Sexy Lady

Sexy Lady
Baku Hantam


__ADS_3

Leon melangkah mengendap endap di balik rerumputan. Sedangkan dari sebelah kanan. Naufal pun tampak siaga dengan pistol di tangannya. Sedangkan Naures berada di balik pohon dengan membawa sebuah ranting pohon yang berukuran sebesar lengan.


Dimana dari arah depan sana. Tampak beberapa orang pria bertubuh kekar sedang menebas semua rerumputan seperti sedang mencari sesuatu.


" Apa yang mereka lakukan di tempat seperti ini? ". Tanya Leon mulai siaga.


" Itu yang sedang kita cari tahu". Sahut Naures menatap tak percaya akan pertanyaan konyol pak perwira polisi itu.


Naufal mulai menggerakkan kepalanya untuk bersiap siap. Sebelum tiba tiba dari balik semak semak ada seorang pria dengan pakaian yang sudah compang camping. Berlari dengan langkah yang di paksakan.


" Itu dia, Cepat kejar! ". Seru salah satu pria yang langsung berlari cepat ke arah sang pria yang nyaris tak di kenali itu. Karena penampilan nya begitu lusuh. Melebihi seorang pengemis di jalan raya saja.


Brakkk...


Pria itu tersungkur saat para kawanan pria bertubuh kekar sudah akan semakin mendekat kearahnya. Dan pria yang jatuh tadi tepat berada di bawah kaki Naures.


" Tolong saya tuan!. Mereka akan membunuh Sa... ya". Lirih sang pria dengan suara yang terbata bata. Meminta bantuan pada Naures orang yang tidak ia kenal sama sekali.

__ADS_1


" Hei, serahkan orang gila itu pada kami!!". Seru seorang pria bertubuh kekar saat mereka telah sampai di hadapan Naures.


Namun, saat ini Naufal dan juga Leon masih belum keluar dari persembunyian nya. Mereka masih jadi penyimak saja dulu di tempat yang tidak jauh dari Naures. Dan mereka pun akan bergerak saat kondisi Naures dalam bahaya. Bahkan Naufal sudah mengirim pesan pada anggotanya untuk segera meminta bantuan pada polisi setempat. Sebab, Baik Leon maupun Naufal sudah mulai paham apa yang terjadi. Karena mereka berdua adalah anggota polisi yang sudah terbiasa menghadapi kasus seperti ini.


Apalagi Naufal adalah kasat reskrim jadi masalah seperti ini adalah makanan sehari hari untuknya. Naufal mulai memberi kode pada Leon. Dimana pria itu malah asyik memainkan ulat daun yang sempat merambat di bahunya.


" Haisss, kenapa gue punya sahabat seperti dia sih? ". Naufal menggeleng kan kepala nya saja.


" Siapa yang kalian anggap orang gila? ". Tanya Naures dengan santainya. Bahkan, Naures malah membantu bapak itu untuk bangkit dan menyuruh nya untuk senderan di balik pohon besar di belakang nya.


" Serahkan pria itu !!. Atau kau tidak bisa kembali dengan selamat ". Ancam salah satu pria dengan rasa kesalnya.


Dor...


Satu tembakan peringatan di lontarkan oleh Leon. Membuat para pria itu sempat terkejut. Dan mereka pun kini melihat Leon dan juga Naufal yang sama sama memegang pistol.


" Angkat tangan dan serahkan senjata kalian!. Kami dari kepolisian ". Seru Leon memperlihatkan kartu Identitas nya. Membuat para pria mulai saling tatap dan kemudian malah tersenyum licik.

__ADS_1


" Cih, Persetan dengan polisi. Serang!!! ". Seru pria bertubuh kekar membuat para anggotanya mulai menyerang dan melawan Naures serta kedua sahabat nya.


Dor...


Dengan terpaksa Leon memberi hadiah timah panas pada salah satu pra. Pada saat pria itu ingin membacok Naures dari arah belakang. Dan seketika susana menjadi gaduh, Bahkan suara tembakan memecah keheningan hutan tersebut. Hingga para pria yang lain mulai bermunculan.


" Haiss sial... Mereka makin bertambah ". Umpat Leon. Karena peluru nya juga hampir kehabisan.


Buggg...


" Hei, berani kau memukulku? ".Leon pun langsung ikut memukul balik pria yang tadi sempat memukul bahunya karena ia lengah.


Sementara Leon dan Naufal ikut baku hantam. Naures mulai bergegas menyelamatkan pria lusuh itu dan membimbing nya untuk segera naik ke permukaan hutan. Karena saat ini mereka hampir berada di tepi sungai. Dimana ketiga orang itu akan pergi memancing.


Tak berselang lama datang komplotan pria dengan seragam bewarna hitam. Dan ikut membantu Leon dan Naufal. Membuat Leon tersenyum puas. Karena ia tahu itu adalah anak buah Naures.


" Wow... Adik ipar mafia mulai memperlihatkan taringnya". Seru Leon masih saja bisa bercanda.

__ADS_1


Butuh beberapa menit untuk membuat para pria bertubuh kekar itu tumbang. Dan bersamaan dengan itu suara mobil polisi pun mulai berdatangan. Memecah keheningan hutan. Dan para pria bertubuh kekar yang masih tersisa kini mulai kocar kacir untuk menyelamatkan diri. Namun, sayangnya beberapa di antara mereka sudah kembali di lumpuhkan lagi oleh anggota Naures.


__ADS_2