
Setelah sempat mengeluarkan kocek yang sangat besar hanya untuk membeli kue kesukaan keponakannya. Kini, mobil Clara sudah terparkir rapi di halaman depan rumah mewah dua lantai itu.
Seorang anak perempuan berusia sekitar delapan tahun. Langsung berlari menghampiri nya. " Aunty Clara". Serunya sambil tersenyum riang.
" Uhhh honey, kau ini tambah cantik saja sih". Puji Clara sambil memeluk sang keponakannya. Seorang gadis kecil cantik dengan rambut panjang sebahu.
Wajahnya begitu imut imut, Dan di depan teras sudah berdiri seorang wanita cantik dengan senyum dibibirnya. Jangan lupakan perutnya yang juga sudah membuncit kembali.
" Ya ampun mba hani udah isi lagi? ". Clara tampak terkejut melihat perut kakak iparnya yang saat ini tampak membuncit. Padahal sebelum nya belum terlihat apapun. Dan Clara juga tidak tahu jika kakak iparnya hamil lagi.
" Gimana kagak isi?. Orang hampir tiap jam di genjot mulu ". Jawaban kakak iparnya membuat Clara langsung tertawa terbahak-bahak.
Karena sang kakak ipar nya itu sangatlah ceplas ceplos. Meskipun dulu di awal pernikahan. Keduanya tidak mendapatkan restu dari orang tua Clara dan Leon. Lantaran Leon telah mereka jodohkan dengan wanita yang mereka anggap baik. Namun, nyatanya adalah seorang yang bagai ular.
Bahkan, Mantan tunangan kakaknya itulah yang pernah menjebak Clara sewaktu di Amerika beberapa tahun silam. Dan tak hanya itu saja, Clara hampir ia jual pada pria hidung belang. Hingga nama Clara rusak sampai saat ini.
__ADS_1
" Ayo masuk aunty!. Capek nih berdiri dengan perut segede ini". Hani menggandeng tangan adik iparnya.
Istri sang kakak memang sangat baik dan juga selalu memperlakukan kedua orang tuanya dan juga dirinya dengan baik dan sopan. Meskipun hani bukanlah dari keluarga terpandang. Tetapi, wanita itu sangat bijaksana dan juga bisa menghargai orang lain.
Tak heran jika seorang Leon yang dulunya dikenal pemain. Bisa tahluk akan pesona Hani. Dan kini malah ingin punya baby lagi.
🌿🌿🌿🌿🌿
" Kak Leon mana mbak? ". Tanya Clara saat keduanya saat ini tengah duduk di kursi teras belakang rumah mewah Leon dan Hani.
" Really? ". Clara tampak melotot sempurna. Bagaimana tidak perut kakak iparnya aja sudah buncit begitu. Tapi, malah masih semangat saja untuk Bergumal.
" Hahahha, kamu percaya? ". Tanya Hani saat melihat wajah tegang adik ipar nya itu. " Kakak kamu baru pulang tadi pagi dari kantor. Makanya sekarang belum bangun. Semalam ada razia katanya jadi gak bisa tidur nyaman di kantor". Hani menjelaskan pada Clara.
" Oh, Clara pikir memang habis anu".
__ADS_1
" Ya jelas habis nganu juga, orang pulang pulang kakak kamu udah ngaceng duluan kok". Hani tertawa terbahak-bahak. Membuat Clara melongo bingung.
Meskipun otak Clara sudah paham akan kegiatan suami istri pada umumnya. Namun, ia yang belum pernah di sentuh pria dengan sadar pun masih bingung. Ya, walaupun ia pernah foto sedikit terbuka untuk iklan produk pakaian dalam. Namun, miliknya sampai saat ini masih original. Belum ada yang menyentuhnya hingga robek sedikitpun.
Bahkan sang mantan kekasihnya dulu. Yang seorang player pun tidak pernah melebihi batas dengannya. Malah pria itu lebih menjaga dan menghormati dirinya sebagai seorang kekasih yang sangat ia cintai.
" Hayo... lagi mikirin apa?. Jangan jangan kamu udah mupeng kan?". Ledek Hani menggoda adik ipar nya. ". Udah sana buruan nikah biar bisa nikmati surga dunia!! ". Sambung Hani lagi.
" Gimana mau nikah?. Pacar aja gak punya ". Jawab Clara jujur.
" Oh Tuhan cantik cantik begini gak laku laku ya". Ledek Hani lagi. ". Atau bukan karena gak punya pacar. Tapi, kamu nya udah pernah cobain rasanya di obok obok ya? ". Celetuk Hani lagi membuat Clara melotot akan pertanyaan konyol kakak ipar nya itu.
" Mbak Hani... Iihhh jorok". Clara mencebikkan bibir nya. Beruntung Keponakannya sudah masuk kedalam rumah. Jadi, pendengaran nya tidak tercemari akan obrolan obrolan absurd dari Mamanya.
TBC
__ADS_1