Sexy Lady

Sexy Lady
Balasan


__ADS_3

Setelah makan siang bersama yang penuh drama, Dan juga banyak kekonyolan antara dua wanita yang pernah akrab dan tinggal satu atap bersama. Kini Clara dan juga Santi tengah berada di sebuah pusat perbelanjaan. Dengan di temani oleh kedua pria yang wajahnya sama sama datar dan kaku.


Sepertinya hari ini Santi dan juga Dewa. Sedang mendapatkan kelonggaran dalam bekerja. Seharusnya mereka bersyukur, Karena Arya telah memberikan izin untuk keduanya pulang lebih awal. Dari jam pulang kantor setiap harinya.


Clara masih saja asyik dengan berbagai gaun tidur. Sedangkan Santi malah lebih memilih jepit rambut serta bando karakter yang menurut nya sangat lucu dan unik. Melihat itu, Dewa malah dengan sengajanya menghampiri Santi. Karena ia tidak mau terus menjadi racun nyamuk. Antara tuan dan nyonya nya itu. Dimana pasangan itu selalu saja tak mau berjauhan. Menempel saja seperti perangko.


"Kau itu bukan anak anak lagi. Kenapa malah pilihnya mainan anak kecil seperti ini? ". Dewa dengan jahilnya malah merampas bando dengan karakter doraemon dari tangan Santi.


" Haiss... Tuan, Siapa juga yang meminta komentar dari anda? ". Santi rupanya tak mau kalah dengan Dewa. Santi juga saat ini malah menatap Dewa dengan tatapan jengkelnya.


Gadis itu seperti nya masih saja kesal. Akan semua ulah Dewa padanya. Dan membuat dirinya malah seperti orang gila saja. Karena takut berkas itu benar benar hilang.


" Dasar gadis aneh". Ledek Dewa dengan menarik sudut bibirnya membentuk senyum mengejeknya.

__ADS_1


"Dasar perjaka tua". Maki Santi menatap kesal kearah Dewa. Tatapan yang pernah pudar sejak tadi sewaktu di perusahaan.


" Emang loe yakin di Dewa masih perjaka? ". Kini giliran Clara yang menggoda mantan asistennya itu.


Santi dengan polosnya malah menggeleng kan kepalanya saja. Dan membuat Clara ikut terkekeh geli akan tingkah Santi saat ini. " Yaudah, Sana!!! ". Perintahnya kemudian, Sambil menggerakkan Kepala nya.


" Sana kemana? ". Tanya Santi masih polos saja.


" Kejar Dewa, Dan buktikan dia masih perjaka apa tidak? ". Clara sepertinya tetap saja ingin mejahili Santi.


Clara pun makin semangat untuk membuat mantan asistennya itu penasaran. Bumil itu pun kini mendekat kan dirinya kearah Santi. Lalu ia pun langsung membisikkan sesuatu pada gadis polos itu.


"Ajak Dewa ML aja!!! ". Seloroh Clara mengulum senyum nya.

__ADS_1


"Apa??.Gila loe Cla". Santi melotot sempurna dan kini mereka berdua pun menjadi pusat perhatian semua pengunjung di dalam store tersebut.


Arya yang sedang menelpon pun sampai ikut mengalihkan pandangan nya. Dan ikut menatap istri dan juga karyawan nya itu. Sedangkan Dewa hanya melirik sekilas dan kembali fokus pada layar tabletnya saja. Dimana pria itu malah memilih duduk di sofa panjang. Yang ada di dalam store. Tanpa perduli ada banyak pengunjung wanita yang sejak tadi, Selalu saja curi curi pandang kearahnya.


Clara hanya tampak tenang saja. Sebab, Sejauh ini tak ada yang mengetahui identitasnya. Karena Clara juga selain memakai masker, Ia juga memakai kaca mata hitamnya. Jadi, Wajah cantiknya yang biasanya selalu tampil di layar televisi. Saat ini sedikit tersamarkan oleh penutup wajahnya itu.


"Sayang, Apa sudah selesai?. Kita harus ke tempat lain setelah ini". Arya menghampiri istrinya dan bertanya. Anggukan kepala Clara membuat Arya langsung melirik kearah Dewa.


Dewa pun langsung paham, Dan segera bangkit dari tempat duduknya. Membayar semua barang belanjaan milik Nyonya nya. Santi yang melihat Dewa pergi kemeja kasir. Ia pun jadi memiliki ide cemerlang.


Brakkk...


Santi memberikan beberapa setel pakaian. Ditambah aksesoris yang tadi ia pilih. Dewa pun hanya menatap dengan dahi mengerut nya.

__ADS_1


"Sekalian bayarin juga tuan Dewa!!. Atas perintah Nyonya Clara". Seru Santi dengan melirik kearah Clara. Yang saat ini malah tersenyum padanya.


Tanpa banyak bicara, Dewa pun segera meminta kasir untuk mentotal semua hasil belanjaan Clara dan juga Santi. Membuat Santi langsung tersenyum senang. Karena ia pun berhasil mengerjai pria arrogant itu saat ini.


__ADS_2