Sexy Lady

Sexy Lady
Gagal Akting


__ADS_3

Keesokan harinya, Clara masih tampak terlelap dalam balutan selimut tebalnya. Bahkan ia masih dengan posisi semalam. Sepertinya, Clara benar benar kelelahan sekali. Sampai sampai ia tak terusik. Ketika Arya berkali kali menyentuh pipinya.


Jam sudah menunjukkan pukul sembilan pagi. Namun, Clara masih saja tak bergeming. Sinar mentari pagi, Bahkan sudah mulai masuk melalui cela jendela kamar. Tetapi, Arya malah sengaja membentangkan telapak tangannya. Untuk menghalangi sinar mentari. Agar tak mengusik tidur istrinya.


Senyum pria itu tak henti hentinya mengembang Karena saat ini, Clara telah resmi menjadi istri seutuhnya. Miliknya seorang dan tak akan pernah akan Arya lepaskan lagi.


"Mulai hari ini, Aku tidak akan pernah membiarkan tubuhmu di pertontonkan di depan publik lagi". Lirih Arya pelan namun sangat tegas.


Darahnya selalu saja mendidih, Saat dimana ia selalu melihat. Clara berpakaian minim dan berpose sangat menggoda di depan camera. Bahkan, Arya sangat geram. Namun ia tak bisa berbuat apa apa. Ketika melihat Clara hanya memakai lingerie tipis dan juga bikini.


Tanpa Clara ketahui, Jika selama ini Arya telah memblok semua majalah. Yang memperlihatkan tubuh Clara. Dengan kata lain, Clara sudah sia sia berpose sedemikian rupa. Di depan camera, Hanya untuk menjadi foto majalah serta brand ambassador merk lingeri terkenal.

__ADS_1


Karena dibelakang Clara. Arya malah rela mengeluarkan uang. Hanya agar tubuh Clara tidak di pasang dalam majalah fashion. Ketika wanita itu dengan pakaian yang tidak sopan.


"Selamat pagi my wife". Arya tampak tersenyum smirk. Ketika melihat Clara mulai membuka matanya.


" Hah, Kenapa kamu ada di kamarku? ". Clara malah menampilkan wajah terkejutnya. Dan itu justru membuat Arya menatapnya dingin.


" Jangan bercanda Clara!!. Atau kau akan menyesalinya". Ancam Arya penuh penekanan.


Clara langsung mencebikkan bibirnya. Karena lagi lagi ia tidak bisa akting, Di hadapan suaminya. Karena pria itu sangatlah datar dan selalu memasang wajah serius nya. Jika, Arya tampak tersenyum itu adalah suatu keberuntungan bagi Clara. Dan itupun bisa di hitung dengan jarinya.


" Pesawat?. Memangnya kita akan pergi kemana? ". Tanya Clara dengan raut wajah bingungnya.

__ADS_1


Arya yang sudah bangun dan telah membuka selimutny. Kini kembali menoleh, Ia mulai tersenyum penuh arti. Mendekati tubuh Clara kembali. Dimana wanita itu ternyata masih belum sadar. Jika keadan dirinya saat ini. Sudah tak memakai baju lagi. Hanya terbungkus selimut tebal saja.


"Tentu saja bikin Arya junior. Karena dia sudah tak bisa untuk menundanya lebih lama lagi". Lirih Arya sedikit berbisik pada istrinya. Bahkan tatapan Arya sengaja tertuju pada adiknya di bawah sana.


" Dasar mesum". Cibir Clara dan langsung membuka selimut nya begitu saja.


"Aahhh... ". Pekik Clara terkejut, Karena ketika selimut nya terbuka. Ia baru merasakan tubuhnya sudah polos tanpa sehelai benang pun.


" Jangan pura pura lupa, Tentang kejadian semalam". Seru Arya yang langsung turun dari atas ranjangnya. Dan melangkah menuju kamar mandi.


Sedangkan Clara merutuki kebodohannya sendiri. Dan kembali mengingat kejadian semalam. Antara dirinya dan juga Arya. Bahkan sampai saat ini, Arya juga hanya memakai dalamnya saja.

__ADS_1


"Sial, Aku malah seperti wanita cabul saja". Guman Clara merutuki kekhilafan semalam. Dimana Clara malah melongo. Ketika Arya keluar dari dalam kamar mandi.


Bahkan, Niat hati ingin mengerjai Arya. Tetapi, Malah dia sendiri yang kelabakan. Dimana ia malah terus menyesap bibir Arya dengan rakusnya.


__ADS_2