saling tatap heran.


" Iya, Aku tunggu dirumah ya bang!!. Sepertinya baby udah minta di kunjungi Papa nya nih".


"I coming honey".


Naufal langsung mematikan sambungan telepon nya. Dan segera meraih kunci mobilny. Membuat Naures dan Leon kembali saling tatap bingung. Dan langsung menghentikan langkah Naufal.


" Mau kemana loe buru buru amat? ". Tanya Leon mencekal lengan tangan Naufal. Dimana pria tinggi tegap dengan wajah tampan itu. Yang mana ia juga masih memakai seragam dinasnya. Akan langsung beranjak pergi, Meninggal kan mereka berdua.


" Gue mau pulang, Bini gue kembali bunting lagi. Dan untuk acara nanti malam , Kayaknya batalin aja deh!. Lain kali kita kumpul lagi. Bye".


"Busyet, Ikutan nyusul juga kalian ya. Loe gimana Res?. Masih mau nambah lagi kagak nih. Tanggung tiga anak". Leon malah menggoda Naures sahabatnya.


Dimana pria itu juga telah memiliki tiga anak. Dua kembar perempuan dan satu anak laki laki.


" Naures sih mau aja nambah. Tapi Yuni udah gak mau". Jawab Naufal mengejek sepupunya.

__ADS_1


"Tembak tembak aja lah!!!. Entar juga kebobolan lagi". Leon ikut meledek sahabatnya.


" Sialan loe pada ". Jawab Naures melempar sedotan bekas minuman , Kearah Naufal dan juga Leon.


__ADS_2