Sexy Lady

Sexy Lady
Geram


__ADS_3

Satu Bulan berlalu sejak kepulangan Clara dari rumah orang tua nya. Akhirnya Clara bisa mengulur waktunya untuk bertunangan dengan Arya. Dimana Arya adalah sopir nya sendiri. Dan sampai saat ini pun masih nihil. Tak ada kabar berita apapun dari sang Arya sebenarnya.


Namun, akhir akhir ini Clara selalu mendapatkan bingkisan berupa paket. Yang hampir tiap hari ia Terima, Bahkan isinya juga kadang hanya sebuah aksesoris yang harganya juga lumayan menurut Clara.


Suasana ibu kota tampak begitu ramai siang ini. Dan Santi pun harus izin kembali karena Ayahnya harus di rawat ke rumah sakit. Clara juga sudah menyempatkan diri untuk membesuk ayahnya Santi sang asistennya.


Jam sudah menunjukkan makan siang. Biasanya Clara tinggal menikmati makan siangnya. Setelah selesai acara pemotretan seperti sekarang. Karena tak ada Santi, Gadis itu tampak kerepotan sendiri.


" Huh, sepertinya aku harus menambah pegawai lagi. Agar ada yang menggantikan tugas Santi. Saat dia tidak bisa kerja seperti ini". Guman Clara yang lebih memilih untuk menyenderkan punggungnya di kursi empuk yang ada di samping kolam renang.


Sebab, hari ini temanya mereka sedang pemotretan sebuah produk pakaian . Yaitu bikini seksi, yang membuat orang menjadi ngiler melihat tubuh seksi Clara saat acara pemotretan tadi. Padahal disana kebanyakan perempuan. Dan hal itu membuat seseorang mengepalkan tangannya geram. Karena Clara tidak pernah memilah job pekerjaan sama sekali.

__ADS_1


" Permisi nona Clara, Ini makan siang untuk anda! ". Seorang wanita dewasa yang merupakan manager perusahaan itu menghampiri Clara. Wanita itu menyodorkan Lunch box padanya.


" Untuk saya? ". Tanya Clara memastikan. Walaupun ia sedikit bingung.


" Iya nona, bukankah anda belum makan siang. Karena habis ini sesi foto nya masih ada".


" Ah, iya terima kasih ".


Clara pun mengambil lunch box yang diberikan oleh sang manager itu. Lalu mulai membukanya, Meskipun ia sedikit ragu. Karena tak pernah mau lagi menerima makanan ataupun minuman dari sembarangan orang. Tapi, begitu melihat isi Lunch box itu. Ia malah meneguk air liur nya sendiri. Bagaimana tidak?. Itu adalah makanan favorit nya dan sudah lama sekali dia tidak pernah datang ke tempat itu. Karena aktivitas nya yang padat.


" Ah,. mau di tolak tapi terlalu membuatku lapar". Guman Clara meneguk air liur nya.

__ADS_1


Pada akhirnya ia pun menyerah untuk tidak makan karbohidrat siang ini. Dimana seafood saus padang dan juga ayam bakar madu yang sangat ia rindukan. Ada di depan matanya saat ini.


" Emm... Rasanya sangat enak". Seru Clara yang langsung melahab paha Ayam bakar kesukaan nya.


Dari kejauhan seorang pria tengah berdiri menatap ke arah Clara. Yang sedang menikmati makan siangnya seorang diri. Tanpa ingin isul dengan orang orang di sekitar nya. Gadis itu seorang model papan atas dan sangat terkenal. Tetapi, dia malah memilih membawa bekal setiap kali ada acara pemotretan seperti ini. Daripada harus makan di luar dan mencari tempat restoran mewah.


Senyum pria itu terbit dan mulai kembali menjauh. Setelah ia puas menatap gadis yang sudah sedikit banyak membantu dirinya.


Ia melangkah menuju arah parkiran dan mulai merogoh ponselnya. Sepertinya pria itu ingin menghubungi seseorang. Namun, kini tatapan nya teralihkan ketika ia melihat orang yang sangat ia kenal. Masuk kedalam perusahaan tempat Clara melakukan pemotretan.


" Kenapa dia ada disini? ". Guman nya sambil terus memperhatikan langkah orang itu.

__ADS_1


Tak ingin menebak nebak lebih jauh. Ia pun langsung masuk kedalam mobil milik Clara. Karena kebetulan sopir Clara juga sedang pulang kampung. Jadi, ia lebih leluasa untuk menelpon.


__ADS_2