Sexy Lady

Sexy Lady
Merubah Panggilan


__ADS_3

Ketika semua orang sedang sibuk memikirkan hiruk peruk, Semua masalah yang mereka alami. Namun, tidak dengan pasangan sejoli. Dimana mereka memang sedang asyik asyiknya menikmati, Indahnya kebersamaan dalam pasangan halal. Tiga hari berasa di kota Cinta ini. Tak membuat Arya bosan. Sedangkan Clara, Ia hanya bisa pasrah saja ketika suaminya lebih sering mengurungnya di dalam kamar. Dan bahkan, Ia hanya bisa istirahat beberapa jam saja. Selebihnya ia pasti selalu dibangunkan. Ketika suaminya mulai nakal dan meminta jatahnya.


Padahal, Clara sudah benar benar lemas. Seluruh tubuhnya hampir terasa sakit semua. Apalagi area pangkal paha nya. Dimana sang kue balok lumer. Selalu saja dibuat basah oleh suaminya itu. Sepertinya Arya benar benar kalap dan sangat menikmatinya. Sampai sampai ia tidak mengenal lelah sama sekali.


Siang ini setelah bangun tidur yang sangat telat. Bahkan, Clara sampai melupakan sarapannya sendiri. Karena ia kelelahan di gempur oleh desakan sang belut berukuran jumbo setiap saat. Hingga Clara tak bisa berkata kata lagi. Ingin menolak pun ia tak kuasa. Sebab, Pesona suaminya begitu membuatnya rapuh. Apalagi ketika belut jumbo itu kembali masuk dalam himpitan kue baloknya. Clara selalu saja menggila dibuatnya.


"Kenapa nafsu makan mu, Makin hari makin bertambah saja?. Apa tidak takut gemuk setelah kita pulang ke Jakarta nanti? ". Goda Arya, Ketika melihat Clara sudah hampir menghabiskan semua hidangan makan siangnya.


Sampai sampai semuanya nyaris tak bersisa sedikitpun lagi. Padahal, Yang Arya tahu, Jika Clara selama ini selalu saja mengontrol pola makan nya. Dan ia juga jarang makan karbohidrat. Karena ia lebih sering memakan makanan yang kaya serat . Dan juga sehat.


Bahkan, Clara juga jarang makan nasi. Ia selalu mengganti makanan itu dengan beras merah ataupun umbi umbian. Demi mendapatkan tubuh yang selalu profesional dan juga tetap ramping. Clara tak bisa makan dengan sembarangan. Yang bisa membuat tubuhnya gendut ataupun tak ideal lagi.


Namun, beberapa hari di Paris. Wanita itu malah sudah masa bodoh dengan menu makanan nya. Sehingga ia juga sudah mulai chubby. Bahkan tengah malam pun, Clara sering kelaparan.

__ADS_1


"Aku tak perduli, Yang penting perutku kenyang, Dan aku mempunyai banyak tenaga. Untuk melayani nafsu gila suamiku". Sindir Clara sedikit meledek suaminya.


Arya hanya terkekeh saja. Karena ia sadar jika dirinya memang sangat keterlaluan sekali. Dan membuat Clara selalu saja merengek meminta ampun. Ketika mereka sedang bergumal. Namun, Semakin Clara merengek, Arya bukannya berhenti, Tetapi malah semakin semangat saja melakukan nya.


"Baiklah, Habiskan makanan mu!!. Setelah ini kita akan jalan jalan keluar!! ".


Clara pun langsung menatap setengah tak percaya. Ketika suaminya bilang ingin mengajak nya jalan jalan keluar sana. Karena selama tiga hari ini, Ia bahkan tak di izinkan untuk sekedar pergi Ke restoran yang ada di hotel. Padahal masih dalam bangunan yang sama. Tetapi sekarang Arya malah terang terangan ingin mengajak nya jalan jalan.


" Kamu serius?. Mau ajak aku jalan jalan? ". Tanyanya Clara memastikan kembali. Jika suaminya tidak sedang main main.


Clara mengulum senyumnya. Sambil memasukkan suapan terakhir kedalam mulutnya. Lalu langsung menggeser tubuhnya. Agar berhimpitan dengan tubuh suaminya.


" Memangnya mau di panggil dengan panggilan seperti apa?. Hem? ". Clara mulai jahil dan berusaha menggoda suaminya. Wanita itu menaik turunkan alisnya.

__ADS_1


Pletak...


" Aww". Clara meringis sembari memegangi jidanya, Yang di sentil oleh suaminya barusan. Membuat wanita itu langsung memangunkan bibirnya sedikit kesal.


"Dasar tukang siksa".Ketus Clara ingin bangkit dari tempat duduknya. Tapi keburu di tarik lagi oleh Arya. Sehingga Clara kini malah terjatuh dan terduduk di pangkuan suaminya.


" Panggil aku dengan panggilan sayang!!. Kau paham? ".Dengan cepat Clara malah menggeleng kan kepalanya.


" Baiklah, Kalau masih belum paham. Sepertinya kau memang harus kembali dibuat paham ".Ujar Arya sambil ingin mengangkat tubuh istrinya.


" No!!. Aku paham suamiku tersayang". Seru Clara sambil tersenyum semanis mungkin. Agar ia tidak kembali di bawa ke atas ranjang oleh suaminya itu.


"Good". Puji Arya yang sambil mengulum senyum nya sendiri. Dimana ia menganggap Clara, Semakin terlihat menggemaskan saja dimatanya. Apalagi ketika wanita itu sedang merajuk. Ingin sekali Arya menggigit bibir Clara sampai bengkak, Saking ia gemasnya.

__ADS_1


SATU BAB DULU YA GENGS, BUNDA LAGI KURANG FIT DAN KEKNYA BUTUH VITAMIN BIAR TETAP STRONG 🤭🤭


__ADS_2