
Di sebuah rumah sakit tampak pria paruh baya yang sudah beberapa hari di rawat. Dan sampai saat ini juga belum sadarkan diri juga. Setiap sudut ruangan pun di jaga oleh beberapa anggota kepolisian serta beberapa orang pria memakai pakaian serba hitam.
Sepertinya pria itu tidak salah meminta di selamat kan oleh pria di hutan waktu itu. Bahkan, penyelamat nya adalah orang orang yang tepat. Tak heran mereka juga para pria berkuasa tentunya. Bahkan, kasus itu saat ini telah di tangani oleh pihak kepolisian juga.
Leon yang baru saja tiba di rumah sakit. Setelah ia berusaha membujuk istrinya agar mau di tinggal malam ini. Karena malam ini adalah tugasnya untuk menemani pria paruh baya yang ia mereka selamat kan di hutan.
" Sslamat malam ndan". Sapa anggotanya yang berjaga di depan pintu ruangan rawat pasien tersebut.
Leon hanya mengangguk kan kepalanya saja. Lalu bertanya dengan anggotanya.
__ADS_1
" Bagaimana?. Apa ada perubahan hari ini? ". Gelengan kepala angota nya membuat Leon menghela nafasnya kasar.
Dari hasil visum dan juga pemeriksaan memang pria itu telah mengalami penganiayaan serta penyiksaan selama bertahun-tahun lamanya. Bahkan, Jari kakinya juga sudah ada yang hilang karena di potong dengan sengaja.
Luka cambukan serta goresan goresan di tubuhnya pun sudah infeksi. Karena tak pernah di obati selama bertahun-tahun lamanya. Leon pun langsung masuk kedalam ruangan ICU itu. Dimana sang pria paruh baya memang harus di rawat secara intensif. Sampai ia sadar dan kondisinya pulih.
CEKLEK...
" Siapa pria ini sebenarnya?. Kenapa dia bisa mengalami hal sesadis ini? ". Batin Leon mulai memperhatikan wajah pria paruh baya itu. Yang tampak kurus dan juga sangat menyayat hati.
__ADS_1
Ketika Leon ingin beranjak pergi. Tiba tiba tangan Leon malah di cekal oleh pria itu. Namun, Mata pria paruh baya itu masih tetap terpejam.
Hal itu jelas membuat Leon terkejut dan bingung. Namun, sebisa mungkin Leon tidak panik. Ia malah kembali mendekat. Dan melihat mata sang pria itu mulai terbuka. Sampai sampai Leon pun melotot dibuat nya.
" Pak, Bapak tenang dulu ya!!. Bapak sudah aman sekarang, Karena saya telah membawa bapak kerumah sakit. Jangan banyak bergerak dulu ya pak!. Saya akan panggil dokter ". Leon pun segera keluar, Menyuruh anggota nya memanggil dokter. Karena pasien nya sudah sadar.
Tak berselang lama datang seorang dokter pria. Dan juga dua orang suster. Dan masuk kedalam ruangan itu. Memeriksa kondisi pasien yang sudah tak sadarkan diri selama beberapa hari.
" Pasien sudah bisa di pindahkan ke ruangan rawat tuan. Hanya tinggal menunggu semua lukanya mengering saja!". Ucap sang dokter menjelaskan.
__ADS_1
Leon pun hanya mengangguk kan kepala. Lalu meminta kamar yang nyaman. Kamar VIP tentunya, Karena Leon tidak kekurangan uang sama sekali. Dan pria itu juga pasti meminta ganti rugi juga pada dua sahabatnya yang sama sama terlibat dalam kasus ini.
Sementara menunggu pasien di pindahkan. Leon pun langsung menghubungi kedua sahabatnya. Meskipun malam sudah larut. Leon tak pperduli sama sekali. Namun, sayangnya semua panggilan nya malah di acuhkan begitu saja. Oleh kedua sahabatnya itu. Membuat Leon mengupat kesal.