Sexy Lady

Sexy Lady
Sudah Menyusun Rencana


__ADS_3

Saat ini sopir Clara pun menjadi dua. Karena sangat tidak mungkin Clara memecat sopir lamanya dan menggantinya dengan Arya. Pria yang ia tolong dan ia beri nama dengan nama yang sama seperti CEO Victoria Group.


Mobil yang di kendarai Arya telah memasuki sebuah perusahaan besar dengan gedung pencakar langit. Santi dan Clara tampak saling tatap bingung.


" Arya, kok kamu tahu kita akan keperusahaan ini? ". Tanya Clara bingung, dan di benarkan dengan anggukan kepala oleh Santi.


" Oh itu, maaf nona!. Semalam saya tidak sengaja mendengar nona dan mba Santi ngobrol, Makanya saya langsung cari lewat internet non alamat perusahaan ny. Biar saya tidak banyak bertanya lagi karena ingatan saya belum pulih". Jawab Arya dengan sangat tenang.


Clara pun hanya manggut manggut saja. Karena selain sudah membeli baju ganti untuk Arya. Clara kemarin juga sudah memberi Arya sebuah ponsel. Karena pikir Clara, Arya juga akan membutuhkan nya. Selain kasihan, Clara juga tahu jika Arya butuh hiburan saat di kamarnya. Makanya, gadis itu berinisiatif membeli ponsel untuknya.


Arya dan pria paruh baya itu pun turun lebih dulu dari mobil. Membantu membukan pintu mobil untuk nona nya. Di depan sebuah gedung yang tinggi menjulang itu. Tertulis nama AA group's.


Clara menghela nafasnya lagi. Tiap kali ia membaca nama AA. Pikiran Clara langsung tertuju dengan sosok pria yang telah menghilang entah kemana. Dan lagi lagi otaknya kembali mengingat wajah tampan nan rupawan itu. Seolah pria tersebut selalu mengawasinya saja.


" Mamang dengan Arya tunggu di mobil saja ya!. Saya gak lama kok ". Ucap Clara saat ia akan beranjak memasuki perusahaan besar itu bersama asisten nya.

__ADS_1


" Baik nona".


" Loe baik baik aja kan Cla? ". Tanya Santi saat mereka sudah berada di loby perusahaan.


" San, kenapa tiap kali gue lihat Arya. Gue merasa dia bukan orang asing lagi ya? ". Tanya Clara pelan pada asisten pribadinya itu.


" Ah, elu mah. Kayaknya otak loe udah di penuhi sama tuan Arya deh. Dikit dikit Arya... Arya... dan Arya". Ledek Santi menggeleng kan kepala nya.


" Tau ah, pusing gue".


Clara pun langsung di sambut oleh sang manager perusahaan dan di arahkan pada ruangan khusus pemotretan.


Saat Clara sedang di sibukkan di hadapan camera dengan berbagai pose. Di tempat yang berbeda saat ini juga. Sedang duduk seorang pria dalam sebuah ruangan khusus. Sambil terus menatap kearah CCTV dimana Clara sedang melakukan sesi pemotretan nya.


" Tuan, apa anda baik baik saja? ". Dewa bertanya pada bosnya yang tampak begitu berbeda.

__ADS_1


" Aku jauh lebih baik Dewa. Jangan khawatirkan aku! ". Jawab pria itu sambil menarik sudut bibirnya.


" Tapi bagaimana dengan perusahaan tuan?. Sampai kapan tuan akan terus terus bersembunyi seperti ini? ". Dewa mulai khawatir akan bosnya itu.


" Sampai aku menemukan bukti. Jika, semua ini ada hubungannya dengan keluarga ku ".


Pria itu tampak menghela nafasnya kasar. Ia tidak menyangka jika apa yang ia alami saat ini. Semuanya adalah ulah keluarga nya sendiri. Dan motif dari semua itu, Sampai saat ini dia masih mencari tahu nya sendiri. Sekarang ia hanya ingin pulih dan sembuh dengan berada pada orang yang tepat. Dimana keluarga nya tidak akan bisa melacaknya dan menemukan nya untuk sementara waktu.


Pria itu telah menyusun rencana besar. Dimana nantinya ia akan mendapatkan satu persatu puzzle masa lalunya.


" Bagaimana dengan nona Ziva tuan? ".


" Kau urus saja sesuai perintah ku Dewa!. Dan ingat!. Kau juga jangan pernah menampilkan wajahmu di depan publik, Sampai saat itu tiba! ".


" Baik tuan".

__ADS_1


TBC


KAYAKNYA BARU DIKIT AMAT YA YANG PADA MAMPIR 🤭🤭, MAAF YA BUNDA RADA BIKIN MUMET KALIAN DULU DALAM ALUR CERITA NYA. KARENA, BAKAL ADA KE UWUAN DI SETIAP EPS SELANJUTNYA


__ADS_2